Bantu Pengamanan Demo, 2.500 Brimob Nusantara Diterjunkan ke Jakarta

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 08 Oktober 2020 | 12:24 WIB
Bantu Pengamanan Demo, 2.500 Brimob Nusantara Diterjunkan ke Jakarta
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono (tengah) didampingi Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo (kanan) dalam konferensi pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (4/9/2020). (ANTARA/ HO-Polri)

Suara.com - Sebanyak 2.500 personel Brimob Nusantara diterjunkan ke Jakarta. Hal itu dilakukan untuk membantu pengamanan aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja yang digelar oleh serikat buruh dan mahasiswa.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, bahwa ribuan personel Brimob Nusantara tersebut telah tiba di Jakarta sejak kemarin.

"Iya kemarin sudah datang BKO Brimob Nusantara untuk back up Polda Metro Jaya 2.500 personel dan 200 personel untuk back up Polda Jabar," kata Awi kepada wartawan, Kamis (8/10/2020).

Awi menuturkan bahwa ribuan personel Brimob Nusantara yang diperbantukan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Jakarta berasal dari beberapa wilayah.

Mereka berasal dari beberapa wilayah seperti Polda Aceh, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, Polda Bengkulu, dan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Untuk BKO Polda Jabar dari Polda Bali dan Polda Kaltim," ujarnya.

Penyusup

Sebanyak 9.346 personel gabungan Polri, TNI dan Pemerintah Daerah sebelumnya telah disiagakan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan serikat buruh dan mahasiswa. Aksi unjuk rasa dan mogok nasional dalam rangka menolak RUU Omnibus Law - Cipta Kerja itu rencananya akan digelar di depan Gedung DPR/ MPR RI dan Istana Negara, Kamis (8/10/2020) hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus ketika itu mengatakan bahwa ribuan personel tersebut tersebar di beberapa titik.

baca juga

"Kita melakukan pencegahan dengan patroli, ingatkan lagi sambil berjalan preemtif," kata Yusri.

Yusri menjelaskan bahwa pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyusup di tengah-tengah aksi unjuk rasa buruh dan mahasiswa. Sebab menurutnya dikhawatirkan akan ada kelompok-kelompok tertentu yang hendak memperkeruh suasana.

"Buruh itu semuanya baik-baik cuma ada yang menyusup-nyusup ini yang mau coba bikin riak, Anarko sama STM ini lah anak-anak sekolah itulah yang mereka terprovokasi dengan media sosial," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Polisi Nyaris Bentrok di Batam

Demo Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Polisi Nyaris Bentrok di Batam

Batam | Kamis, 08 Oktober 2020 | 12:19 WIB

Bekuk 50 Anak STM, Polisi: Ramai di Media, Padahal Tak Ada Demo di DPR

Bekuk 50 Anak STM, Polisi: Ramai di Media, Padahal Tak Ada Demo di DPR

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 12:12 WIB

Pemerintah Tahu Sponsor Demo: Mungkin HTI, Kadrun, Sunda Empire? Benar Pak?

Pemerintah Tahu Sponsor Demo: Mungkin HTI, Kadrun, Sunda Empire? Benar Pak?

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 12:10 WIB

Netral, MK Siap Terima Uji Materi UU Ciptaker

Netral, MK Siap Terima Uji Materi UU Ciptaker

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 11:55 WIB

Situs DPR RI 'Babak Belur' Diserang Usai Pengesahan UU Ciptaker

Situs DPR RI 'Babak Belur' Diserang Usai Pengesahan UU Ciptaker

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 11:52 WIB

Mau Demo ke DPR, Pelajar Tangerang Bawa Ketapel hingga Tembakau Gorila

Mau Demo ke DPR, Pelajar Tangerang Bawa Ketapel hingga Tembakau Gorila

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×