Ilmuwan: Pemimpin Negara Umbar Harapan Palsu Perihal Vaksin Covid-19

Dany Garjito, Arief Apriadi

Minggu, 06 September 2020 | 17:30 WIB
Ilmuwan: Pemimpin Negara Umbar Harapan Palsu Perihal Vaksin Covid-19
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Sir Jeremy Farrar, ahli epidemologi asal Inggris, mengatakan banyak pemimpin negara yang belakangan mengumbar harapan palsu perihal vaksin Covid-19.

Menyadur The Guardian, Minggu (6/9/2020), Farrar menyebut vaksin virus Corona tak bisa dikembangkan secara kilat. Butuh proses panjang untuk menemukan vaksin yang benar-benar efektif.

Pria yang juga merupakan direktur Wellcome Trust menyebut sikap pemimpin negara yang meningkatkan harapan justru berisiko merusak kepercayaan publik apabila vaksin benar-benar hadir.

Memang, lanjut Farrar, vaksin yang tengah dikembangkan memiliki potensi yang menjanjikkan untuk menghentikan pandemi ini.

Tapi, pengembangan vaksin di tahap awal diyakini belum memiliki efektifitas untuk membasi semua masalah akibat virus bernama ilmiah Sars-CoV-2.

"Vaksin pertama mungkin bukan peluru perak yang membuat kita kembali normal dalam hitungan bulan," kata Jeremy Farrar.

"Tetapi dengan menggunakan dosis secara bijaksana....dengan pesan kesehatan masyarakat yang jujur dan dianggap tidak menempatkan harapan palsu, kita akan dalam posisi yang kuat untuk menghindari terulangnya awal tahun 2020."

Saat ini, lebih dari 170 tim peneliti di seluruh dunia tengah berusaha menemukan vaksin Covid-19, sebagaimana dilaporkan The Guardian.

Meskipun sembilan tim diantaranya telah mencapai uji coba skala besar, belum terdapat vaksin yang benar-benar efektif melawan virus corona.

baca juga

“Saya optimis kita akan segera melihat hasil dari vaksin pertama yang datang melalui uji klinis tahap akhir,” jelas Farrar.

“Namun, kita harus meredam optimisme ini, berbicara tentang vaksin yang sempurna 'sebentar lagi', atau bahwa vaksin itu dapat segera diberikan kepada semua orang."

“Kecepatan dan skala pengembangan vaksin sangat luar biasa, tetapi penting untuk menghindari harapan palsu," tambahnya.

Bulan lalu Kate Bingham, ketua gugus tugas vaksin Inggris, mengumumkan bahwa mereka telah mengamankan akses ke enam kandidat paling menjanjikan.

Farrar memuji upaya gugus tugas tetapi mengatakan vaksin itu tidak akan sempurna.

“Generasi pertama vaksin Covid-19 kemungkinan hanya akan efektif sebagian,” kata Farrar.

“Mereka mungkin tidak sepenuhnya efektif di semua usia, atau sesuai di semua sistem kesehatan."

"Sangat mungkin mereka hanya memberikan kekebalan untuk jangka waktu terbatas, bahkan selama 12 sampai 18 bulan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler Sepekan: Viral Kembar Albino hingga Skincare Abal-abal Terlaris

Terpopuler Sepekan: Viral Kembar Albino hingga Skincare Abal-abal Terlaris

Health | Minggu, 06 September 2020 | 09:01 WIB

WHO Tak Rekomendasikan Vaksin Covid-19 yang Belum Jelas Keamanannya

WHO Tak Rekomendasikan Vaksin Covid-19 yang Belum Jelas Keamanannya

Health | Minggu, 06 September 2020 | 07:20 WIB

Ilmuwan Temukan Buku Teks Medis Tertua di Dunia

Ilmuwan Temukan Buku Teks Medis Tertua di Dunia

Tekno | Sabtu, 05 September 2020 | 17:25 WIB

Ilmuwan Ungkap Ukuran Asli Megalodon

Ilmuwan Ungkap Ukuran Asli Megalodon

Tekno | Sabtu, 05 September 2020 | 08:21 WIB

Jurnal Kesehatan Terkemuka: Vaksin Covid-19 Rusia Terbukti Manjur

Jurnal Kesehatan Terkemuka: Vaksin Covid-19 Rusia Terbukti Manjur

Tekno | Jum'at, 04 September 2020 | 21:25 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×