Universitas di Jerman Ini akan Bayar Rp 27 Juta bagi Siswanya yang Rebahan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:14 WIB
Universitas di Jerman Ini akan Bayar Rp 27 Juta bagi Siswanya yang Rebahan
Ilustrasi rebahan. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah universitas di Jerman menawarkan hadiah kepada warga Jerman yang ingin rebahan menjauhkan diri dari aktivitas sebagai bagian dari penelitian untuk pameran tentang keberlanjutan.

Menyadur United Press International, Jumat (21/8/2020), Universitas Seni Rupa Hamburg mengatakan tiga orang akan menerima "hibah untuk tidak melakukan apa-apa" dan dibayar 1.900 dolar (Rp 27,9 juta) untuk rebahan.

Sekolah tersebut mengatakan pelamar bebas memilih bentuk kemalasan mereka sendiri dan panel pejabat sekolah akan memilih tiga terbaik.

"Tidak melakukan apa-apa tidaklah mudah," kata Friedrich von Borries, arsitek dan ahli teori desain yang merancang program tersebut, kepada The Guardian.

"Kami ingin fokus pada ketidakaktifan aktif. Jika Anda mengatakan Anda tidak akan pindah selama seminggu, maka itu mengesankan. Jika Anda mengusulkan Anda tidak akan pindah atau berpikir, itu mungkin lebih baik." jelas Friedrich.

Von Borries mengatakan jangka waktu tidak aktif terserah peserta.

"Jika Anda mengatakan Anda tidak akan tidur, maka Anda hanya dapat melakukannya untuk beberapa hari," kata Von Borries.

"Tetapi jika Anda mengatakan Anda tidak akan berbelanja maka itu adalah sesuatu yang dapat Anda pertahankan lebih lama." ujar Von Borries.

Sekolah mengatakan uang hibah akan dikeluarkan ketika siswa yang terpilih menyerahkan laporan pengalaman mereka pada pertengahan Januari.

baca juga

Von Borries mengatakan para peserta yang mengirimkan laporan mereka akan dibayar terlepas dari apakah upaya ketidakaktifan mereka berhasil.

Semua aplikasi yang diajukan akan menjadi bagian dari pameran yang disebut The School of Inconsequentiality: Towards A Better Life, yang direncanakan pada November.

Pameran ini akan mengeksplorasi pertanyaan: "Apa yang dapat saya hindari sehingga hidup saya memiliki lebih sedikit konsekuensi negatif pada kehidupan orang lain?"

Von Borries mengatakan idenya adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara bagaimana masyarakat mendorong keberlanjutan dan bagaimana masyarakat menghargai kesuksesan materi.

"Program beasiswa ini bukan lelucon tapi eksperimen dengan niat serius." Kata Von Borries.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Pemotor Kritis Akibat Ditabrak Opel, Diduga Aksi Teror

Ngeri, Pemotor Kritis Akibat Ditabrak Opel, Diduga Aksi Teror

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 10:55 WIB

Aturan Baru, Anjing di Jerman Harus Diajak Jalan-jalan 2 Kali Sehari

Aturan Baru, Anjing di Jerman Harus Diajak Jalan-jalan 2 Kali Sehari

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:53 WIB

Alhamdulillah, Vaksin Covid-19 Jerman Akan Tersedia Awal 2021

Alhamdulillah, Vaksin Covid-19 Jerman Akan Tersedia Awal 2021

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×