Tengku Zul: Kalau saat Pemilu Pilih Wakil Rakyat Karena Uang, Jangan Kecewa

Rifan Aditya , Farah Nabilla

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 09:59 WIB
Tengku Zul: Kalau saat Pemilu Pilih Wakil Rakyat Karena Uang, Jangan Kecewa
Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain di Barus (Fanshur), Tapanuli Tengah, Sumatera Utara [dokumentasi Twitter Tengku Zulkarnain]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menuliskan pesan khusus kepada para pemilih wakil rakyat yang memilih karena uang.

Menurut dia, jika masyarakat masih tergiur uang saat memilih pemimpin dalam Pemilu, maka sudah sepatutnya untuk tidak kecewa jika Undang-Undang yang dibuat sesuai dengan keinginan para wakil rakyat.

"Kalau dalam Pemilu, rakyat memilih wakil rakyat dan penguasa karena uang, maka jangan kecewa jika Undang-Undang yang dibuat dan kebijakan yang diambil akan menurut kehendak penyandang dana.." demikian keterangan dari Tengku Zul lewat cuitan Twitter pada Sabtu (10/10/2020).

Cuitan Tengku Zul soal money politics mempengaruhi pembuatan UU. (Twitter/@ustadtengkuzul)
Cuitan Tengku Zul soal money politics mempengaruhi pembuatan UU. (Twitter/@ustadtengkuzul)

Sebelumnya, Tengku Zul turut menyoroti polemik Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dinilainya sarat akan penindasan kepada buruh.

Tengku Zulkarnain mengaku memahami alasan para demonstran turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi. Mereka berpikir soal hidup anak cucunya kelak di kemudian hari.

"Kenapa buruh nekat demo seperti ini di tengah Pandemi Covid-19? Karena nasib dan nyawa anak cucu ke depan lebih dirasa berharga dari nyawa sendiri," ujarnya, Rabu (7/10/2020).

Lebih lanjut lagi, Wasekjend MUI ini menuding DPR yang disebutnya malah tidak bisa berpikir.

"Buruh bisa berpikir begitu, masak para Anggota DPR tidak sampai berpikir begitu? Mau demo pakai Zoom nanti ada tangan gratil. Tung..." sambung Tengku.

Selain itu, ia juga ragu jika UU Cipta Kerja bisa dimenangkan rakyat ketika mereka mengajukan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

baca juga

"Masalahnya banyak pihak dan rakyat tidak percaya pada Mahkamah Konstitusi. Nanti hanya diterima gugatan beberapa pasal. Pasal-pasal lain jalan terus. Padahal keinginan sudah jelas tolak UU Cipta Kerja," kata Tengku dalam pernyataan yang disampaikan melalui media sosial yang dikutip Suara.com, Kamis (8/10/2020).

Tengku sendiri meragukan hakim konstitusi benar-benar bisa memutuskan perkara dengan adil bagi masyarakat kecil.

"Ratusan anggota DPR RI dan pihak penguasa saja meloloskan Undang-Undang Cipta Kerja (omnibus law). Apakah 9 hakim MK bisa diharapkan memahami kehendak kaum buruh dan rakyat? Entahlah," kata Tengku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sudah Bicara, Kini Tengku Nyanyi Lagu Bebek-Bebekku

Jokowi Sudah Bicara, Kini Tengku Nyanyi Lagu Bebek-Bebekku

News | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 07:03 WIB

Melawan UU Ciptaker, Tengku dan Veronica Koman Anggap ke MK Bukan Solusi

Melawan UU Ciptaker, Tengku dan Veronica Koman Anggap ke MK Bukan Solusi

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 17:06 WIB

Tengku Zul Unggah Foto Aksi Massa: Adakah Anak Konglomerat yang Ikut?

Tengku Zul Unggah Foto Aksi Massa: Adakah Anak Konglomerat yang Ikut?

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 07:09 WIB

Tengku: Siapa yang Layak Diminta Tanggung Jawab? Buzzer: Anies dan Cendana

Tengku: Siapa yang Layak Diminta Tanggung Jawab? Buzzer: Anies dan Cendana

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 06:36 WIB

Tengku ke DPR: Buruh Demo Karena Nasib dan Nyawa Anak Cucunya Berharga!

Tengku ke DPR: Buruh Demo Karena Nasib dan Nyawa Anak Cucunya Berharga!

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 18:24 WIB

Didemo Terus, Tengku: Akankah Berujung Pemakzulan Pak Jokowi? Cuma Tanya

Didemo Terus, Tengku: Akankah Berujung Pemakzulan Pak Jokowi? Cuma Tanya

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:42 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×