Soal Kasus Pelecehan Seksual di Kalangan Politisi, Ini Tanggapan Teddy PKPI

Dany Garjito, Hernawan

Minggu, 06 September 2020 | 17:47 WIB
Soal Kasus Pelecehan Seksual di Kalangan Politisi, Ini Tanggapan Teddy PKPI
Teddy Gusnaidi. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi ikut bersuara atas ramainya kasus pelecehan seksual di kalangan politisi. Teddy Gusnaidi menyampaikan tanggapannya melalui akun Twitter pribadinya @TeddyGusnaidi.

Menurut Teddy, apabila di sebuah partai terdapat orang sakit jiwa dan maniak, maka orang tersebut harus disingkirkan.

"Ya misalnya ada orang sakit jiwa dan maniak di dalam partai, harus disingkirkan," tulis Teddy seperti yang dikutip Suara.com, Minggu (6/9/2020).

"Karena bisa jadi istri ketua umum dan istri-istri pejabat lain dalam partai menjadi korban pelecehan seksual," sambungnya.

Lebih lanjut lagi, Teddy mengatakan bahwa penuturannya di awal tersebut tidak berlaku apabila sebuah partai politik mendukung dan membiarkan adanya pelecehan seksual.

Cuitan Teddy PKPI Terkait Kasus Pelecehan Seksual (Twitter/@teddygusnaidi).
Cuitan Teddy PKPI Terkait Kasus Pelecehan Seksual (Twitter/@teddygusnaidi).

"Kecuali partai itu mendukung dan membiarkan adanya pelecehan seksual," ujar Teddy.

Sebelumnya, Teddy Gusnaidi juga memberikan argumennya melalui cuitan terkait orang-orang sakit jiwa dan maniak dalam hal seks.

Menurut penuturannya, orang-orang yang sakit jiwa dan maniak tersebut tanpa sadar akan menunjukkan nafsu seks mereka ke muka umum.

"Orang-orang sakit jiwa dan maniak, tanpa sadar akan menunjukkan nafsu sex mereka ke publik. Mereka ejakulasi ketika mengetahui orang yang mereka lecehkan tersinggung," tutur Dewan Pakar PKPI ini.

baca juga

Ia pun berharap agar mereka dijauhkan dari lingkungan. Sebab ketika korban semakin resah, mereka yang disebut sakit jiwa dan maniak tersebut akan semakin puas.

"Ketika mengetahui ada maniak sex dilingkungan kita baik di lingkungan kantor, partai, maupun perkumpulan, harus dijauhkan karena lingkungannya menjadi surga baginya, orang-orang disekelilingnya menjadi korban. Dia bisa nekat demi bisa menyalurkan nafsunya. Hati-hati," ungkap Teddy Gusnaidi.

Cuitan Teddy Gusnaidi terkait kasus pelecehan seksual tersebut mendapat berbagai reaksi dan komentar dari warganet.

Menurut sejumlah warganet, adanya kasus pelecehan ini adalah kesalahan dari individunya, bukan partai yang menaunginya.

"Menurut gue bukan masalah partai kok. Ini lebih ke individunya saja. Kalau pun individu tersebut bagian dari partai, maka seharusnya partai tersebut menindak tegas oknum kadernya," balas @sammyhsu.

Saat ditanya warganet soal bagaimana PKPI, Teddy Gusnaidi menyatakan bahwa partainya tidak demikian.

"PKPI bukan Partai Mesum. Sangat menghormati wanita dan tidak mentolerir tindakan hina dan biadab," jawab Teddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Didu Bahas Paha Mulus Calon Wawali Tangsel, Sara Beri Jawaban Telak

Said Didu Bahas Paha Mulus Calon Wawali Tangsel, Sara Beri Jawaban Telak

News | Sabtu, 05 September 2020 | 19:11 WIB

Temui Korban Pelecehan Seksual, Saraswati Minta RUU PKS Segera Disahkan

Temui Korban Pelecehan Seksual, Saraswati Minta RUU PKS Segera Disahkan

Jakarta | Sabtu, 05 September 2020 | 00:05 WIB

Kasus Remas Payudara di Tangsel, Korban Dimintai Keterangan Selama 3 Jam

Kasus Remas Payudara di Tangsel, Korban Dimintai Keterangan Selama 3 Jam

Banten | Rabu, 02 September 2020 | 12:14 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×