Bertambah, Dalam Sehari Dua Dokter Meninggal Terpapar Corona di Medan

Chandra Iswinarno

Kamis, 13 Agustus 2020 | 20:43 WIB
Bertambah, Dalam Sehari Dua Dokter Meninggal Terpapar Corona di Medan
Ilustrasi dokter dan stetoskop. (Shuttterstock)

Suara.com - Dua dokter yang terpapar Virus Corona kembali dikabarkan meninggal dunia di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dokter Sabar Tuah Barus dan dokter Dennis meninggal di hari yang sama pada Selasa (11/8/2020).

Kabar tersebut dibenarkan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan dr Wijaya Juwarna. Dengan gugurnya dua dokter itu maka hingga saat ini sudah ada delapan orang dokter meninggal karena positif Corona.

"Iya benar, ada dua dokter anggota IDI Medan meninggal dunia terpapar Corona. Mereka adalah dr Sabar Tuah Barus dan dr Dennis, meninggal di hari yang sama," kata dr Wijaya Juwarna saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2020).

Dijelaskan Wijaya, semula pihak IDI Medan harus memastikan Sabar Tuah Barus merupakan anggota IDI. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar terdaftar sebagai anggota, terakhir pada tahun 2014.

Diketahui Sabar Tuah Barus, yang merupakan dokter spesialis anak, meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Murni Teguh Medan dengan kondisi berat.

"Karena beliau itu sudah senior ya, jadi mungkin tidak pernah update data. Tapi selama ini memang dr Sabar Tuah itu buka praktek di rumahnya," ujarnya.

Sementara itu, Dennis meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Siloam. Dokter berumur 32 tahun itu meninggal dengan hasil pemeriksaan positif Corona.

Dikatakannya, Dennis sehari-hari bertugas di sebuah klinik yang ada di wilayah Kampung Lalang, Kota Medan.

"Dengan bertambahnya dua dokter yang gugur, maka sampai saat ini sudah ada delapan dokter anggota IDI Medan yang meninggal dunia," ungkapnya.

baca juga

Sebelumnya, diketahui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan kembali berduka dengan meninggalnya enam dokter yang tercatat sebagai anggota IDI Medan akibat terpapar Corona.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan menyatakan terjadi peningkatan jumlah pasien sembuh dari Corona pada Kamis (13/8/2020).

Dari data yang diterima, jumlah pasien terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 berjumlah 3.117 pasien. Dari data tersebut 1.308 pasien dinyatakan sembuh.

"Untuk hari ini, bertambah 105 orang pasien yang sembuh dari Covid-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan, Kamis (13/8/2020).

Sementara untuk jumlah pasien meninggal jumlahnya 161 pasien dari jumlah sebelumnya 157 orang pasien.

Demikian halnya dengan jumlah pasien terkonfirmasi positif, juga terjadi penambahan, yakni dari 3.073 naik menjadi 3.117 pasien.

"Kalau untuk pasien meninggal bertambah 4 pasien dan yang terkonfirmasi positif bertambah 44 orang," ungkapnya.

Kontributor : Muhlis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Dokter Muda di Medan Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Lagi, Dokter Muda di Medan Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:11 WIB

Lagi, Dokter Muda Meninggal Dunia karena Covid-19 di Medan

Lagi, Dokter Muda Meninggal Dunia karena Covid-19 di Medan

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Kisah Haru Satu Keluarga Dokter Meninggal karena Virus Corona

Kisah Haru Satu Keluarga Dokter Meninggal karena Virus Corona

Jabar | Selasa, 16 Juni 2020 | 07:25 WIB

Terkini

5 Jurnalis Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau, Pencarian Basarnas Banten Masih Nihil

5 Jurnalis Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau, Pencarian Basarnas Banten Masih Nihil

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 19:30 WIB

Tanpa Ribet, Ini 5 Contour Stick Lokal yang Bikin Wajah Kelihatan Tirus

Tanpa Ribet, Ini 5 Contour Stick Lokal yang Bikin Wajah Kelihatan Tirus

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 19:30 WIB

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:29 WIB

Adu Gaji Pejabat Indonesia vs Singapura Bak Langit dan Bumi: Selisihnya Tembus Puluhan Miliar

Adu Gaji Pejabat Indonesia vs Singapura Bak Langit dan Bumi: Selisihnya Tembus Puluhan Miliar

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:29 WIB

Tanam Pohon Setelah Menebang Hutan: Solusi atau Pencitraan?

Tanam Pohon Setelah Menebang Hutan: Solusi atau Pencitraan?

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 19:25 WIB

Merasa Hidup Tak Adil? Arda Hatna Ajak Kita Hitung Ulang Lewat 'Matematika Tuhan Berbeda'

Merasa Hidup Tak Adil? Arda Hatna Ajak Kita Hitung Ulang Lewat 'Matematika Tuhan Berbeda'

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 19:23 WIB

Dicecar 22 Pertanyaan, Febrie Adriansyah Bantah Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

Dicecar 22 Pertanyaan, Febrie Adriansyah Bantah Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:21 WIB

BBM Pertamax Green Diklaim Laris Manis

BBM Pertamax Green Diklaim Laris Manis

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:18 WIB

Shopee VIP+ Gandeng Netflix, Sekali Langganan Dapat Belanja dan Hiburan

Shopee VIP+ Gandeng Netflix, Sekali Langganan Dapat Belanja dan Hiburan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:18 WIB

Polemik Masa Jabatan Kapolri, Pengamat Sebut UUD 1945 Beri Ruang Open Legal Policy

Polemik Masa Jabatan Kapolri, Pengamat Sebut UUD 1945 Beri Ruang Open Legal Policy

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:16 WIB

×