Kesaksian Mahasiswa Indonesia Saat Ledakan Besar di Lebanon Terjadi

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Kamis, 06 Agustus 2020 | 06:54 WIB
Kesaksian Mahasiswa Indonesia Saat Ledakan Besar di Lebanon Terjadi
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Lebanon ternyata sempat mengadakan acara ramah tamah Idul Adha pada Senin (3/8/2020) atau satu hari sebelum ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon.

Presiden PPI Lebanon Hamzah Assuudy Lubis bercerita satu hari sebelum ledakan, mereka berkumpul di sekretariat PPI Lebanon di sebuah apartemen lantai 5 di daerah Barbir, Beirut untuk bersilaturahmi Idul Adha. Lokasinya hanya berjarak 4 kilometer dari lokasi ledakan.

"Hari ketiga Idul Adha itu (kami) merencanakan acara ramah tamah kecil-kecilan antara teman-teman mahasiswa dan alhamdulilah terjadi," kata Hamzah, Rabu (5/8/2020).

Menurut dia, acara itu hanya diikuti puluhan orang mahasiswa Indonesia di Lebanon, Hamzah sendiri datang ke tempat acara setelah menempuh perjalanan 80 km dari tempat tinggalnya di Kota Tripoli.

Setelah acara, beberapa dari mereka memutuskan untuk menginap satu malam di sekretariat PPI, esoknya tak disangka sekitar pukul 18.02 waktu setempat getaran terasa seperti gempa membuat mereka lari turun dari lantai 5 ke bawah.

"Kita rasakan goyang seperti gempa begitu, otomatis kita langsung turun semuanya mahasiswa yang ada di sini kebetulan ada 10 orang sisanya yang masih di sekretariat," ucapnya.

Sesampainya di bawah, mereka melihat daerah apartemen di Barbir sudah porak poranda meski tidak terlalu parah, banyak warga lokal yang panik menutup pintu dan justru masuk ke dalam rumah.

"Kalian jangan turun! kalian naik saja! ini bukan gempa! ini ledakan! kalau kalian keluar kalian malah kena ledakan susulan," ucap warga lokal yang didengar Hamzah.

Mendengar kepanikan itu, mereka kembali naik ke lantai 5 mengamankan diri, Hamzah menyebut mereka langsung membagi jam tidur agar siaga mengantisipasi kejadian susulan.

baca juga

Menurut catatan PPI ada 78 mahasiswa yang kuliah di Lebanon, namun 13 di antaranya sudah pulang ke tanah air karena libur musim panas. Sementara yang ada di Lebanon tinggal 65 orang tersebar di enam kampus yakni Daawa, Global, Tripoli, Jinan, Darul Fatwa Akkar, dan Darul Fatwa Beka.

Hamzah melaporkan, ke-65 mahasiswa ini dalam kondisi aman dan sudah terpantau oleh PPI yang terus berkoordinasi dengan KBRI Beirut.

PPI juga sudah mendapatkan bantuan berupa makanan pokok seperti beras, minyak, telur dan sebagainya dari KBRI Beirut.

Dalam catatan KBRI Beirut, terdapat 1.447 WNI, 1.234 di antaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

KBRI Beirut juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh WNI untuk tetap diam di tempat tinggal sampai kondisi aman menyusul penetapan kondisi darurat oleh pemerintah Lebanon.

WNI diminta berperan aktif melaporkan jika ada orang yang terancam keselamatan maupun terdampak oleh ledakan di lingkungannya kepada KBRI melalui nomor +961 5 924 676 (Telp) atau +961 70817 310 (Whatsapp).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uni Eropa Turunkan Tim Khusus Selidiki Ledakan Mematikan di Beirut Lebanon

Uni Eropa Turunkan Tim Khusus Selidiki Ledakan Mematikan di Beirut Lebanon

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 05:43 WIB

Mengharukan, Seorang Perawat Selamatkan Tiga Bayi Saat Ledakan di Lebanon

Mengharukan, Seorang Perawat Selamatkan Tiga Bayi Saat Ledakan di Lebanon

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2020 | 06:15 WIB

Akibat Ledakan di Lebanon, Lebih dari 300 Ribu Orang Kini Menggelandang

Akibat Ledakan di Lebanon, Lebih dari 300 Ribu Orang Kini Menggelandang

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 22:20 WIB

Bantu Pencarian Korban Ledakan Lebanon, Uni Eropa Terjunkan Tim SAR

Bantu Pencarian Korban Ledakan Lebanon, Uni Eropa Terjunkan Tim SAR

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 21:00 WIB

Raffi Ahmad Turut Prihatin Ledakan di Kota Beirut Lebanon

Raffi Ahmad Turut Prihatin Ledakan di Kota Beirut Lebanon

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2020 | 20:57 WIB

PMI Bakal Kirim 1.000 Stok Darah Untuk Korban Ledakan di Lebanon

PMI Bakal Kirim 1.000 Stok Darah Untuk Korban Ledakan di Lebanon

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 20:50 WIB

Beredar Foto Tumpukan Amonium Nitrat di Pelabuhan Beirut Sebelum Ledakan

Beredar Foto Tumpukan Amonium Nitrat di Pelabuhan Beirut Sebelum Ledakan

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 20:52 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×