Ilmuwan Ungkap Ukuran Asli Megalodon

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 05 September 2020 | 08:21 WIB
Ilmuwan Ungkap Ukuran Asli Megalodon
Hiu Megalodon [nexter.org].

Suara.com - Megalodon diyakini sebagai spesies hiu punah yang diperkirakan hidup sekitar 23 hingga 3 juta tahun lalu. Saat melihat dimensi satwa purba, para ilmuwan hanya memiliki bukti fosil untuk digunakan, sehingga meningkatkan massa jaringan hiu raksasa hanya dari gigi yang tersisa merupakan tugas rumit.

Namun dalam sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science Reports, para ilmuwan mengungkap ukuran asli megalodon yang diprediksi memiliki panjang 16 meter dengan sirip seukuran manusia.

Otodus megalodon adalah salah satu predator paling rakus di lautan semasa hidupnya. Giginya yang bergerigi memberi wawasan bahwa satwa itu memakan daging, kemungkinan besar daging paus, ikan besar, dan hiu lainnya.

Dengan memiliki tubuh yang sangat besar berarti asupan kalori yang diperlukan juga sangat tinggi, sehingga menargetkan mangsa besar sebagai kebutuhan dalam makanan. Bahkan ada bukti fosil gigi megalodon yang masih bersarang di tulang paus purba, kemungkinan patah saat terjadi serangan.

Ilustrasi hiu karang. (Pixabay/ Des Kerrigan)
Ilustrasi hiu karang [Pixabay/ Des Kerrigan].

Untuk mendapat estimasi ukuran megalodon, tim ahli dari Swansea University dan University of Bristol, Inggris, menggunakan model matematika untuk mempersempit proporsi megalodon.

Para ilmuwan dapat membandingkan ukuran tubuh megalodon dengan lima spesies hiu yang hidup saat ini yang memiliki karakteristik fisiologis yang sama dan mengetahui ukurannya selama periode berbeda dalam hidupnya.

"Megalodon bukanlah nenek moyang langsung dari Great White, tetapi sama-sama terkait dengan hiu makropredator lainnya seperti Makos, hiu Salmon dan hiu Porbeagle, serta hiu putih besar," kata Dr Catalina Pimiento, seorang pakar hiu, seperti dikutip IFL Science pada Sabtu (5/9/2020).

Tim ahli melihat perubahan dalam proporsi spesies yang masih ada seiring bertambahnya usia untuk mendapatkan gambaran tentang ukuran megalodon dapat berubah sepanjang hidupnya, dengan cara mirip manusia tumbuh dari bayi menjadi anak-anak hingga akhirnya menetap dalam bentuk dewasa.

Dalam penelitian ini para ilmuwan merasa lega karena menemukan bahwa spesies modern itu menunjukkan pola pertumbuhan yang sederhana, yang pada dasarnya memulai kehidupan dengan ukuran dewasa kecil dan tumbuh besar, tetapi mempertahankan komposisi sepanjang hidup. Ini berarti hewan itu pada dasarnya dapat meningkatkan kurva pertumbuhan hiu modern untuk memprediksi ukuran megalodon, dengan panjang sekitar 16 meter.

baca juga

Hiu raksasa ini berukuran dua kali lebih besar dari hiu putih besar modern, dengan tinggi sirip punggung sekitar 1,62 meter atau sekitar tinggi manusia dewasa. Kepala besar megalodon memiliki panjang sekitar 4,6 meter dan memiliki kekuatan gigitan lebih dari 10 ton.

Hiu putih besar (great white shark). [Shutterstock]
Hiu putih besar (great white shark). [Shutterstock]

Dengan menyatukan kehidupan dan ukuran raksasa hewan laut purba ini, para ilmuwan diharapkan dapat lebih memahami mengapa megalodon punah, yang berpotensi berkontribusi terhadap kelangsungan hidup spesies laut yang terancam saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:00 WIB

Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?

Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:00 WIB

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:50 WIB

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:25 WIB

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:42 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:34 WIB

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 18:41 WIB

Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS

Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:41 WIB

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:59 WIB

Terkini

5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking

5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:10 WIB

7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh

7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:08 WIB

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:23 WIB

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:15 WIB

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:43 WIB

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:36 WIB

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:09 WIB

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:46 WIB

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:20 WIB

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:20 WIB

×