Drama Mikrofon Mati saat Sidang RUU Cipta Kerja, Puan Maharani jadi Sorotan

Dany Garjito, Farah Nabilla

Selasa, 06 Oktober 2020 | 07:50 WIB
Drama Mikrofon Mati saat Sidang RUU Cipta Kerja, Puan Maharani jadi Sorotan
Ketua DPR Puan Maharani bersama para Wakil Ketua DPR meninjau Media Center di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Drama matinya mikrofon anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat dalam Rapat Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja membuat nama Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi sorotan.

Puan Maharani dan DPR RI bahkan menjadi topik hangat perbincangan warganet Twitter hingga membuat kedua nama itu memuncaki trending topic sejak Senin (5/10/2020) kemarin.

Nama Puan ramai dibicarakan karena rekaman video gesturnya yang diduga mematikan mikrofon anggota DPR F-Demokrat Irwan Fencho viral di sosial media.

Bukan hanya Irwan yang mengalami mikrofon mati, namun anggota DPR RI lain dari Partai Demokrat Benny K Harman juga mendadak mati kala menyatakan walk out dari sidang paripurna itu.

Banyak yang menganggap jika matinya mikrofon itu adalah simbol matinya demokrasi di dalam tubuh para wakil rakyat.

"Wow yang protes langsung di depan muka aja "bisa dikeluarkan dari ruangan saja" haha, gimana yang protes enggak langsung di depan muka mau didengar," tulis @ustadchen.

Politisi Andi Arief pun turut mengomentari momen mikrofon mati tersebut.

"Anggota Fraksi Demokrat sedang bicara, tiba-tiba mic dimatikan. Dulu kau menangis saja kami berikan tampungannya dalam wajan-wajan penghormatan. Puan Marahani," tulis dia.

"Nyesel belajar PPKN bertahun-tahun menghafal fungsi DPR tahunya fungsinya nyusahin," tulis @Bosann********.

baca juga

"Bagaimana ya caranya mengembalikan Puan agar membela rakyat seperti dahulu kala??? Supaya Puan nangis bombay lagi membela wong cilik!  Sekarang? Tak habis thinking!!!" sindir @Comrhang****.

Baca juga 'Profil Puan Maharani' di sini!

Detik-detik mikrofon mati

Dalam video yang dibagikan Wakil Bendahara Umum DPP- Partai Demokrat Edwin Tandjung, layar tampak menunjukkan posisi Puan Maharani duduk. Sementara Irwan Fencho tengah memberikan interupsinya.

"Menghilangkan hak-hak rakyat kecil. Kalau mau dihargai tolong ha.." belum sempat Irwan menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba suaranya tak terdengar lagi melalui mikrofon.

Hilangnya suara Irwan berbarengan dengan gestur yang ditunjukkan Puan Maharani dari layar kamera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tabiat Pemuka Agama Dibongkar Eks Kru TV dan 4 Berita Top SuaraJogja

Tabiat Pemuka Agama Dibongkar Eks Kru TV dan 4 Berita Top SuaraJogja

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:40 WIB

Mikrofon Dimatikan saat Demokrat Interupsi, Andi Arief Sindir Tangisan Puan

Mikrofon Dimatikan saat Demokrat Interupsi, Andi Arief Sindir Tangisan Puan

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:41 WIB

Tengku: Apa Benar Ucapan Mahfud dan Ahok Ada Uang Cukong di Pemilu Kemarin?

Tengku: Apa Benar Ucapan Mahfud dan Ahok Ada Uang Cukong di Pemilu Kemarin?

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:16 WIB

Alasan Polisi Tidak Izinkan Demo Buruh di Kota Makassar

Alasan Polisi Tidak Izinkan Demo Buruh di Kota Makassar

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:04 WIB

UU Cipta Kerja Resmi Disahkan, Ini Kerugian Menurut Serikat Pekerja

UU Cipta Kerja Resmi Disahkan, Ini Kerugian Menurut Serikat Pekerja

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Mulai Hari Ini, 5 Juta Buruh Mogok Kerja Nasional

Mulai Hari Ini, 5 Juta Buruh Mogok Kerja Nasional

Jakarta | Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:20 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB