Gantikan sang Kakak, Sheikh Nawaf al-Ahmad Dilantik sebagai Pemimpin Kuwait

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 01 Oktober 2020 | 12:57 WIB
Gantikan sang Kakak, Sheikh Nawaf al-Ahmad Dilantik sebagai Pemimpin Kuwait
Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Jaber al-Sabah resmi menjadi pemimpin Kuwait yang baru.[Anadolu Agency]

Suara.com - Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Jaber al-Sabah dilantik sebagai amir Kuwait pada hari Rabu (30/9/2020), menggantikan almarhum Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah.

Menurut televisi pemerintah, Nawaf al-Ahmad mengambil sumpah sebagai penguasa baru negara di hadapan Majelis Nasional (parlemen), di hadapan anggota legislatif dan eksekutif serta beberapa syekh dan tokoh senior di negara tersebut.

"Saya berjanji kepada Tuhan dan rakyat, dan saya berjanji kepada Anda bahwa saya tidak akan menyisihkan upaya untuk melayani keamanan dan stabilitas Kuwait," ujar Sheikh Nawaf disadur dari Anadolu Agency, Kamis (1/10/2020).

Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Jaber al-Sabah mengambil sumpah sebagai amir ke-16 Kuwait dan mengimbau kepada masyarakat untuk memperkuat persatuan.

"Bangsa kita saat ini sedang menghadapi keadaan sensitif dan tantangan serius yang tidak dapat diatasi tanpa persatuan dan upaya bersama kita," katanya.

"Kami menegaskan kebanggaan kami dengan konstitusi dan pendekatan demokrasi kami, sebagai negara yang menghormati hukum dan institusi". tambahnya.

Menurut konstitusi Kuwait, putra mahkota mengambil posisi emir ketika sedang kosong. Syekh Nawaf (83) menggantikan Syekh Sabah, yang meninggal Selasa di Amerika Serikat, di mana beliau dirawat.

Lahir pada tanggal 25 Juni 1937 di kota Kuwait, Sheikh Nawaf adalah putra ke-6 dari penguasa Kuwait ke-10, Sheikh Ahmad al-Jaber al-Mubarak al-Sabah yang memerintah negara Teluk tersebut antara tahun 1921 dan 1950.

Menurut situs resmi pengadilan Putra Mahkota, Syekh Nawaf dinobatkan sebagai putra mahkota pada 7 Februari 2006.

baca juga

Sebelumnya, Syekh Nawaf menjabat sebagai wakil perdana menteri dan menteri dalam negeri pertama sejak 16 Oktober 2003, di mana dia dianggap sebagai pendiri kementerian yang sebenarnya.

Syekh Nawaf juga menjabat sebagai menteri dalam negeri antara Maret 1978 dan Januari 1988.

Pada bulan Oktober 1994, dia menjabat sebagai wakil kepala Pengawal Nasional Kuwait di mana dia berkontribusi pada pengembangan angkatan bersenjata Kuwait.

Sheikh Nawaf juga pernah menjabat sebagai menteri urusan sosial dan perburuhan di pemerintahan Kuwait pertama yang dibentuk setelah membebaskan diri dari invasi Irak pada April 1991.

Pengamat berharap, pendekatan politik Syekh Nawaf tidak akan berbeda dengan almarhum kakaknya, Syekh Sabah, yang memimpin negaranya sejak 29 Januari 2006 dengan diplomasi yang berimbang dan moderat untuk mencapai perdamaian kawasan dan menjembatani perbedaan antara negara-negara Arab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikenal Pembawa Perdamaian, Emir Kuwait Sheikh Sabah Al Ahmad Tutup Usia

Dikenal Pembawa Perdamaian, Emir Kuwait Sheikh Sabah Al Ahmad Tutup Usia

News | Rabu, 30 September 2020 | 13:17 WIB

Alamak, Negara Ini Penjarakan Orangtua yang Tak Imunisasi Anaknya

Alamak, Negara Ini Penjarakan Orangtua yang Tak Imunisasi Anaknya

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 11:11 WIB

Kasus Bunuh Diri di Kuwait Melonjak Selama Pandemi, Didominasi Ekspatriat

Kasus Bunuh Diri di Kuwait Melonjak Selama Pandemi, Didominasi Ekspatriat

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 17:41 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×