Rocky: Ini akan Jadi Jurus Baru, Bentuknya Jurus Mabuk, Serang Segala Arah

Siswanto

Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:52 WIB
Rocky: Ini akan Jadi Jurus Baru, Bentuknya Jurus Mabuk, Serang Segala Arah
Rocky Gerung berbicara soal terbakarnya gedung Kejaksaan Agung di ILC. (Youtube/IndonesiaLawyersClub)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menduga pemerintah sudah kehabisan akal untuk meyakinkan masyarakat soal penanganan Covid-19. Rocky menilai pemerintah sudah kehilangan berbagai jurus untuk meyakinkan masyarakat soal Covid-19 sehingga dia menyindir pemerintah bakal mengeluarkan jurus mabuk.

Rocky mencermati hasil survei Saiful Mujani Research Consulting  soal kondisi demokrasi di masa Covid-19. Survei yang dirilis 22 Agustus 2020 itu menemukan 65 persen warga merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi, namun di sisi lain 80 persen responden khawatir kondisi ekonomi buruk.

Temuan persentase yang paradoks ini menurut Rocky Gerung mencurigai ada apa di balik temuan itu. Apalagi kata dia, survei yang pada 12-15 Agustus 2020 dan dirilis pada 22 Agustus itu, muncul setelah influencer bergerak mengamplifikasi kinerja dan pencapaian pemerintah.

Rocky Gerung menduga survei dari SMRC itu mengamplifikasi apa yang telah dilakukan para influencer. Untuk itu dia menduga survei SMRC ini dirilis untuk membatalkan keyakinan publik bahwa Indonesia buruk dalam penanganan Covid-19.

Menurut penelusurannya, survei SMRC itu sebagai respons atas setelah Indonesia Corruption Watch membongkar skandal penggunaan anggaran Rp90 miliar lebih untuk influencer memoles citra pemerintah.

Melihat sekuens waktu rilis survei SMRC ini, Rocky yakin riset itu adalah untuk membalikkan opini publik yang miring terhadap kerja pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dia mengatakan survei itu bekerja setelah opini publik dipengaruhi konten para influencer.

Rocky mengibaratkan sekuens influencer yang disusul survei itu dengan mirip praktik sapi gelonggongan.

“Ya seperti sapi kurus digelontorkan air baru ditimbang, baru gede. Dengan kata lain, ini sudah dibeli suara publik itu. Ini survei yang basisnya calo sapi, nipu konsumen,” kata dalam wawancara dengan Hersubeno Arief dalam youtube Rocky Gerung Official dikutip Kamis, 27 Agustus 2020.

Dia mengkritik SMRC soal temuan paradoks, 65 persen masyarakat puas kinerja Jokowi tapi kok 80 persen khawatir ekonomi memburuk.

baca juga

“Mestinya SMRC jelaskan mengapa 65 persen puas kenapa ada mayoritas yang menganggap ekonomi buruk. Tugasnya SMRC terangkan itu. Ya kalaupun jawabnnya kan kami cuma menjalankan survei, mestinya disclaimer dong. Bahwa kami bekerja setelah influencer bekerja,” ujar tokoh oposisi tersebut dalam laporan Hops.id, media jaringan Suara.com.

Dalam ulasan tersebut, Rocky Gerung mengkritik soal kacaunya pemerintah soal pusat data Covid-19 nasional. Secara tak disadari, kata Rocky, pemerintah mengakui kekurangan dalam penanganan Covid-19. Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan pemerintah gamang dalam Covid-19 karena berubah-ubahnya sumber data Covid-19.

Sebagaimana diketahui Presiden Jokowi memerintahkan para menterinya untuk tak sembarang ngomong soal Covid-19. Jokowi gerah banyak komentar anak buahnya yang justru blunder. Jokowi meminta sebelum ngomong, menteri mesti memastikan datanya ke Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Jokowi telah mengungkapkan untuk data penanganan Covid-19, hanya ada empat jalur yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Lembaga Ilmi Pengetahuan Indonesia, Kementerian Koordinator Perekonomian dan Satuan Tugas Covid-19.

Namun dia menyayangkan, empat sumber data itu dikelola secara intelijen oleh BIN. Artinya peneliti yang mau mengakses data itu melalui sejumlah syarat ketat.

“Data empat tempat ini ada di intelijen, baru data itu data intelijen yang tak bisa diakses. Padahal universitas kan perlu akses data itu untuk mengevaluasi itu,” katanya.

Jurus mabuk pemerintah

Dengan kacaunya pemerintah menangani Covid-19. Rocky Gerung menduga nanti bakal muncul jurus mabuk dari pemerintah yaitu permainan isu soal insiden Kejaksaan Agung.

“Ini akan menjadi jurus baru. bentuknya jurus mabuk, serang segala arah. Kabinet serang pers. LSM akan diserang, oposisi akan diserang. Saya mau taruhan soal ini,” katanya.

Untuk menjalankan jurus mabuk, sindir Rocky dibutuhkan seorang master taichi, nggak bisa enggak. Sebab jika bukan si master yang menjalankan jurus segala arah itu, maka akan menjadi bumerang, patah bagi diri sendiri.

“Silakan edarkan jurus mabuk, kalau tak mampu Anda akan mabuk sendiri. Jurus mabuk itu akan saling menyalahkan,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat

Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:35 WIB

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:16 WIB

Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?

Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:30 WIB

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:49 WIB

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah,  Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah Adalah Pelayan Publik, Bukan Penguasa yang Kebal Kritik

Pemerintah Adalah Pelayan Publik, Bukan Penguasa yang Kebal Kritik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:35 WIB

DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan

DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:20 WIB

Ketika Negara Lebih Sibuk Memberi Makan daripada Pastikan Anak Bisa Belajar

Ketika Negara Lebih Sibuk Memberi Makan daripada Pastikan Anak Bisa Belajar

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×