Profil Amien Rais, Politikus Senior yang Vokal Terhadap Rezim Pemerintah

Dany Garjito

Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:24 WIB
Profil Amien Rais, Politikus Senior yang Vokal Terhadap Rezim Pemerintah
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memberikan keterangan kepada wartawan sebelum menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Amien Rais dikenal vokal terhadap pemerintah, seperti contohnya yang belum lama ini ia suarakan. Terkait hal tersebut, mari simak bersama profil Amien Rais lengkap dari pendidikan hingga karir politik.

Amien Rais: Tidak boleh seorang presiden terjebak pada mentalitas 'koncoisme'

Politikus senior ini menyuarakan keresahannya dengan mengkritik rezim pemerintahan Joko Widodo. Kali ini, mantan politisi PAN itu mengatakan Presiden Jokowi terjebak dalam mentalitas "koncoisme".

Amien juga menyebut bahwa Jokowi pilih kasih dalam menegakkan demokrasi, sehingga ada separuh suara rakyat yang dibungkam ketika menyatakan pendapatnya.

"Sebagai presiden seharusnya Jokowi berpikir, bekerja dan terus berusaha supaya tidak jadi pemimpin partisan: membela sekitar separuh anak bangsa dan menjauhi, bahkan kelihatan memusuhi sekitar separuh anak bangsa lainnya," kata politisi 76 tahun itu, dilansir Suara.com dari kanal YouTube Amine Rais Official, Kamis (13/8/2020).

Dalam pandangan Amien, praktik politik semacam itu bisa memecah belah bangsa Indonesia. Ia lantas menganggap bahwa Presiden Jokowi telah terjebak pada sebuah mentalitas yang tidak seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin negara.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

"Tidak boleh seorang presiden terjebak pada mentalitas 'koncoisme'," tegas Amien.

Ia kemudian mencontohkan jika praktik mentalitas koncoisme itu tercermin dalam respons yang diberikan Jokowi kala menghadapi aksi massa pada 4 November 20016 lalu atau yang disebut dengan aksi 411.

"Tiga orang utusan mereka ingin bertemu dengan Jokowi. Tetapi ditunggu dari pagi sampai larut senja, Jokowi di hari itu seharian meninggalkan Istana. Alasannya, ada satu urusan teknis harus diselesaikan di bandara Soekarno-Hatta," kata mantan Ketua MPR itu.

baca juga

Amien juga mengungkapkan bahwa dalam dua kali periode masa jabatan Presiden Jokowi, perkembangan politik nasional bukan semakin demokratis tetapi malahan kian jauh dari spirit demokrasi.

Ia juga menganggap bahwa pemerintah selalu mencurigai umat Islam yang bersikap kritis dan korektif terhadap rezim.

"Sampai sekarang penyakit politik bernama partisanship itu tetap menjadi pegangan rezim Jokowi dalam menghadapi umat Islam yang kritis terhadap kekuasaannya," Amien menambahkan.

Nah, kali ini kami akan membahas profil Amien Rais, mari disimak bersama!

  • Profil Amien Rais
    Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais, MA. merupakan seorang tokoh penting yang pada saat akhir era pemerintahan Presiden Soeharto sebagai salah satu orang yang menentang kebijakan-kebijakan Orde Baru. Setelah runtuhnya pemerintahan orde baru dan partai kembali dihidupkan lagi para era Presiden B.J. Habibie, Amien Rais mendeklarasikan Partai Amanat Nasional (PAN) dan ia menjabat sebagai Ketua Umum sampai tahun 2005.
    Setelah Mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada periode 1999 – 2004. Jabatan ini ia pegang sejak ia dipilih menjadi MPR dari hasil pemilu pada bulan Oktober 1999.
  • Kehidupan Pribadi Amien Rais
    Amien Rais lahir di Surakarta, 26 April 1994 dari ayah yang bernama Syuhud Rais dan ibu yang bernama Sudalmiyah. Amien Rais dibesarkan dalam keluarga aktivits Muhammadiyah yang mana kedua orangtuanya merupakan aktivis Muhammadiyah cabang Surakarta, Jawa Tengah. Amien Rais juga terlibat aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan dan juga menjabat sebagai ketua Ikatan Mahasiswa Muhammdiyah (IMM) dan Ketua Lembaga Dakwah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Yogyakarta.
    Amien Rais menikah dengan Kusnasriyati Sri Rahayu dan dikaruniai lima orang anak, yaitu  Ahmad Hanafi Rais, Hanum Salsabiela Rais, Ahmad Mumtaz Rais, Tasnim Fauzia, dan Ahmad Baihaqi.
  • Karier dan Pendidikan Amien Rais
    Amien Rais merupakan lulusan Sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada tahun 1968 dan lulus Sarjana Muda di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada tahun 1968. Setelah lulus sarjana, Amien Rais melanjutkan studi masternya dari University of Notre Dame, Indiana, Amerika Serikat dan selesai pada tahun 1974. Ia memperoleh Certificate on East-European Studies. Ia juga melanjutkan studi doktoralnya di Univesity of Chicago, Amerika Serikat dan selesai pada tahun 1984. Ia mendapatkan gelar sebagai doktor pada usia 37 tahun.
    Sekembalinya ke tanah air, Amien Rais pun menjadi dosen sekaligus sebagai guru besar Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Ia mengajar mata kuliah Teori Politik Internasional, Sejarah dan Diplomasi di Timur Tengah, Teori-teori Sosialisme, hingga memegang mata kuliah Teori Revolusi dan Teori Politik di Program Pascasarjana UGM. Ia juga aktif dalam Muhammadiyah, ICMI, BPPT dan beberapa organisasi lainnya.
  • Karier Politik Amien Rais
    Amien Rais terlibat langsung bersama mahasiswa yang kala itu menentang Orde Baru. Amien Rais berperan besar dalam Gerakan reformasi dan runtuhnya rezim Orde Baru. Setelah reformasi Amien Rais mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN) dan sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum PAN yang pertama. Satu tahun kemudian, Amien Rais menjabat menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada periode 1999 – 2004.

Itulah profil Amien Rais. 

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Jadi Menko hingga Listyo Masuk KSP, Reshuffle Prabowo Dinilai Bikin Geng Solo Makin Kuat

Bahlil Jadi Menko hingga Listyo Masuk KSP, Reshuffle Prabowo Dinilai Bikin Geng Solo Makin Kuat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

News | Senin, 28 September 2026 | 11:56 WIB

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

News | Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

Jokowi: PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:35 WIB

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura, Jokowi: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi?

Video | Kamis, 24 September 2026 | 18:30 WIB

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:37 WIB

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:05 WIB

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:54 WIB

Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat

Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat

News | Senin, 07 September 2026 | 21:29 WIB

Terkini

RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden

RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:22 WIB

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:18 WIB

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:12 WIB

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×