facebook

Warga Diminta Setop Konsumsi Alkohol dan Gula Saat Pandemi Covid-19

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio
Warga Diminta Setop Konsumsi Alkohol dan Gula Saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi minuman beralkohol, sampanye. (Shutterstock)

Kerry menyebut hal ini sesuai dengan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Suara.com - Ketua Bidang Apoteker Advance dan Spesialis PP Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Prof. Dr. Kerry Lestari Dandan meminta masyarakat untuk mengatur pola hidup sehat selama masa pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mengurangi minum alkohol dan gula.

Kerry menjelaskan salah satu bentuk pencegahan diri terinfeksi virus Sars-Cov 2 ini adalah dengan menjaga imunitas tubuh, sedangkan alkohol dan gula diyakini menjadi awal mula penurunan imun.

"Kalau ada yang suka konsumsi alkohol ya dibatasilah, yang kedua ini sugary drink ini rasanya ada dimana-mana, maka selama masa pemulihan itu sesuai dengan saran WHO bagaimana untuk kita membatasi atau setop dulu lah minuman yang mengandung gula tersebut," kata Kerry dalam diskusi dari BNPB, Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Kerry menuturkan, jika seseorang yang sudah ketergantungan dengan gula bisa digantikan dengan gula alami seperti madu dan sebagainya.

Baca Juga: Ratusan Apoteker Positif Covid-19, Ketua IAI: Mereka Kelelahan

"Kalau mau minum manis ya gunakanlah rasa manis dari yang non-sugar, madu boleh, pemanis stevia silahkan, ada juga produk yang sudah mengandung stevia silahkan," jelasnya.

Kerry menyebut hal ini sesuai dengan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menegaskan konsumsi minuman alkohol yang berlebih bisa membuat seseorang lebih sulit sembuh dari virus.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar