Ilmuwan Temukan Buku Teks Medis Tertua di Dunia

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 05 September 2020 | 17:25 WIB
Ilmuwan Temukan Buku Teks Medis Tertua di Dunia
Ilustrasi anatomi tubuh manusia. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan naskah sutera berusia 2.200 tahun yang terkubur bersama keluarga elite China kuno dan diyakini sebagai buku teks medis tertua di dunia.

Dilaporkan dalam jurnal The Anatomical Record, teks China kuno baru-baru ini dipelajari para ahli anatomi di Bangor University, Wales, dan Howard University, Amerika Serikat. Para ahli berpendapat bahwa peninggalan ini bisa dianggap sebagai atlas anatomi tertua yang tersisa.

Dikenal sebagai manuskrip medis Mawangdui, naskah sutra ditemukan pada 1973 ketika arkeolog membuka makam Lady Dai, seorang bangsawan dinasti Han pada 168 SM dan keluarganya di situs pemakaman Mawangdui di Changsa, Provinsi Hunan, China.

Naskah itu dianggap sebagai pendahulu dari teks akupuntur terkenal The Yellow Emperor's Classic of Internal Medicine atau dikenal sebagai Huangdi Neijing. Meskipun naskah tidak secara eksplisit menyebutkan titik akupuntur, namun skrip ini menggambarkan "meridian" dan jalur koneksi yang masih digunakan dalam pengobatan tradisional China saat ini.

Manuskrip sutera Mawangdui [Wkimiedia Commons/Public Domain].
Manuskrip sutera Mawangdui [Wkimiedia Commons/Public Domain].

Secara khusus, teks menggambarkan organisasi tubuh manusia dalam bentuk sebelas jalur di seluruh tubuh, yang masing-masing memiliki pola penyakit terkait.

Sebelumnya diketahui bahwa sejarah anatomi menelusuri akarnya ke Yunani klasik. Dengan penemuan naskah ini, muncul pertanyaan apakah ini dianggap sebagai pendekatan berbasis bukti ilmiah untuk memahami anatomi manusia. Jika demikian, maka orang China kuno juga merupakan ahli anatomi.

Dilihat dari perspektif pengobatan modern Barat, teks itu sebelumnya telah ditafsirkan sebagai deskripsi longgar tentang energi mistik, bukan sebagai deskripsi empiris tentang tubuh.

Namun, para ilmuwan berpendapat bahwa deksripsi didasarkan pada struktur anatomi fisik. Dalam penelitian tim ahli, para ilmuwan membandingkan bagaimana ciri-ciri tubuh yang dirinci dalam naskah Mawangdui sejalan dengan pengamatan fisik tubuh manusia.

Sebagai contoh, teks Mawangdui menyinggung "tai yin meridian" yang menggambarkan beberapa sistem hubungan antara pusat telapak tangan yang membentang di sepanjang lengan bawah di antara dua tulang. Jika melihat pada siku manusia yang dibedah, terdapat pita jaringan datar yang disebut aponeurosis bicipital, di sepanjang arteri dan saraf yang mengikuti pola ini.

baca juga

"Kami harus menganalisa teks-teks ini dari perspektif yang berbeda dari pandangan medis Barat kami saat ini--tentang sistem tubuh yang terpisah dari arteri, vena, dan saraf," kata Vivien Shaw, penulis penelitian di Fakultas Ilmu Kedokteran Bangor University, seperti dikutip IFL Science, Sabtu (5/9/2020).

Temuan ini bukan untuk mengatakan bahwa akupuntur adalah ilmu yang kokoh, meskipun penelitian berbasis bukti telah mendukung kemanjuran akupuntur untuk beberapa kondisi. Namun, para ilmuwan berpendapat bahwa naskah Mawangdui merupakan upaya yang valid untuk menggambarkan anatomi manusia dari sudut pandang orang yang hidup di budaya Timur kuno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Review Milk & Mocha Our Little Moments, Komik Hangat yang Bikin Gemas

Review Milk & Mocha Our Little Moments, Komik Hangat yang Bikin Gemas

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:49 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:40 WIB

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:00 WIB

Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah

Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:30 WIB

Galaxy Z Fold8 vs iPhone Duo: Siapa Foldable Paling Ringan?

Galaxy Z Fold8 vs iPhone Duo: Siapa Foldable Paling Ringan?

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 16:24 WIB

Daftar HP Diotaki Snapdragon 8 Elite Gen 6, Chip 2nm Masuk Era Agentic AI

Daftar HP Diotaki Snapdragon 8 Elite Gen 6, Chip 2nm Masuk Era Agentic AI

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 13:15 WIB

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

Sinyal Kenaikan Harga BBM Pertamax Cs di Bulan Oktober 2026

Sinyal Kenaikan Harga BBM Pertamax Cs di Bulan Oktober 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×