Napi Gali Lubang: Cina Itu Wamil, Semua TKA dari Sana Pasti Terlatih

Siswanto

Selasa, 06 Oktober 2020 | 10:20 WIB
Napi Gali Lubang: Cina Itu Wamil, Semua TKA dari Sana Pasti Terlatih
Sejumlah petugas Lapas Kelas 1 Tangerang tengah menyelidiki kasus napi kabur melalui gorong-gorong, Jumat (18/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

Suara.com - Cai Changpan, terpidana kasus narkoba yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang, Banten, pernah menjalani pelatihan militer di negara asalnya, Cina.

Hal itu tidak terlalu mengejutkan bagi sosiolog Musni Umar. Cina merupakan salah satu negara yang mewajibkan warganya untuk mengikuti pelatihan militer.

"Cina itu wajib militer. Jadi semua TKA dari Cina pasti terlatih memanggul senjata," kata Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Cai Changpan kabur dari sel pada Senin (14/9/2020), setelah menggali terowongan untuk jalur ke luar dari tembok penjara.

Lapas Klas 1 Tangerang, Jumat (18/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]
Lapas Kelas 1 Tangerang, Jumat (18/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

"Yang bersangkutan pernah ikut latihan kemiliteran di Cina, Jadi dia punya dasar survival (bertahan hidup)," kata kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (2/10/2020).

Atas informasi tersebut polisi menduga kuat narapidana berkebangsaan Cina tersebut masih bersembunyi di dalam hutan untuk menghindari kejaran petugas.

Yusri mengatakan Cai pernah bersembunyi di dalam hutan saat ditangkap personel kepolisian beberapa waktu lalu.

"Ada indikasi yang bersangkutan masih dalam hutan, karena sejak pernah ditangani oleh Mabes Polri, saat penangkapan juga sama dia melarikan diri itu juga sama, ditemukan di daerah Sukabumi, di dalam hutan," kata dia.

Atas dasar temuan informasi tersebut, tim gabungan Polda Metro Jaya dan tim khusus dari lapas akan terus melakukan pelacakan di Hutan Tenjo, Bogor, Jawa Barat, yang diduga menjadi lokasi persembunyian.

baca juga

"Kami terus bergerak bersama sama, tim krimum, narkoba maupun Polres dibantu teman-teman dari lapas, kita masih bergerak pengejaran menyusuri hutan di sana," tuturnya.

Lapas Klas 1 Tangerang, Jumat (18/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]
Lapas Kelas 1 Tangerang, Jumat (18/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

Dalam kasus itu, kepolisian telah memeriksa 14 orang saksi. Hasil penyelidikan awal Polda Metro Jaya mengungkapkan Cai sudah merencanakan pelarian dengan menggali terowongan sejak enam bulan lalu.

Cai mendapatkan alat-alat untuk menggali terowongan dari proyek pembangunan dapur yang sedang berlangsung di dalam Lembaga Pemasyarakatan Tangerang. Beberapa petugas penjara diyakini terlibat membantu Cai.

Polisi kemudian menerbitkan selebaran yang mencantumkan foto terakhir terpidana dan nomor telepon Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota di nomor 081253178671, yang bisa dihubungi oleh masyarakat yang mempunyai informasi mengenai keberadaan Cai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×