Isilop Trending, Aparat Berani Tangkap, Berani Pukul, Tapi Takut Direkam?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 10:26 WIB
Isilop Trending, Aparat Berani Tangkap, Berani Pukul, Tapi Takut Direkam?
Salah satu pengguna medsos mengubggah arogansi polisi. Istilah isilop menggema menjadi salah satu trending topic di media sosial Twitter. Isilop sendiri berasal dari kata polisi yang ejaannya ditulis dan dibaca secara terbalik. (Ist)

Suara.com - Istilah isilop menggema menjadi salah satu trending topic di media sosial Twitter. Isilop sendiri berasal dari kata polisi yang ejaannya ditulis dan dibaca secara terbalik, yakni dari huruf belakang ke depan.

Polisi yang diplesetkan menjadi isilop banyak diperbincangkan di jagat media sosial lantaran penilaian warganet terhadap mereka yang dianggap terlalu represif saat mengawal massa aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di berbegai daerah. Polisi diketahui melakukan tindak kekerasan terhadap massa, mulai dari pelajar hingga mahasiswa.

Tindak kekerasan polisi nyata adanya. Berdasarkan pengalaman yang dialami jurnalis, polisi memang represif, mereka menangkap lalu memukul demonstran. Namun, disayangkan, keberanian mereka menangani massa tidak diiringi keberanian dan sikap transparan atas aksi represif mereka di depan kamera wartawan.

Sebaliknya, jurnalis yang kedapatan merekam tindakan kekerasan aparat kepada demonstran justru keselamatannya ikut terancam. Kamera jurnalis dirampas, diminta paksa hapus video atau foto, bahkan turut mengalami tindak kekerasan.

Peristiwa kekerasan terhadap jurnalis itu terjadi dalam aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di berbagai daerah termasuk ibu kota. Suara.com sendiri mencatat, beberapa kali aparat melarang jurnalis meliput dan mengambil gambar saat mereka mengamankan massa aksi.

Semisal, pelarangan peliputan dialami jurnalis yang berada di Kompleks Parlemen, DPR, Jakarta. Saat itu jurnalis mendapatkan informasi bahwa kepolisian mengangkut puluhan lelaki diduga massa aksi ke salah satu area lapangan di dalam Kompleks Parlemen.

Sesampainya di lapangan, tampak puluhan pemuda yang bertelanjang dada tengah berjongkok sembari didata. Masing-masing dari mereka hanya mengenakan masker dan celana lantaran diminta aparat melepas pakaian.

Namun sempat ada bersitegang antara awak media dan kepolisian. Wartawan sempat dilarang meliput dan mengambil gambar. Sampai akhirnya tiba mobil tahanan mengangkut laki-laki lain dari luar DPR, jurnalis yang jumlahnya sudah lebih banyak, baru mengabadikan gambar.

Pelaragan peliputan bahkan juga dialami oleh beberapa Jurnalis Suara.com saat bertugas dalam aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di berbagai kota. Seperti yang terangkum berikut.

baca juga

Jurnalis Dianiaya Polisi

Jurnalis Suara.com, Peter Rotti, mengalami kekerasan dari aparat kepolisian saat meliput aksi unjuk rasa penolakan Omnimbus Law Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat Peter merekam video aksi sejumlah aparat kepolisian mengeroyok seorang peserta aksi di sekitar halte Transjakarta Bank Indonesia.

Ketika itu Peter berdua dengan rekannya, Adit Rianto S melakukan live report via akun YouTube peristiwa aksi unjuk rasa penolakan Omnimbus Law.

Melihat Peter merekam aksi para polisi menganiaya peserta aksi dari kalangan mahasiswa, tiba-tiba seorang aparat berpakaian sipil serba hitam menghampirinya.

Kemudian disusul enam orang polisi yang belakangan diketahui anggota Brimob. Para polisi itu meminta kamera Peter, namun ia menolak sambil menjelaskan bahwa dirinya jurnalis yang sedang meliput.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Khofifah Janjikan Buruh Jatim Bisa Berdialog dengan Mahfud MD

Gubernur Khofifah Janjikan Buruh Jatim Bisa Berdialog dengan Mahfud MD

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 10:13 WIB

Ada Halte yang Dibakar Massa, Transjakarta Beroperasi Sampai Jam 7 Malam

Ada Halte yang Dibakar Massa, Transjakarta Beroperasi Sampai Jam 7 Malam

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 10:11 WIB

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Pontianak, 5 Orang Reaktif Covid-19

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Pontianak, 5 Orang Reaktif Covid-19

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 09:18 WIB

Rumah Komeng Sering Jadi Tempat Transaksi Narkoba, Warga Melapor

Rumah Komeng Sering Jadi Tempat Transaksi Narkoba, Warga Melapor

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 09:10 WIB

Komeng Ditangkap Polisi di Rumah saat Bungkus Sabu

Komeng Ditangkap Polisi di Rumah saat Bungkus Sabu

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:05 WIB

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:02 WIB

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

×