Pakar UI: Terapi Sel Punca Bisa Tingkatkan Ketahanan Hidup Pasien Covid-19

Fabiola Febrinastri

Senin, 17 Agustus 2020 | 08:06 WIB
Pakar UI: Terapi Sel Punca Bisa Tingkatkan Ketahanan Hidup Pasien Covid-19
Dr. dr. Erlina Burhan MSc, SpP, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Pada perayaan peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75 tahun ini, anak-anak bangsa memberikan hadiah kepada negerinya dalam bentuk prestasi riset dan inovasi. Tim riset dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, RSUI, RSUP Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso, telah berhasil mengembangkan alternatif pengobatan bagi pasien Covid-19, yang saat ini tengah melanda Indonesia dan seluruh dunia.

Riset ini telah dimulai sejak Covid-19 masuk ke Indonesia di awal tahun 2020. Anak-anak bangsa dalam bidang kedokteran maju ke garis depan, demi mengupayakan penyelamatan bagi para pasien Covid-19 yang berjatuhan.

Upaya ini merupakan bagian dari kemandirian UI dalam mencari jalan keluar dan pengobatan yang tepat bagi Indonesia yang tengah menghadapi krisis kesehatan akibat pandemi global. Anak-anak bangsa tak mau bergantung dengan pihak luar, sebab mereka yakin dengan kemampuan dirinya untuk memulai mencari kesembuhan.

Dr. dr. Erlina Burhan MSc, SpP; Prof. Dr. dr. Ismail HD, SpOT(K) dan tim sel punca RSCM-FKUI menjadi pelopor penelitian untuk menyelamatkan banyak nyawa. Penelitian ini berjalan atas pendanaan dari UI dan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional-LPDP.

Para peneliti itu menyebutkan, terapi sel punca mesenkimal kemungkinan dapat meningkatkan ketahanan hidup pasien Covid-19 dengan derajat berat dan kritis.

“Diduga sel punca mesenkimal dapat meningkatkan ketahanan hidup pasien Covid-19 derajat berat dan kritis melalui kemampuannya sebagai imunomodulator dan anti-inflamasi untuk mengatasi badai sitokin, memperbaiki kondisi lingkungan mikro jaringan paru, memperbaiki organ-organ lain yang mengalami kerusakan serta transdiferensiasi sel punca mesenkimal menjadi sel alveolar tipe II,” ujar Dr. dr. Erlina Burhan MSc, SpP, dari Fakultas Kedokteran UI, ketika dihubungi Suara.com, Jumat (14/8/2020).

Pasien Covid-19 dengan derajat kritis adalah mereka yang mengalami gagal napas, syok sepsis atau gagal organ tubuh tertentu dan mendapat bantuan ventilator mekanik, sehingga harus dirawat di Intensive Care Unit (ICU). Tim riset dari UI dan empat rumah sakit tersebut tengah melakukan penelitian dan mendapatkan kesimpulan, pasien Covid-19 yang diberikan terapi sel punca memiliki harapan hidup yang lebih baik.

Sel punca diambil dari tali pusar bayi, yang diyakini dapat digunakan untuk mengisi dan memperbaharui jaringan yang rusak akibat berbagai penyakit. Terapi ini merupakan bentuk alternatif pengobatan bagi pasien Covid-19.

“Bukan obat alternatif, tapi alternatif pengobatan secara medis berdasarkan hasil penelitian. Di dalam penelitian, kami menemukan bahwa sel punca ini mampu merubah sel-sel yang pro radang menjadi anti radang atau anti inflamasi,” tambahnya.

Ilustrasi penelitian. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi penelitian. (Dok : Istimewa)

Penelitian ini kini telah memasuki uji klinis fase 3. Hingga 15 Agustus 2020, sebanyak 32 subyek pasien Covid-19 kritis sudah direkrut, yang terdiri dari 16 pasien penderita Covid-19, yang telah diberikan infus intravena sel punca mesenkimal dan 16 subyek sebagai kontrol mendapat infus NaCl 0.9 persen. Semua subyek pasien mendapat terapi standar.

Penelitian uji klinis fase 3 menunjukkan kalau pasien Covid-19 kritis dengan komorbid (penyakit penyulit sistemik) kurang dari dua, maka terapi implantasi sel punca mesenkimal memberikan luaran yang lebih baik, harapan hidup dibandingkan dengan terapi kelompok control, namun kalau pasien kritis tersebut disertai penyakit komorbid lebih dari dua, maka baik kelompok treatment sel punca ataupun kelompok kontrol sama-sama tidak berhasil memperbaiki kondisi kritis atau menyelamatkan hidup pasien tersebut.

Sel punca yang digunakan merupakan sel punca mesenkimal alogenik asal tali pusat yang diproduksi di Laboratorium UPT Teknologi Kedokteran Sel Punca, yang merupakan kolaborasi triple helix antara RSCM, FKUI dan PT Kimia Farma, Tbk. Diharapkan tahun ini, produk sel punca mesenkimal asal tali pusat ini mendapat izin edar dari BPOM, sebagai produk sel punca mesenkimal asli anak bangsa yang pertama di Indonesia.

