Anak Bunuh Ibu Kandung, Hidup Bersama Mayatnya di WC selama 4 Bulan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 17:18 WIB
Anak Bunuh Ibu Kandung, Hidup Bersama Mayatnya di WC selama 4 Bulan
Ilustrasi. [Suara.com]

Suara.com - Seorang remaja di Spanyol tega membunuh ibunya yang bernama Ana dan tinggal selama 4 bulan dengan mayat tersebut seolah hal mengerikan tak pernah terjadi selama ini.

Menyadur The Sun pada Sabtu (22/08/2020) remaja bernama Teri, asal l'Alcudia de Crespins, Spanyol Selatan ini menaruh mayat ibunya dalam sebuah bak, di kamar mandi.

Polisi menduga Ana tewas ditikam oleh putrinya sendiri pada bulan April, ketika Spanyol memberlakukan lockdown untuk menekan penyebaran virus corona.

Ilustrasi jenazah (Shutterstock).
Ilustrasi jenazah (Shutterstock).

Pada bulan perkiraan tersebut, Teri diketahui tinggal bersama ibunya di apartemen tempat mayat Ana ditemukan dan tetangga sering mendengar suara pertengkaran dari arah kamar mereka.

Hingga suatu hari, sebuah laporan masuk tentang bau busuk tak tertahankan di apartemen empat lantai tersebut. Warga sekitar mencium aroma tak sedap namun tak memprediksi asal bau ini.

Penghuni apartemen mereka bahkan kaget begitu mengetahui aroma busuk iu berasal dari jenazah tetangga mereka yang disembunyikan selama 4 bulan.

Teri dan pacarnya ditangkap atas dan akan didakwa atas kematian ibunya yang selama ini bekerja sebagai pembersih dan pengasuh.

Teri yang berusia 19 tahun mengakui perbuatannya dan mengatakan menikam ibunya secara brutal.

Mayat ibunya lantas dimasukkan ke dalam kamar mandi dan Teri melanjutkan semua rutinitas selama masa lockdown meski aroma menyengat dari tubuh ibunya yang membusuk terasa menusuk hidung.

baca juga

Petugas yang menjemput mayat Ana tak bisa memastikan tanggal kematiannya tapi media setempat menulis Ana meninggal sekitar bulan April.

Ana adalah warga negara Bulgaria dan tinggal di daerah tersebut selama 20 tahun. Tetangga memberi tahu El Espanol tentang keterkejutan mereka setelah mayat itu ditemukan.

Mereka bertanya pada Teri di mana ibunya dan remaja itu memberi tahu bahwa ibunya sedang tak ada namun akan kembali dalam beberapa waktu.

"Pada akhirnya, putrinya yang sibuk membersihkan tangga. Seorang tetangga bertanya tentang ibunya dan dia mengatakan kepadanya bahwa dia akan kembali dalam beberapa hari."

"Blok itu berbau tidak enak. Sepertinya ibunya ditahan di bak mandi dan mereka berusaha menyingkirkannya." Tetangga lain berkata "Bau di tangga tak tertahankan."

Sementara itu, ratusan warga Spanyol menggelar unjuk rasa di kota Madrid, memprotes aturan wajib pakai masker dan pembatasan lain yang diberlakukan oleh pemerintah Spanyol guna menekan sebaran virus corona.

Sejumlah anak bermain sepatu roda ditengah aturan lockdown di Spanyol, Minggu (26/4/2020). [AFP/Gabriel Bouys]
Sejumlah anak bermain sepatu roda ditengah aturan lockdown di Spanyol, Minggu (26/4/2020). [AFP/Gabriel Bouys]

Menyadur France24, pengunjuk rasa berkerumun sambil bertepuk tangan dan bersorak di bawah bendera Spanyol yang berdiri di Plaza Colon pada Minggu (16/8).

demonstran mengangkat plakat buatan sendiri yang menampilkan slogan-slogan berisi, "Virus tidak ada", "Masker membunuh", hingga "Kami tidak takut."

Aksi massa ini menarik berbagai orang dari berabagi latar belakang, termasuk pada ahli teori konspirasi, libertarian, dan penentang vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Berharap Durasi Pandemi Covid-19 Tak Selama Flu Spanyol

WHO Berharap Durasi Pandemi Covid-19 Tak Selama Flu Spanyol

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 11:38 WIB

Tak Terima Diklakson, Pengunjung Pukul Turis Asal Spanyol di Sukabumi

Tak Terima Diklakson, Pengunjung Pukul Turis Asal Spanyol di Sukabumi

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 19:53 WIB

3 Bulan Tinggalkan Rumah ke Hutan, Warmin Ditemukan Tewas Tinggal Tulang

3 Bulan Tinggalkan Rumah ke Hutan, Warmin Ditemukan Tewas Tinggal Tulang

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 02:05 WIB

Terkini

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:43 WIB

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:32 WIB

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:29 WIB

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:15 WIB

×