Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:12 WIB
Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu
Jet tempur Amerika Serikat (Anadolu)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menghadapi kebuntuan strategis dalam menghadapi dominasi militer Iran di Selat Hormuz.

  • Iran mengecam keterlibatan Inggris dan menegaskan hak membela diri atas agresi militer asing.

  • Inggris membantah terlibat perang dan memilih pendekatan jalur diplomasi untuk meredakan krisis regional.

Suara.com - Amerika Serikat kini terjebak dalam kebuntuan strategis yang sangat krusial di kawasan Timur Tengah. Kondisi sulit ini memaksa pemerintah di Washington untuk segera mengambil opsi tindakan militer langsung atau merelakan kontrol penuh Selat Hormuz jatuh ke tangan militer Iran.

Mantan analis Kongres Amerika Serikat, Kenneth Katzman, menilai pembuat kebijakan di Washington tidak lagi memiliki ruang kompromi yang aman. Pengamat dari Soufan Center tersebut menegaskan bahwa pilihan yang tersisa bagi Amerika Serikat hanyalah memperluas pertempuran atau menerima kenyataan dominasi Iran di jalur pelayaran vital dunia tersebut.

Sikap keras juga ditunjukkan pemerintah Iran dalam merespons tekanan politik luar negeri yang melibatkan sekutu barat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras keputusan pemerintah Inggris yang menandai Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai ancaman negara.

Abbas Araghchi bertemu Vladimir Putin di St. Petersburg. Rusia membuka peluang menjadi mediator dalam negosiasi Iran dan Amerika Serikat. [Dok. X IranInIndonesia]
Abbas Araghchi bertemu Vladimir Putin di St. Petersburg. Rusia membuka peluang menjadi mediator dalam negosiasi Iran dan Amerika Serikat. [Dok. X IranInIndonesia]

Kecaman bernada tinggi itu disampaikan langsung oleh Araghchi kepada Menteri Luar Negeri Inggris, Ed Miliband, melalui saluran telepon resmi. Dikutip dari Al Jazeera, dalam pembicaraan tersebut, Araghchi menyayangkan keterlibatan aktif militer Inggris yang membantu serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran.

Di sisi lain, Iran mengklaim telah mengedepankan niat baik melalui dialog diplomasi sebelum Washington melanggar berbagai kesepakatan secara sepihak. Araghchi menegaskan bahwa pemicu utama ketidakstabilan kawasan saat ini adalah agresi militer yang terus dilancarkan oleh pihak Amerika Serikat dan Israel.

Pemerintah Iran kini tengah mematangkan skema pengawasan ketat untuk mengamankan lalu lintas kapal di Selat Hormuz bersama Oman. Tehran melempar peringatan tegas kepada negara mana pun agar tidak mencoba menghalangi pembentukan mekanisme navigasi tersebut.

Hukum internasional secara sah memberikan hak bagi Iran untuk melakukan pembelaan diri atas segala bentuk tindakan penyerangan. Araghchi menekankan bahwa setiap negara yang membiarkan wilayah atau sumber dayanya dipakai untuk menyerang Iran dianggap telah melakukan tindakan agresi.

Menanggapi tuduhan tersebut, Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband memberikan klarifikasi resmi guna meredakan suasana. Miliband menegaskan bahwa Inggris sama sekali tidak menjadi bagian dari konfrontasi militer langsung melawan Iran.

Pemerintah Inggris mengklaim tetap berkomitmen penuh pada jalur perundingan diplomasi untuk menurunkan tensi ketegangan di kawasan. London berusaha meyakinkan publik internasional bahwa keterlibatan mereka berfokus pada upaya de-eskalasi konflik secara damai.

baca juga

Latar belakang krisis ini bermula dari kebuntuan berlarut antara Washington dan Tehran terkait hak navigasi maritim serta ketegangan militer regional. Kegagalan mempertahankan perjanjian diplomasi terdahulu memicu eskalasi terbuka di sepanjang jalur perdagangan minyak terpenting dunia tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi

Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Terkini

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

×