Disentil soal Dukungan pada Gibran, Fahri Hamzah: Semua Orang Bisa Berubah

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Rabu, 23 September 2020 | 08:49 WIB
Disentil soal Dukungan pada Gibran, Fahri Hamzah: Semua Orang Bisa Berubah
Fahri Hamzah saat ditanya soal dukungan di Pilkada Solo (Youtube/IndonesiaLawyersClub)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah membeberkan alasannya mengapa kini menyatakan dukungannya kepada pasangan Calon Wali Kota Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo 2020.

Ia menjelaskan bahwa perubahan pasti terjadi dalam kehidupan, tak terkecuali dalam dinamika politik.

"Semua orang berubah Bang Karni, tidak ada yang pasti kecuali perubahan itu sendiri," kata Fahri dalam tayangan Indonesia Lawyers Club TV One, Selasa (22/9/2020).

Ia menyatakan bahwa perubahannya tak luput dari pembentukan baru yang ia pimpin bersama Anis Matta, Partai Gelora Indonesia.

"Mereka punya dinamika yang saya tidak bisa kenalikan sepenuhnya karena itu adalah dinamika rakyat yang sebenarnya fair," ujar Fahri.

Politisi asal Sumbawa itu lantas menjelaskan jika perubahan bisa terjadi di semua tingkatan, bukan hanya di level politik atas, namun juga dalam proses demokrasi rakyat.

"Semua terjadi di semua tingkatan. Rakyat memilih semua orang yang mereka pilih. Kadang-kadang rakyat juga memilih kotak kosong. Jadi itu dinamika demokrasi, hak rakyat di tingkat bawah," tutur Fahri menegaskan alasan dukungannya dalam Pilkada 2020.

"Jadi saya kira kita semua netizen dan kita semua berubah," tukas Fahri.

Bukan Dinasti

baca juga

Sebelumnya, Fahri mendapat banjir kritik dari publik dan sejumlah tokoh atas sikap partainya mendukung pencalonan keluarga Presiden Joko Widodo dalam kontestasi Pilkada 2020.

Fahri mengelak jika pencalonan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (Pilkada Solo), dan menantu presiden, Bobby Nasution (Pilkada Medan) merupakan sebuah langkah membangun dinasti politik.

Fahri berpendapat bahwa keterlibatan keluarga presiden adalah sebuah bentuk demokrasi lokal, bukan dinasti lokal.

"Memang ada perbedaanya karena istilah #DinastiLokal yang saya maksud adalah kekuatan lokal yang memerintah pra republik lahir," tulisnya pada Sabtu (19/9/2020).

Menurut Fahri, Pilkada bukan merupakan sebuah dinasti karena kekuasaan bukan diwariskan melainkan menganut sistem kalah dan menang.

"Dalam tradisi dinasti, pewaris kerajaan tidak mengambil risiko kalah menang. Dalam pilkada, peserta pilkada punya peluang kalah dan menang. Calon mengambil risiko. Tapi biar saja orang mengambil risiko. Anak Pak Jokowi dan anak Pak Maruf mengambil risiko. Bagus dong," jelas dia, Jumat (18/9/2020).

"Begini, semua partai berkoalisi dengan PDIP. Semua partai mendukung anak presiden atau anak wakil presiden. Semua partai mencalonkan istri dan anak mantan bupati dan wlikota. Karena mereka menganggap ini #DemokrasiLokal bukan #DinastiLokal," imbuh Fahri Hamzah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Termasuk Mantan Presiden RI, Ini Tim Jurkam Gibran-Teguh

Termasuk Mantan Presiden RI, Ini Tim Jurkam Gibran-Teguh

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2020 | 17:41 WIB

Fahri ke Dokter Reisa: Pakai Obat Apa Tante? Sembuh Pakai Apa? Plis Deh

Fahri ke Dokter Reisa: Pakai Obat Apa Tante? Sembuh Pakai Apa? Plis Deh

News | Selasa, 22 September 2020 | 17:07 WIB

Rancang Konser Virtual, Gibran-Teguh Mulai Mendekati Milenial

Rancang Konser Virtual, Gibran-Teguh Mulai Mendekati Milenial

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2020 | 17:05 WIB

Ramai Usulan Penundaan Pilkada 2020, Rudy dan Gibran Ikuti Keputusan KPU

Ramai Usulan Penundaan Pilkada 2020, Rudy dan Gibran Ikuti Keputusan KPU

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2020 | 13:13 WIB

Sebut Fahri Hamzah Berubah, Musni Umar: Saya Prihatin Ia Dibully Luar Biasa

Sebut Fahri Hamzah Berubah, Musni Umar: Saya Prihatin Ia Dibully Luar Biasa

News | Minggu, 20 September 2020 | 19:20 WIB

Partainya Dukung Gibran dan Bobby, Fahri Hamzah: Bukan Dinasti

Partainya Dukung Gibran dan Bobby, Fahri Hamzah: Bukan Dinasti

News | Minggu, 20 September 2020 | 09:52 WIB

Terkini

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:28 WIB

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×