BBM Pertamax Green Diklaim Laris Manis

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 08 September 2026 | 19:18 WIB
BBM Pertamax Green Diklaim Laris Manis
Pertamax Green 95.
baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga mencatat lonjakan volume penjualan Pertamax Green sebesar 267 persen dari Januari 2025 hingga Agustus 2026.
  • Direktur Utama Mars Ega Legowo Putra menyampaikan peningkatan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat di Jakarta pada 8 September 2026.
  • Pertamina mendistribusikan bahan bakar ramah lingkungan tersebut melalui 190 SPBU yang terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga mencatat peningkatan penjualan produk BBM dengan campuran bioetanol 5 persen (E5), yakni Pertamax Green/

Sepanjang Januari 2025 hingga Agustus 2026, Pertamina mencatat volume penjualan produk BBM non subsidi berkualitas RON 95 tersebut mengalami lonjakan hingga 267 persen.

Adapun Pertamax Green merupakan BBM nonsubsidi yang mengandung campuran bioetanol 5 persen.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyampaikan pertumbuhan tersebut menunjukkan  BBM berbasis energi terbarukan E5 dapat t diterima oleh masyarakat.

"Kita dapat melihat di sini tren penjualan produk Pertamax Green secara umum dapat diterima dengan baik. Kita bisa melihat sejak awal tahun 2025 sampai dengan Agustus 2026 tren penjualan ini mengalami peningkatan 267 persen," ujar Mars Ega dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Deretan nosel bahan bakar non-subsidi jenis Pertamax Green, Pertamax, dan Pertamax Turbo terpasang pada mesin dispenser di sebuah SPBU Pertamina. (pertaminaretail.com)
Deretan nosel bahan bakar non-subsidi jenis Pertamax Green, Pertamax, dan Pertamax Turbo terpasang pada mesin dispenser di sebuah SPBU Pertamina. (pertaminaretail.com)

Mars Ega memaparkan, kenaikan tren harian penjualan BBM jenis E5 ini bahkan tercatat jauh lebih tinggi.

Rata-rata volume penjualan Pertamax Green yang pada Januari 2025 masih sekitar 17 kiloliter (KL) per hari, kini melesat mencapai 132 KL per hari atau tumbuh sebesar 446 persen.

Peningkatan konsumsi E5 tersebut diimbangi dengan perluasan jaringan outlet penjualan sejak pertama kali diluncurkan pada 2023.

Saat ini, terdapat 190 SPBU yang telah mendistribusikan Pertamax Green, dengan sebaran utama masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

baca juga

Rinciannya, layanan BBM E5 ini tersedia di 53 SPBU di Jawa Barat, 47 SPBU di Jawa Timur, 40 SPBU di DKI Jakarta, 28 SPBU di Banten, 16 SPBU di Jawa Tengah, dan 6 SPBU di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Guna meluaskan jangkauan distribusi Pertamax Green ke wilayah lain, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM terkait kepastian pasokan (sourcing) bahan baku bioetanol dari para produsen.

"Saat ini outlet Pertamax Green masih terkonsentrasi di Pulau Jawa karena kami juga akan terus mengembangkan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM khususnya dari sourcing atau penyedia bioetanol-nya," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Implementasi B50 Banyak Kendalanya

Implementasi B50 Banyak Kendalanya

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:02 WIB

362 SPBU Masih Jual B40, Pertamina Ungkap Biang Keroknya

362 SPBU Masih Jual B40, Pertamina Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 18:25 WIB

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 12:04 WIB

Terkini

BBM Pertamax Green Diklaim Laris Manis

BBM Pertamax Green Diklaim Laris Manis

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:18 WIB

Shopee VIP+ Gandeng Netflix, Sekali Langganan Dapat Belanja dan Hiburan

Shopee VIP+ Gandeng Netflix, Sekali Langganan Dapat Belanja dan Hiburan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:18 WIB

Polemik Masa Jabatan Kapolri, Pengamat Sebut UUD 1945 Beri Ruang Open Legal Policy

Polemik Masa Jabatan Kapolri, Pengamat Sebut UUD 1945 Beri Ruang Open Legal Policy

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:16 WIB

Pefindo Beri Peringkat idAAA ke BTN

Pefindo Beri Peringkat idAAA ke BTN

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:12 WIB

5 Hari Terbakar, Kebun Raya Sriwijaya Belum Padam dan Helikopter Dikerahkan

5 Hari Terbakar, Kebun Raya Sriwijaya Belum Padam dan Helikopter Dikerahkan

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 19:10 WIB

Mahkota Perjuangan: Menelusuri Makna di Balik Gaya Rambut Cornrow

Mahkota Perjuangan: Menelusuri Makna di Balik Gaya Rambut Cornrow

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 19:10 WIB

Viral JPO Dewi Sartika, Pramono Anung Tagih Tanggung Jawab Pengembang

Viral JPO Dewi Sartika, Pramono Anung Tagih Tanggung Jawab Pengembang

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:06 WIB

Implementasi B50 Banyak Kendalanya

Implementasi B50 Banyak Kendalanya

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:02 WIB

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California

Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

×