Bongkar Cara SBY dan Jokowi Dalam Mencari Solusi, JK: SBY Lebih Cepat

Dany Garjito | Hadi Mulyono | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 09:45 WIB
Bongkar Cara SBY dan Jokowi Dalam Mencari Solusi, JK: SBY Lebih Cepat
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Kepada Helmy Yahya, mantan wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)bercerita tentang pengalamannya selama menjadi tandem SBY dan Joko Widodo.

Seperti diketahui, Jusuf Kalla pernah menjadi wakil presiden keduanya, bersama SBY periode 2004-2009 dan bersama Jokowi periode 2014-2019.

Dalam perbincangan yang ditayangkan di channel YouTube Helmy Yahya Bicara itu, Jusuf Kalla blak-blakan soal gaya kepemimpinan dua presiden tadi.

Menurutnya, memang tidak bisa dipilih mana yang terbaik di antara keduanya karena SBY dan Jokowi punya karakter yang berbeda.

"Kalau memilih Pak, lebih enak zaman SBY atau Jokowi?" tanya Helmy dalam video yang diunggah Selasa (22/09/2020) itu.

Tangkapan layar unggahan video Helmy Yahya. (YouTube/Helmy Yahya Bicara)
Tangkapan layar unggahan video Helmy Yahya. (YouTube/Helmy Yahya Bicara)

"Ya sama, cuma beda kepemimpinannya aja," jawab Jusuf Kalla di menit ke 7 video itu.

Menurut JK, pada zaman SBY untuk masalah ekonomi diserahkan kepadanya, tetapi di era Jokowi, semua persoalan dirapatkan bersama.

"Rapatnya dalam seminggu bisa 4-5 kali, gayanya begitu, keputusan diambil bersama," imbuh JK.

Oleh sebab itu, JK menyebut di zaman SBY keputusan bisa lebih cepat dan lebih ringkas.

Di kesempatan itu, JK juga berkisah bahwa dirinya menjadi juru damai salah satunya mendamaikan konflik Poso-Ambon.

"Kalau kita mendamaikan orang, pertama harus punya pengetahuan, harus mengetahui dan mempelajari masalah itu, mulai dari backgroundnya, apa sebabnya dan seterusnya," ujar JK.

Selain itu, seseorang yang sedang ingin mendamaikan suatu konflik maka harus bisa menjaga kehormatannya, tidak boleh merasa kalah.

Hingga artikel ini dibuat, unggahan Helmy Yahya tersebut telah mendapat banyak komentar dari warganet.

"JK (Jenius dan Kompeten) bukan orang yang Power Point (Gak Punya Power dan gak ada pointnya). Joss, semoga sehat dan terus benrmanfaat untuk bangsa ini," tulis akun elQie*** memberi pujian.

"Fun fact pak jusuf kalla: 2x menjadi wapres di 2 kepemimpinan berbeda dan 2x itu pula kepemimpinan periode pertama presiden sby dan jokowi termasuk positif, setelah itu kacau balau semua kena badai di periode ke 2 tanpa beliau," timpal akun lainnya Christianus ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tiga Pemikiran Penting Jokowi Saat Berpidato di Sidang Umum PBB

Ini Tiga Pemikiran Penting Jokowi Saat Berpidato di Sidang Umum PBB

News | Rabu, 23 September 2020 | 08:16 WIB

Jadi Timses Mantu Jokowi, Novel Bamukmin Sebut Sandiaga Uno Pengkhianat

Jadi Timses Mantu Jokowi, Novel Bamukmin Sebut Sandiaga Uno Pengkhianat

News | Rabu, 23 September 2020 | 08:05 WIB

Jokowi Tegaskan Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

Jokowi Tegaskan Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

News | Rabu, 23 September 2020 | 07:48 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB