BBRI Siap Pacu Penyaluran Kredit dan Dana Murah di Semester II 2026

M Nurhadi

Selasa, 01 September 2026 | 22:12 WIB
BBRI Siap Pacu Penyaluran Kredit dan Dana Murah di Semester II 2026
BRI. (Dok: BRI)
baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia memperketat stabilitas likuiditas dengan menyeimbangkan pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat.
  • Penyaluran kredit BRI melonjak 16,2 persen hingga mencapai Rp1.645,5 triliun pada triwulan kedua tahun 2026.
  • Peningkatan porsi dana murah berhasil menekan biaya dana BRI menjadi 2,4 persen pada periode tersebut.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (kode saham: BBRI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas likuiditas secara ketat dan disiplin saat melangkah ke paruh kedua tahun 2026.

Langkah strategis ini ditempuh dengan cara menyeimbangkan rasio pertumbuhan penyaluran fasilitas kredit dengan kapasitas penghimpunan dana dari masyarakat.

Di tengah dinamika perekonomian domestik maupun global yang menuntut sektor perbankan untuk lebih adaptif, menjaga likuiditas menjadi kunci utama bagi bank untuk tetap bisa menjalankan fungsi intermediasinya secara optimal tanpa mengorbankan stabilitas operasional.

Fokus utama manajemen perbankan pelat merah ini adalah mempertebal komposisi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA). Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu RK, memaparkan bahwa pihaknya telah menyiapkan serangkaian pendekatan untuk memastikan basis pendanaan tetap kuat dan efisien di tengah persaingan industri.

"Strategi tersebut akan terus kita jalankan untuk memperkuat dana murah. Kita juga memiliki beberapa anchor client supaya struktur pendanaan kita tetap sehat dan efisien," kata Viviana.

Kewaspadaan terhadap volatilitas risiko likuiditas tetap menjadi salah satu prioritas jajaran direksi hingga tutup tahun 2026. Hal ini diungkapkan mengingat fluktuasi ekonomi makro kerap kali memberikan efek rambatan terhadap sektor finansial secara luas.

Secara industri, likuiditas perbankan nasional sebenarnya masih menunjukkan daya tahan yang cukup baik. Berdasarkan data per Juni 2026, Loan to Deposit Ratio (LDR) industri perbankan secara umum bertengger di posisi 88,3 persen. Sementara itu, LDR BRI sendiri tercatat berada pada level 90,8 persen pada periode pencatatan yang sama.

Menurut Viviana, rasio LDR merupakan salah satu indikator fundamental yang harus terus dimonitor. Indikator ini tidak hanya sekadar instrumen statistik, melainkan representasi akurat dari posisi likuiditas sebuah institusi perbankan, berdampingan dengan rasio krusial lainnya seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang mengukur ketahanan kas bank.

"Kalau kita lihat angka 88,3 persen (industri), kemudian BRI-nya 90,8 persen, sebenarnya likuiditas perbankan nasional ini masih bisa kita katakan pada level yang memadai. Namun, demikian, kita tentunya masih harus terus mewaspadai terkait dengan dinamika likuiditas sampai dengan akhir tahun," lanjut dia.

baca juga

Dari segi performa fungsi intermediasi, hingga penghujung triwulan kedua tahun 2026, total ekspansi penyaluran kredit BRI melesat impresif sebesar 16,2 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan yang masif namun terukur ini membawa portofolio kredit perseroan menembus angka Rp1.645,5 triliun.

Di sisi lain, laju penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga bergerak ke arah yang teramat positif. Total DPK yang berhasil diamankan bank mencapai Rp1.580,7 triliun, yang berarti mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,7 persen (yoy).

Kinerja cemerlang tersebut juga terefleksi dari porsi rasio dana murah (CASA) BRI yang kini mendominasi hingga menyentuh porsi 67,6 persen dari total pendanaan. Pencapaian ini merupakan sebuah eskalasi yang positif jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana rasio CASA tercatat berada di level 65,5 persen.

Rincian penghimpunan dana ini didorong oleh instrumen tabungan yang melonjak 11,3 persen (yoy) menjadi Rp619,1 triliun. Tidak ketinggalan, giro perseroan juga menorehkan pertumbuhan sebesar 8,5 persen (yoy) dan berhasil mencapai angka Rp449,6 triliun.

Proporsi dana murah yang semakin meluas ini memberikan dorongan bagi efisiensi beban operasional perbankan. Dampak instannya langsung terasa pada indikator biaya dana atau cost of fund perseroan. Secara penghitungan bank only, BRI sukses memangkas biaya dana sebesar 0,7 persen. Jika pada akhir triwulan II 2025 beban dana berada di level 3,0 persen, maka pada penutupan triwulan II 2026 angkanya berhasil ditekan turun menjadi 2,4 persen.

Direktur Finance & Strategy BRI, Achmad Royadi, turut memberikan pandangannya terkait arsitektur likuiditas perseroan saat ini. Menurut penilaian manajemen, posisi LDR di level 90,8 persen merupakan titik yang paling ideal dan optimal untuk mendongkrak penyaluran pembiayaan ke sektor riil.

Selain dari sisi likuiditas, bantalan permodalan BRI juga terpantau sangat tebal. Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan pada triwulan II 2026 tercatat sangat solid di level 21,5 persen, sebuah angka yang jauh melampaui ketentuan batas minimum dari regulator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon Hiburan Akhir Pekan dari BRI, Segera Klaim Sekarang!

Diskon Hiburan Akhir Pekan dari BRI, Segera Klaim Sekarang!

Bri | Selasa, 01 September 2026 | 21:46 WIB

Rapor Kinerja BRI Sepanjang 2026: Unggul Telak di Kredit UMKM dan Profitabilitas

Rapor Kinerja BRI Sepanjang 2026: Unggul Telak di Kredit UMKM dan Profitabilitas

Bri | Selasa, 01 September 2026 | 20:55 WIB

Nasabah BRI Ikuti Lucky Roll Hero 55th Anniversary dan Dapatkan Hadiah Mewah!

Nasabah BRI Ikuti Lucky Roll Hero 55th Anniversary dan Dapatkan Hadiah Mewah!

Bri | Selasa, 01 September 2026 | 20:35 WIB

Terkini

Pemerintah Terus Percepat Pemulihan Sektor Perikanan dan Pembangunan Huntap Pascabencana Sumatera

Pemerintah Terus Percepat Pemulihan Sektor Perikanan dan Pembangunan Huntap Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Kijang Innova Zenix Terima Penyegaran, Sekarang Bisa Dinyalakan Pakai Smartphone

Kijang Innova Zenix Terima Penyegaran, Sekarang Bisa Dinyalakan Pakai Smartphone

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Air Makin Keruh, Ledakan Alga Ganggu Ekosistem Danau Mawang

Air Makin Keruh, Ledakan Alga Ganggu Ekosistem Danau Mawang

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif

Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak

Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:55 WIB

×