Terima Laporan, Mahfud Sebut 59 Peserta Pilkada 2020 Positif Covid-19

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 09 September 2020 | 20:01 WIB
Terima Laporan, Mahfud Sebut 59 Peserta Pilkada 2020 Positif Covid-19
Menkopolhukam Mahfud MD di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Senin (31/08/2020). [Suara.com/Yvestaputu sastrosoendjojo]

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendapatkan laporan adanya 300 pelanggaran terkait protokol kesehatan Covid-19 yang terjadi selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 berlangsung.

Puluhan peserta Pilkada kata Mahfud, juga dikabarkan positif terinfeksi Covid-19.

Informasi tersebut didapatkan Mahfud atas laporan dari pihak penyelenggara pemilu baik dari KPU maupun Bawaslu.

"Kurang dari 300 peristiwa pelanggaran yang pada umumnya kerumunan-kerumunan," kata Mahfud usai melangsungkan rapat koordinasi di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020).

Selain pelanggaran, Mahfud juga menerima laporan soal peserta Pilkada serentak 2020 yang dinyatakan positif Covid-19. Setiap hari jumlah peserta yang dilaporkan itu kian bertambah.

"Ini tadi jam satu, laporannya bertambah menjadi 46 orang. Dua jam atau satu setengah jam kemudian ini laporan terakhir tadi sudah ada 58 calon yang terinfeksi Covid-19 tersebar di 21 provinsi," ujarnya.

"Sekarang tambah satu lagi, menjadi 59. Jadi bertambah," Mahfud menambahkan.

Dengan laporan tersebut, Mahfud pun memperingatkan akan bahaya dari penyebaran virus yang pertama kali merebak di Kota Wuhan, Hubei, China.

Ia menegaskan kunci untuk memutus rantai penyebaran virus ialah dengan cara disiplin menjalankan protokol kesehatan.

baca juga

"Itu kuncinya, obat yang paling utama adalah protokol kesehatan, terutama disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jangan berkerumun," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Status Positif COVID-19 Ratu Ati, Begini Kata IDI Banten

Polemik Status Positif COVID-19 Ratu Ati, Begini Kata IDI Banten

Banten | Rabu, 09 September 2020 | 19:50 WIB

30 Persen Kasus Corona Dari Luar, Pemprov DKI: Perketat PSBB di Jabodetabek

30 Persen Kasus Corona Dari Luar, Pemprov DKI: Perketat PSBB di Jabodetabek

News | Rabu, 09 September 2020 | 19:43 WIB

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Bandar Lampung Puyeng

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Bandar Lampung Puyeng

News | Rabu, 09 September 2020 | 19:15 WIB

Sanksi Masuk Keranda, Ganjar: Banyak Hukuman yang Lebih Rasional

Sanksi Masuk Keranda, Ganjar: Banyak Hukuman yang Lebih Rasional

Jawa Tengah | Rabu, 09 September 2020 | 19:00 WIB

Takut Covid-19, Warga Biarkan Pria yang Pingsan di Tengah Jalan

Takut Covid-19, Warga Biarkan Pria yang Pingsan di Tengah Jalan

Jabar | Rabu, 09 September 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:32 WIB

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:25 WIB

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:23 WIB

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB