Pesta Berakhir Tragedi, Penembakan Massal di Rochester, 2 Orang Tewas

Rifan Aditya , Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 20 September 2020 | 15:00 WIB
Pesta Berakhir Tragedi, Penembakan Massal di Rochester, 2 Orang Tewas
Ilustrasi penembakan. (Antara)

Suara.com - Dua remaja tewas dan sedikitnya 14 orang luka-luka dalam insiden penembakan massal di sebuah pesta di Rochester, New York, Sabtu (19/9).

Menyadur ABC News, Minggu (20/9/2020), penembakan itu terjadi di Pennsylvania Avenue sekitar pukul 12:25 pagi waktu setempat,

Menurut Departemen Kepolisian Rochester, setidaknya 40 peluru ditembakkan. "Ini benar-benar tragedi dengan proporsi yang luar biasa," kata Kepala Polisi sementara Rochester Mark Simmons dalam konferensi pers Sabtu pagi. "Enam belas korban belum teridentifikasi." jelasnya.

Kedua korban yang meninggal itu diidentifikasi oleh polisi sebagai Jarvis Alexander dan Jaquayla Young, keduanya 19 tahun. Mereka dinyatakan meninggal di tempat kejadian, kata Kapten Frank Umbrino dalam jumpa pers Sabtu malam.

Menurut keterangan polisi, ke-14 korban yang selamat berusia antara 17 hingga 23 tahun dan dibawa ke dua rumah sakit setempat. Tak satu pun dari korban lainnya menderita luka yang mengancam jiwa.

Setidaknya tiga atau empat orang menembak, kata Umbrino, dengan baku tembak yang berlangsung selama lebih dari satu menit. Pertengkaran itu kemungkinan besar dimulai di depan rumah, katanya, dengan tembakan dari depan, belakang dan di jalan. Selubung ditemukan dalam rentang dua hingga tiga blok, kata kapten.

"Jaquayla dan Jarvis sepertinya bukan target yang diinginkan," kata Umbrino. "Kami memiliki dua korban tak bersalah di sini yang menghadiri pesta dengan beberapa teman." jelasnya.

Polisi belum mengidentifikasi tersangka.

Petugas masih meminta keterangan saksi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang bagaimana penembakan dimulai dan mempelajari lebih lanjut tentang tersangka, kata polisi.

baca juga

"Ini akan menjadi proses yang sangat membosankan dan panjang," kata Umbrino. "Kami membutuhkan orang untuk maju dan memberi kami apa yang kami butuhkan untuk meminta pertanggungjawaban mereka."

Tidak jelas apa yang memicu penembakan itu, kata Umbrino, meskipun tampaknya pertengkaran "dengan cepat meningkat".

"Pesta dimulai dari kelompok kecil, tetapi berkembang menjadi 200 orang ketika peserta dari dua pesta berbeda di lingkungan itu mulai menyusup ke pesta tempat ini terjadi," kata Umbrino.

Seorang saksi mengatakan kepada afiliasi Rochester ABC, WHAM, bahwa tembakan itu terdengar "seperti Perang Vietnam."

Saat polisi tiba di lokasi, Simmons mengatakan petugas melihat 100 orang berlarian ke dan dari lokasi. Dua orang yang melarikan diri dari tempat kejadian juga terluka. Hingga panggilan 911 masuk untuk penembakan itu, tidak ada panggilan untuk mengeluh tentang pertemuan besar itu, katanya.

"Tindakan kekerasan yang tragis ini telah berdampak pada kehidupan banyak orang dan keluarga," kata Walikota Rochester Lovely Warren dalam pernyataan yang diberikan kepada WHAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marissa Hutabarat Terpilih Jadi Hakim di New Orleans AS

Marissa Hutabarat Terpilih Jadi Hakim di New Orleans AS

Riau | Minggu, 20 September 2020 | 09:20 WIB

Analis: di Luar Negeri Pelajaran Sejarah Jadi Prioritas, Masa RI Mau Hapus

Analis: di Luar Negeri Pelajaran Sejarah Jadi Prioritas, Masa RI Mau Hapus

News | Minggu, 20 September 2020 | 08:13 WIB

Mengenal Marissa Hutabarat WNI yang Jadi Hakim di Pengadilan AS

Mengenal Marissa Hutabarat WNI yang Jadi Hakim di Pengadilan AS

Video | Sabtu, 19 September 2020 | 21:15 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×