Pasien Berhasil Sembuh
Dr. Erlina menambahkan, dalam salah satu uji klinis yang dilakukan, yaitu Rabu, 20 Mei 2020, pasien penderita Covid-19 yang memenuhi kriteria inklusi di RSCM telah diberikan infusi intravena sel punca mesenkimal sebanyak 65 juta sel.

“Pasien ini merupakan pasien pertama penderita Covid-19 di Indonesia yang memperoleh pengobatan menggunakan sel punca mesenkimal dan berhasil sembuh,” ujar Erlina.

Tingkat kesembuhan yang diraih cukup menggembirakan, sebab pasien Covid-19 yang tadinya tergolong berat, setelah diberikan terapi sel punca bisa mengalami perbaikan yang berarti. Erlina menyebut, pasien tersebut bisa lepas dari alat bantu pernapasan, duduk di tempat tidur, berjalan di sekitar ruangan, sampai akhirnya pulang ke rumah.

Lebih lanjut, Dr. Erlina menjelaskan, sel punca mesenkimal yang diberikan secara infus intravena pada pasien akan tersangkut dalam kapiler-kapiler paru dan beredar sistemik menuju organ-organ lain yang mengalami kerusakan.

“Walaupun mekanisme aksi sel punca mesenkimal dalam mengatasi pneumonia Covid-19 kritis masih belum diketahui secara lengkap, namun melalui kapasitas imunomodulasi dan anti-inflamasi, sel punca mesenkimal telah terbukti memberikan harapan hidup pada pasien pneumonia Covid-19, mampu menurunkan jumlah pasien yang masuk ICU, dan mempercepat pemulihan perawatan pasien ICU dibandingkan dengan pasien tanpa terapi sel punca mesenkimal,” katanya.

Saat ini, penelitian masih berlanjut dan diharapkan akan menghasilkan alternatif pengobatan yang dapat diharapkan masyarakat secara luas. Selain untuk mengobati pasien pneumonia Covid-19, penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan penatalaksanaan pasien pneumonia Covid-19 yang non-responsif terhadap pengobatan suportif konvensional menggunakan sel punca mesenkimal.

Protokol uji klinis telah diajukan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga hasil uji klinis yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar pengajuan Nomor Izin Edar (NIE), yang mana sel punca mesenkimal alogenik bisa dijadikan terapi adjuvant Covid-19 oleh BPOM.

Kini penelitian masih terus berjalan dan Erlina berharap, hasil yang didapat kelak akan semakin mampu menjadi harapan baru bagi masyarakat Indonesia dalam upaya memenangkan peperangan terhadap Covid-19. Kegigihan anak-anak bangsa ini tentu harus mendapat apresiasi yang besar dari masyarakat dan pemerintah.

Dirgahayu RI ke-75!

Produk sel punca mesenkimal. (Dok : Istimewa)
Produk sel punca mesenkimal. (Dok : Istimewa)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

99 Tahun, Pelayanan RSCM Setara dengan RS Negara Maju

99 Tahun, Pelayanan RSCM Setara dengan RS Negara Maju

Health | Senin, 26 November 2018 | 16:08 WIB

Kini Pelayanan Sel Punca Bisa Dilakukan di RS Medistra

Kini Pelayanan Sel Punca Bisa Dilakukan di RS Medistra

Health | Jum'at, 10 November 2017 | 15:15 WIB

RSCM Sudah Stem Cell 214 Pasien

RSCM Sudah Stem Cell 214 Pasien

Health | Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:11 WIB

Ini Dia Terobosan Baru Melawan Gejala Penuaan

Ini Dia Terobosan Baru Melawan Gejala Penuaan

Lifestyle | Rabu, 26 Oktober 2016 | 12:29 WIB

Begini Cara Mendapatkan Sel Punca

Begini Cara Mendapatkan Sel Punca

Health | Kamis, 29 Oktober 2015 | 16:46 WIB

9 Rumah Sakit di Indonesia yang Melayani Terapi Sel Punca

9 Rumah Sakit di Indonesia yang Melayani Terapi Sel Punca

Health | Kamis, 29 Oktober 2015 | 11:13 WIB

Terkini

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Rincian Lengkapnya

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Rincian Lengkapnya

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:39 WIB

Siapa Lebih Murah Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Per 1 Agustus 2026?

Siapa Lebih Murah Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Per 1 Agustus 2026?

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Pemerintah Tak Tebang Pilih Antara Mobil Listrik dan Hybrid Demi Turunkan Emisi

Pemerintah Tak Tebang Pilih Antara Mobil Listrik dan Hybrid Demi Turunkan Emisi

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan dan Investasi, Data Akurat Cegah Salah Ambil Keputusan

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan dan Investasi, Data Akurat Cegah Salah Ambil Keputusan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Kapal Tanker Minyak Dunia Lewat di Selat Bab al-Mandeb Dipastikan Gratis

Kapal Tanker Minyak Dunia Lewat di Selat Bab al-Mandeb Dipastikan Gratis

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School

Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II

Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II

Lampung | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:08 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung 1 Agustus 2026, Awal Bulan Panen Peluang Baik!

4 Zodiak Paling Beruntung 1 Agustus 2026, Awal Bulan Panen Peluang Baik!

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:57 WIB

×