Cek Fakta: Benarkah Baru Saja Terjadi Pengibaran Bendera Berkalimat Tauhid?

Reza Gunadha, Hernawan

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 17:27 WIB
Cek Fakta: Benarkah Baru Saja Terjadi Pengibaran Bendera Berkalimat Tauhid?
Hoax Video Pengibaran Bendera Tauhid (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Pemilik akun Twitter @Tiara2796 pada Rabu (26/8/2020) mengunggah sebuah cuitan yang berisi video pengibaran bendera bertuliskan kalimat tauhid.

Cuitan dari @Tiara2796 tersebut menggambarkan seolah-olah tampak bahwa peristiwa pengibaran bendera tauhid tersebut belum lama terjadi.

Unggahan tersebut telah diretweets lebih dari 225 kali dan disukai oleh lebih dari 308 pengguna Twitter. Tidak hanya itu, unggahan ini juga dilihat lebih dari 5.000 kali.

Berikut isi narasinya:

“Ya tuhan
Tolong pak
@DivHumas_Polri
ini membeberkan sifat aslinya pak, tangkap mereka, jgn sampai yg lain memprovokasi yg lain !!!
#WaspadaEksHTI”

Lantas benarkah klaim tersebut?

Hoax Video Pengibaran Bendera Tauhid (Turnbackhoax.id)
Hoax Video Pengibaran Bendera Tauhid (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan suara.com, Jumat (28/8/2020), klaim yang atas video tersebut merupakan klaim yang salah.

Pasalnya, video pengibaran bendera berkalimat tauhid tersebut merupakan video lama, yakni pada 26 Oktober 2018 silam. Adapun aksi yang disebut 'aksi bela bendera tauhid' tersebut terjadi di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dan Lapangan Sintuwu Maroso.

baca juga

Pada kesempatan tersebut, diceritakan bahwa ada salah satu peserta aksi yang secara spontan menurunkan bendera merah putih dan menggantinya dengan bendera tauhid.

Hal tersebut kemudian direspon langsung oleh Kapolres Poso yang memperingatkan massa untuk menurunkan bendera hitam tersebut. Setelahnya, bendera hitam tersebut diturunkan masa dan bendera merah putih dinaikkan kembali.

Sebagai tambahan, Pemerintah Indonesia sendiri telah resmi membubarkan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) pada 19 Juli 2017 silam. Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Freddy Harris telah menjelaskan pencabutan badan hukum organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2017. Keputusan pembubaran HTI merupakan hasil sinergi badan pemerintah yang berada di ranah politik, hukum, dan keamanan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim atas video dan narasinya tersebut merupakan klaim yang salah. Video tersebut adalah video lama yang diberi narasi tidak tepat agar terlihat seperti kejadian baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Gatot Nurmantyo Mau Beri Rp 5 Juta Per Orang Jika Jadi Presiden?

CEK FAKTA: Gatot Nurmantyo Mau Beri Rp 5 Juta Per Orang Jika Jadi Presiden?

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 12:31 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi dan Prabowo Ngomongin Rakyat yang Tenggelam

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi dan Prabowo Ngomongin Rakyat yang Tenggelam

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:02 WIB

CEK FAKTA: Capres 2024 Sudah Mengerucut ke 2 Nama, Habib Rizieq vs Ganjar?

CEK FAKTA: Capres 2024 Sudah Mengerucut ke 2 Nama, Habib Rizieq vs Ganjar?

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:38 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:31 WIB

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 09:27 WIB

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

×