Profil Puan Maharani, Putri Mahkota PDIP

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 05 September 2020 | 13:53 WIB
Profil Puan Maharani, Putri Mahkota PDIP
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Puan Maharani sedang menjadi sorotan publik karena dilaporkan oleh Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM). Simak profil Puan Maharani selengkapnya.

Laporan itu terkait ucapan Puan Maharani yang dianggap menyinggung warga Sumatera Barat dan Pancasila. Laporan itu ditolak oleh pihak kepolisian. Apa yang menyebabkannya ditolak sedang menjadi perhatian publik seperti halnya latar belakang profil Puan Maharani berikut ini.

Latar Belakang Puan Maharani

Puan Maharani lahir dari keluarga politikus Soekarno. Putri dari Megawati Soekarno putri ini diangkat sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dalam kabinet Presiden Jokowi 2019-2024.

Puan Maharani lahir di Jakarta, 6 September 1973. Puan Maharani adalah anak pertama dari Megawati Soekarnoputri dan Taufik Kiemas dan merupakan cucu dari Presiden RI, Soekarno.

Karier Politik Puan Maharani

Puan Maharani mulai aktif di bidang politik di usia 33 tahun. Meskipun begitu sejak kecil sampai sekarang, dia sudah akrab dengan simbol-simbol politik.

Sejak sekolah dasar sampai sekarang, dia terus berada di lingkungan Ibunya yang merupakan Ketua Umum PDIP. Kepemimpinan itu sekarang telah jatuh ke tangannya.

Puan Maharani mulai memupuk kemampuan berpolitiknya dengan masuk KNPI di bidang luar negeri. Dia juga bergabung dengan partai PDI Perjuangan.

Kepemimpinannya diuji dalam berbagai macam urusan organisasi politik. Kemudian, tahun 2009 lalu, dia muncul di depan dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR Dapil Jawa Tengah, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali.

Popularitas partai membuatnya memperoleh suara terbanyak. Itu jelas membuatnya melenggang mulus ke Senayan.

Dilantik Menjadi Anggota DPR RI

Puan Maharani, Ketua DPR RI. (Suara.com/Novian).
Puan Maharani, Ketua DPR RI. (Suara.com/Novian).

Puan Maharani dilantik sebagai anggota DPR RI 2009-2014 pada usia 36 tahun. Karirnya menanjak dan didaulat menjadi Ketua Fraksi PDIP di DPR menggantikan Tjahjo Kumolo. Di pemilu 2019, dia kembali mencalonkan diri dan kembali terpilih menjadi anggota DPR.

Kemampuan politiknya terus digodok sambil masuk ke struktur partai. Dia dipilih menjadi Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar lembaga DPP PDIP.

Kepemimpinan Puan Maharani menunjukkan hasil dengan mampu memenangkan Joko Widodo menjadi presiden pada 2014 lalu.

Profil Keluarga Puan Maharani

Keluarga inti Puan Maharani terdiri atas dua orang anak dan seorang suami. Keberadaan mereka jarang dibicarakan publik.

Suami Puan Maharani bernama Hapsoro Sukmonohadi dan lebih terkenal dengan nama Happy Hapsoro. Dia adalah putra sulung pengusaha properti dan jasa forwarding Bambang Sukmonohadi. Happy Hapsoro sendiri memperluas bisnisnya di bidang perhotelan.

Happy Hapsoro menduduki kursi komisaris PT Red Planet Indonesia Tbk dan PT Pusako Tarinka Tbk. Happy Hapsoro juga berkarir di bidang migas, berposisi sebagai Presiden Komisaris di PT. Odira Energy Persada.

Ia juga mengembangkan usaha mandiri, antara lain memiliki perusahaan PT Rukun Raharja Tbk, PT Vetira Prima Perkasa, serta PT Prima Utama Mandiri di bidang minyak dan gas.

Pendidikan Puan Maharani

Puan Maharani memiliki latar belakang pendidikan yang bagus. Dia bersekolah SD Perguruan Cikini,198

SMP Perguruan Cikini, 1988, SMA Perguruan Cikini ,1991, dan berkuliah di Jurusan Komunikasi Massa, FISIP UI, Jakarta, 1997.

Karier Puan Maharani

Karier Puan Maharani merangkak dari satu jabatan ke jabatan yang lain. Berikut adalah list perjalanan karirnya.

  • Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 2014-2019
  • Ketua DPP PDI Perjuangan Politik dan Hubungan Antarlembaga, 2010-2015
  • Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, 2009-2014
  • Anggota DPR RI, Anggota Komisi VI, 2009-2014
  • Anggota BKSAP/Badan Kerjasama Antar Parlemen, 2009-2014
  • Anggota Panja Komisi VI Bidang Investasi dan UKM, 2009
  • Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak, 2005 – 2010
  • KNPI di Bidang Luar Negeri

Demikian profil Puan Maharani untuk dapat Anda jadikan referensi.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Singgung Minang, Analis Politik: Bisa Digoreng Kalau Dia Nyapres 2024

Puan Singgung Minang, Analis Politik: Bisa Digoreng Kalau Dia Nyapres 2024

News | Sabtu, 05 September 2020 | 09:51 WIB

Protes Ucapan Puan, Natalius: Bro Fadli Zon Harapanmu Jadi Presiden Ditutup

Protes Ucapan Puan, Natalius: Bro Fadli Zon Harapanmu Jadi Presiden Ditutup

News | Sabtu, 05 September 2020 | 06:20 WIB

Bareskrim Polri Tolak Laporan PPMM Terhadap Puan Maharani

Bareskrim Polri Tolak Laporan PPMM Terhadap Puan Maharani

Video | Jum'at, 04 September 2020 | 18:20 WIB

Terkini

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:37 WIB

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:53 WIB

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:49 WIB

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB