Dokter di Jerman Ungkap Fakta Baru terkait Kasus Kritikus Rusia, Diracun?

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 25 Agustus 2020 | 14:21 WIB
Dokter di Jerman Ungkap Fakta Baru terkait Kasus Kritikus Rusia, Diracun?
Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Suara.com - Pihak rumah sakit Jerman mengungkapkan bahwa Aleix Navalvy, kritikus pemerintahan Vladimir Putin, ada kemungkinan diracun, namun sudah diberikan obat penawar.

Menyadur The Guardian, Selasa (25/8/2020), rumah sakit Charité Berlin, di Salisbury, Jerman mengungkapkan hasil tes bahwa Alexei Navalny adalah korban keracunan.

Pihak rumah sakit belum mengidentifikasi racun spesifik yang bertanggung jawab atas penyakit mendadak Navalny yang terjadi saat ia terbang Kamis lalu, zat tersebut merupakan bagian dari kelompok yang memengaruhi sistem saraf pusat.

Pernyataan tersebut adalah pembuktian medis pertama dari serangan keracunan terhadap Navalny dan menandainya sebagai kemungkinan kritikus Kremlin tersebut menghadapi percobaan pembunuhan.

Dalam sebuah pernyataan, rumah sakit mengatakan Navalny jatuh sakit karena kontaminasi dari penghambat kolinesterase, menambahkan bahwa zat spesifik tidak diketahui dan analisis sedang dilakukan. Inhibitor kolinesterase memblokir enzim yang diperlukan untuk fungsi sistem saraf.

Menurut rumah sakit, Navalny berada dalam kondisi serius namun tidak mengancam nyawanya.

Dikatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis secara online: "Prognosis Alexei Navalny masih belum jelas; kemungkinan efek jangka panjang, terutama yang memengaruhi sistem saraf, tidak dapat dikesampingkan."

Hamish de Bretton-Gordon, seorang ahli senjata kimia dan biologi, mengatakan adanya kadar cholinesterase yang tinggi menunjukkan bahwa Navalny mungkin diracun.

"Level tersebut menunjukkan seberapa banyak Anda telah terpapar. Ini sedikit mencurigakan bahwa seseorang yang sangat menentang negara Rusia jatuh sakit dengan cara ini." ujar Hamish de Bretton-Gordon, dikutip dari The Guardian.

baca juga

Kejadian serupa juga menimpa kritikus Kremlin lainnya termasuk Sergei Skripal tahun 2018 yang diracun dengan agen saraf novichok, penembakan tahun 2015 pada politisi oposisi Boris Nemtsov, dan Alexander Litvinenko yang diracun tahun 2006 dengan isotop radioaktif, seorang pembelot FSB.

Mengikuti pernyataan tersebut, Leonid Volkov, seorang sekutu Angkatan Laut, dengan cepat membuat perbandingan dengan keracunan Salisbury: "Penghambat kolinesterase paling terkenal di dunia disebut novichok."

Navalny dirawat dengan atropin, penawar racun yang digunakan untuk mengobati korban keracunan oleh agen saraf dan pestisida, kata klinik tersebut. Dokter di Salisbury telah menggunakan penawar yang sama untuk menyelamatkan nyawa Skripal dan putrinya, Yulia, setelah diracun menggunakan agen saraf novichok tahun 2018.

Sebelumnya sebuah rumah sakit di kota Omsk, Rusia, membantah bahwa Navalny telah diracuni. Pada hari Senin, wakil kepala dokter rumah sakit bersikeras bahwa dua laboratorium tidak menemukan racun di tubuh Navalny.

Para pendukung mengatakan para dokter berada di bawah tekanan pemerintah untuk menutupi bukti serangan terhadap kritikus tersebut.

"Kami yakin Alexei diracuni ... terlepas dari semua pernyataan dari propaganda dan dokter Rusia," kata Kira Yarmysh, juru bicara Navalny, dalam sebuah pernyataan kepada The Guardian.

"Sekarang keracunannya telah dikonfirmasi. Ini bukan hipotesis lagi, ini fakta medis." tegasnya.

Alexei Navalny diterbangkan ke Jerman pada hari Sabtu (22/8/2020) setelah diizinkan oleh para dokter di Rusia.

"Kami ... mengambil keputusan bahwa kami tidak menentang pemindahannya ke rumah sakit lain, yang ditunjukkan kerabatnya kepada kami," kata Anatoly Kalinichenko, wakil kepala dokter di rumah sakit Omsk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajari Risiko Virus Corona, Jerman Gelar Konser Musik Tiga Kali Sehari

Pelajari Risiko Virus Corona, Jerman Gelar Konser Musik Tiga Kali Sehari

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 13:16 WIB

Rusia Akhirnya Izinkan Kritikus Presiden Putin Dipindahkan ke Jerman

Rusia Akhirnya Izinkan Kritikus Presiden Putin Dipindahkan ke Jerman

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 14:38 WIB

Universitas di Jerman Ini akan Bayar Rp 27 Juta bagi Siswanya yang Rebahan

Universitas di Jerman Ini akan Bayar Rp 27 Juta bagi Siswanya yang Rebahan

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:14 WIB

Terkini

Bikin Baterai EV Tetap Adem, BYD Patenkan Teknologi Merendam Baterai dalam Cairan

Bikin Baterai EV Tetap Adem, BYD Patenkan Teknologi Merendam Baterai dalam Cairan

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Motorola Resmi Jual Moto g37, g77 Power, dan g67 Mulai Rp3 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Motorola Resmi Jual Moto g37, g77 Power, dan g67 Mulai Rp3 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:25 WIB

When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak

When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pilihan Cushion Berkualitas di Indomaret, Cek Skintific Cover All Perfect Cushion yang Jadi Andalan

Pilihan Cushion Berkualitas di Indomaret, Cek Skintific Cover All Perfect Cushion yang Jadi Andalan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:09 WIB

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Mahfud MD Singgung Dokumen Pilpres 2024 Gibran Cacat: Bilang Belajar Akuntansi, Ditulis Bisnis

Mahfud MD Singgung Dokumen Pilpres 2024 Gibran Cacat: Bilang Belajar Akuntansi, Ditulis Bisnis

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Catat Tanggalnya! ATEEZ Rilis Peta Promosi Album Baru, Golden Hour: Part. 6

Catat Tanggalnya! ATEEZ Rilis Peta Promosi Album Baru, Golden Hour: Part. 6

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Misi Arema FC Putus Tren Imbang: Siapkan Formula Jinakkan Playmaker Anyar Bhayangkara FC

Misi Arema FC Putus Tren Imbang: Siapkan Formula Jinakkan Playmaker Anyar Bhayangkara FC

Malang | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:45 WIB

×