Lebanon Berduka, PBNU Dorong Pemerintah Berikan Bantuan

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:48 WIB
Lebanon Berduka, PBNU Dorong Pemerintah Berikan Bantuan

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan ucapan bela sungkawa atas terjadinya ledakan dashyat yang terjadi di kawasan pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020).

Melihat kejadian tersebut, PBNU mendorong pemerintah Indonesia bisa memberikan bantuan kepada pemerintah Lebanon. 

Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengajak masyarakat untuk bisa saling membantu kepada warga Lebanon yang menjadi korban agar bisa bangkit kembali.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Berbela sungkawa yang sangat mendalam atas terjadinya ledakan yang menyebabkan kematian dan jatuhnya korban luka-luka. Semoga keluarga para korban diberi ketabahan oleh Allah SWT," kata Helmy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/8/2020). 

"Dunia sedang berduka dengan apa yang sedang terjadi di Beirut. Mari bersama-sama kita ulurkan tangan kita untuk membantu saudara-saudara kita agar bangkit kembali pasca terjadinya ledakan ini," tambahnya. 

PBNU juga mendorong Pemerintah Indonesia ikut berperan aktif dalam melakukan langkah diplomatis. Dalam kesempatan yang sama, Helmy sempat mengapresiasi atas langkah cepat pemerintah yang melakukan upaya perlindungan bagi WNI Indonesia di Lebanon.

"Mendorong pemerintah Indonesia untuk berperan aktif melalukan langkah diplomatis sekaligus memberikan bantuan untuk kepada pemerintah Lebanon," ujarnya. 

Selain kepada pemerintah Indonesia, PBNU juga mendorong komunitas internasional untuk bisa menyelidiki penyebab terjadinya ledakan tersebut. 

"Mendorong komunitas Internasional dan khususnya PBB untuk melakukan upaya investigatif dalam persoalan ini," ujarnya. 

"Semoga dengan kerjasama dan bantuan dari pelbagai pihak, saudara-saudara kita di Lebanon segera bisa pulih dari peristiwa yang sangat menyedihkan ini".

Sebelumnya diberitakan, ledakan besar mengguncang Ibukota Lebanon, Beirut yang menewaskan setidaknya 78 orang pada Selasa (4/8/2020), pukul 18.02 waktu setempat. Ledakan itu terjadi di Port of Beirut yang berdekatan dengan Downtown Beirut.

Berdasarkan keterangan resmi dari Dubes Hajriyanto Y Thohari melalui WhatsApp, ledakan di Libanon itu berasal dari bahan sodium nitrat dalam jumlah besar yang disimpan di Port.

Kepala Kemanan Umum Libanon dilansir dari Telegraph UK, juga mengatakan ledakan disebabkan oleh kebakaran di gudang bahan yang mudah meledak, termasuk sodium nitrat, di pelabuhan Beirut.

Pihaknya mengatakan, bahan itu disita dari sebuah kapal beberapa bulan lalu dan disimpan di Port. Sodium Nitrat adalah sejenis garam yang telah lama digunakan untuk mengawetkan makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Mahasiswa Indonesia dari Jarak 4 Kilometer Ledakan Dahsyat Beirut

Cerita Mahasiswa Indonesia dari Jarak 4 Kilometer Ledakan Dahsyat Beirut

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:55 WIB

Berkaca dari Ledakan di Beirut: Dahulu Ada Amonium Nitrat di Airbag Mobil

Berkaca dari Ledakan di Beirut: Dahulu Ada Amonium Nitrat di Airbag Mobil

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:46 WIB

Ayah Tak Henti Ucapkan Takbir Saat Selamatkan Anaknya dari Ledakan Beirut

Ayah Tak Henti Ucapkan Takbir Saat Selamatkan Anaknya dari Ledakan Beirut

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:31 WIB

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:30 WIB

KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:29 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB