Cek Fakta: Benarkah Pertamina Rugi 11 T karena HTI?

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 02 September 2020 | 19:34 WIB
Cek Fakta: Benarkah Pertamina Rugi 11 T karena HTI?
[SALAH] "Gara-Gara HTI Pertamina Rugi 11 Triliun" (Turnbackhoax.id).

Suara.com - Beredar narasi yang mengklaim bahwa ruginya PT. Pertamina (Persero) tidak lain disebabkan karena HTI.

Klaim ini ditulis oleh akun Facebook Rudy Effendi dan dibagikan ke dalam grup Manusia Merdeka yang beranggotakan lebih dari 136.000 orang.

Konten yang diunggah Rudy Effendi pada Selasa (1/9/2020) ini telah dibagikan sekali dan mendapatkan 29 komentar.

Berikut narasi yang dibuat oleh Rudy Effendi:

"gara2 hti pertamina rugi 11T"

[SALAH] "Gara-Gara HTI Pertamina Rugi 11 Triliun" (Turnbackhoax.id).
[SALAH] "Gara-Gara HTI Pertamina Rugi 11 Triliun" (Turnbackhoax.id).

Benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id - Jaringan suara.com Selasa (1/9/2020), klaim yang mengatakan bahwa Pertamina rugi 11 T karena HTI merupakan klaim yang tidak benar.

Faktanya, Pertamina mengalami kerugian karena pendapatan usahanya berkurang dari USD 25,55 miliar menjadi USD 20,48 miliar.

baca juga

Hal ini disebabkan karena penjualan minyak dalam negeri seperti minyak mentah, gas bumi, energi panas bumi, dan produksi minyak tercatat turun sebesar 20,91 persen menjadi USD 16,56 miliar.

PT Pertamina (Persero) pada semester I tahun 2020 tercatat mengalami kerugian sebesar USD 761,23 atau setara dengan Rp 11,1 Triliun untuk kurs USD 13.666. Dibandingkan dengan sebelumnya, perseroan mencatat laba tahunan berjalan sebesar USD 764,68 atau setara 10,94 triliun.

Fajriyah Usman, VP Corporate Communication Pertamina menjelaskan bahwa sepanjang paruh pertama tahun 2020, Pertamina menghadapi tiga tantangan utama yakni penurunan konsumsi BBM dalam negeri, adanya penurunan harga minyak mentah dunia, dan pergerakan nilai tukar dolar AS yang berdampak pada rupiah, sehingga terjadi selisih kurs yang cukup signifikan.

"Pandemi Covid-19 dampaknya sangat signifikan bagi Pertamina.Dengan penurunan demand, depresiasi rupiah, dan juga crude price yang berflunktuasi yang sangat tajam membuat kinerja keuangan kita sangat terdampak," tuturnya, dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2020), dilansir dari kompas.com.

Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jumlah konsumsi BBM di beberapa kota menurun sampai 50 hingga 60 persen. Hal ini berdampak pada penurunan permintaan pada konsumsi BBM secara nasional yang sampai Juni 2020 hanya sekitar 117.000 kilo liter (KL) per hari atau turun sebesar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Padahal tahun lalu, tercatat 135.000 KL per hari.

Kemudian harga minyak mentah dunia Dated Brent yang menjadi acuan harga minyak perseroan pada 2020 sempat melemah hingga USD 19 per barel. Angka ini turun signifikan dibandingkan awal tahun yang masih ada di sekitar USD 64 per barel.

Tidak hanya itu, nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan dengan titik terendah pada bulan Maret 2020. Keadaan ini turut memberikan tekanan finansial karena pendapatan Pertamina sebagian besar dalam Rupiah, sementara pembelian Crude dalam Dolar AS. Hal-hal di atas merupakan penyebab dibalik meruginya Pertamina.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut HTI sebagai penyebab Pertaminan merugi sebesar 11 T adalah klaim yang salah.

Konten ini termasuk dalam kategori satire atau parodi. Dengan kata lain tidak ada niatan merugikan, tetapi berpotensi untuk mengelabui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: e-KTP Produksi China Dipasangi Chip untuk Sadap Pembicaraan?

CEK FAKTA: e-KTP Produksi China Dipasangi Chip untuk Sadap Pembicaraan?

News | Rabu, 02 September 2020 | 16:10 WIB

Cek Fakta: Benarkah Luhut Angkat Bicara Soal Tuduhan Jokowi Anti Islam?

Cek Fakta: Benarkah Luhut Angkat Bicara Soal Tuduhan Jokowi Anti Islam?

News | Selasa, 01 September 2020 | 15:52 WIB

Cek Fakta: Benarkah Dokumen WHO Tidak Menganjurkan Pemakaian Masker?

Cek Fakta: Benarkah Dokumen WHO Tidak Menganjurkan Pemakaian Masker?

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 20:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×