Diangkut Alat Berat, Bangkai Buaya Raksasa Ini Dikubur Dengan Ritual Khusus

Chandra Iswinarno

Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:13 WIB
Diangkut Alat Berat, Bangkai Buaya Raksasa Ini Dikubur Dengan Ritual Khusus
Bangkai buaya raksasa yang ditangkap warga di Sungai Angkup Kabupaten Bangka diangkut menggunakan Bekho. [Istimewa]

Suara.com - Buaya sepanjang 4,5 meter yang sempat ditangkap Warga Sempan Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengunakan jasa pawang akhirnya mati pada Selasa (4/8/2020) sore.

Buaya yang sempat menjadi tontonan warga karena ukurannya yang besar dengan bobot setengah ton tersebut dikuburkan warga dengan ritual khusus.

Sebelum dikubur badan dan kepala buaya terlebih dulu dipisahkan.

"Penguburan juga dilakukan lewat ritual khusus adat dipimpin pawang buaya dan toko adat setempat,"ujar Sekretaris Desa Kayu Besi Junaidi, Rabu (5/8/2020).

Junaidi mengemukakan, bangkai buaya itu diangkut mengunakan alat berat berupa bekho menuju lokasi penguburan di tepian Sungai yang terletak di Desa Kayu Besi.

"Buaya diangkut mengunakan alat berat dari lapangan ke tepian sungai Kayu Besi," kata Junaidi.

Dari video yang beredar, tampak sejumlah warga dengan mengendarai sepeda motor mengiringi alat berat yang membawa buaya itu.

Diberitakan sebelumnya, buaya raksasa yang selama ini meresahkan warga berhasil ditangkap warga di Sungai Angkup pada Senin (3/8/2020), petang.

Buaya sepanjang 4,5 meter dengan berat mencapai 500 kilogram tersebut berhasil ditangkap, setelah warga meminta bantuan pawang dari Desa Kayu Besi Kecamatan Pudingbesar.

baca juga

"Penangkapan buaya dilakukan dengan cara dipancing mengunakan umpan kera. Kalau berat hampir mencapai setengah ton," ujar Warga Desa Sempan, Bambang pada Senin (3/8/2020).

Menurut Bambang, buaya tersebut dikabarkan pernah menyambar warga Desa Kayu Besi.

"Pernah nyambar warga Kayu Besi. Tapi berhasil selamat karena ada rekan yang menolong,"ungkap Bambang.

Bambang memperkirakan, buaya berasal dari perairan Sungai Angkup dan sering kali dilihat nelayan saat mencari ikan.

Dari video berdurasi 1 menit 13 detik yang sempat diabadikan warga. Tampak buaya masih dalam keadaan hidup. Namun pada bagian mulut dan kaki sudah terikat pada sebatang kayu.

Kontributor : Wahyu Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Bantuan Pawang, Buaya Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga di Babel

Minta Bantuan Pawang, Buaya Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga di Babel

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 04:05 WIB

Ricky Tewas saat Cari Siput, Jasad Terpotong-potong di Perut Buaya Raksasa

Ricky Tewas saat Cari Siput, Jasad Terpotong-potong di Perut Buaya Raksasa

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Buaya 4 Meter Ditemukan Mati Mengambang di Bendungan WK

Buaya 4 Meter Ditemukan Mati Mengambang di Bendungan WK

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 07:44 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×