Ya Tuhan! Gajah Betina Berumur 38 Tahun Mati di Kebun Binatang Jambi

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 11 Oktober 2020 | 09:21 WIB
Ya Tuhan! Gajah Betina Berumur 38 Tahun Mati di Kebun Binatang Jambi
Gajah mati di Kebun Binatang Taman Rimba Jambi. (Foto: via Metrojambi.com)

Suara.com - Kebun Binatang Taman Rimba Jambi kehilangan salah satu hewan koleksinya. Ini setelah seekor gajah betina bernama Yanti mati pada Kamis (8/10/2020) lalu.

Gajah berumur 38 tahun denga berat 2,8 ton itu mati karena sakit. Dengan kematian Yanti, saat ini Taman Rimba tingga memiliki seekor gajah jantan yang bernama Alfi.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Rahmad Saleh mengatakan, pada hari Senin (5/10/2020), seperti biasa kedua gajah, Alfa dan Yanti, digembalakan di sekitar area kebun binatang bagian depan. Sore harinya kembali ke kandang dalam kondisi baik dan tidak menunjukan gejala mencurigakan.

"Keesokan harinya, Selasa 6 Oktober 2020 sekitar pukul 12.30 WIB, saat diamati ada gejala yang tidak biasanya, yaitu ketidakmampuan untuk memasukan makanan ke dalam mulutnya. Dari pengamatan tim medis, terlihat ada pembengakakan di pangkal belalai," ujar Rahmad, sebagaimana dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Sabtu (10/10/2020).

Menurut dia, pihaknya terus melakukan observasin, dan dikarenakan Yanti belum mampu mangangkat makananannya sendiri, sehingga dilakukan pertolongan dengan menyuapi makanan. Setelah itu pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIB gajah Yanti mulai berbaring namun masih tidak dapat berdiri seperti biasa.

"Malam harinya kita terus melakukan observasi, dan sekitar pukul 22.30 WIB, gajah Yanti terbaring dan tidak mampu berdiri hanya bisa menggerakkan kakinya. Kemudian tim medis melakukan tindakan medis dengan pemberian terapi cairan infus serta pemberian obat-obatan," paparnya.

Kemudian pada Rabu (7/10/2020) dini hari sekira pukul 02.00 WIB, hasil obervasi menunjukkan kondisi gajah semakin melemah dengan ditandai upaya pergerakan kaki semakin berkurang.

Tim medis kemudian melakukan upaya pemberian pakan yang sudah diblender melalui selang. Selain itu, terapi cairan atau infus dan obat-obatan tetap dilaksanakan.

Rahmad menyebut tim medis juga melakukan pengambilan sampel darah sebagai upaya peneguhan Diagnosa Penyakit. Sekitar pukul 18.00 WIB hasil pemeriksaan darah pertama keluar dengan hasil hemoglobin rendah, dan pukul 20.00 WIB hasil pemeriksaan darah kedua dengan hasil, keratin kinase tinggi.

Pada hari Kamis tanggal 8 Oktober 2020 sekira pukul 08.00 WIB, perkembangan kondisi kesehatan gajah Yanti semakin menurun, ditandai dengan ketidakmampuan menelan makanan, gigi mulai merapat, dagu dan rahang kaku (logjaw) dan kesadaran melemah.

Sekitar pukul 09.45 WIB, kondisi gajah yanti semakin menurun terjadi dehidrasi akut, sehingga tim medis melakukan tindakan pemberian cairan melalui anus (rectum) sebanyak 19 liter.

"Sekitar pukul 10.15 Wib gajah Yanti mati," ujar Rahmad.

Sementara itu, Wisnu Wardana, dokter hewan spesialis gajah mengatakan pada Senin (8/9) prilaku gajah normal, terlihat sehat dan tidak terlihat ada gejala sakit.

"Sempat mendapatkan perawatan medis dari tim dokter. Saat itu gajah Yanti sempat diinfus hingga menghabiskan 130 botol. Namun pada Kamis siang nyawa Gajah Yanti tidak tertolong dan mati," ujarnya.

Menurut dia, untuk memastikan penyebab kematian Yanti, dilakukan pembedahan post mortem atau nekropsi dan sampelnya di kirim ke Balai Besar Veteriner Baso, Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bebaskan Pembeli Bayar Seikhlasnya, Kisah Pedagang Bakso Ini Viral

Bebaskan Pembeli Bayar Seikhlasnya, Kisah Pedagang Bakso Ini Viral

Bali | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 20:05 WIB

Viral Pedagang Bakso Tak Patok Harga ke Pembeli, Alasannya Bikin Salut

Viral Pedagang Bakso Tak Patok Harga ke Pembeli, Alasannya Bikin Salut

Kalbar | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:39 WIB

Tak Incar Warga, Ratusan Pelajar Hanya Serbu Kantor DPRD Jambi

Tak Incar Warga, Ratusan Pelajar Hanya Serbu Kantor DPRD Jambi

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 15:15 WIB

Gedung DPRD Jambi Dirusak Ratusan Pelajar, Polisi: Kami Kecolongan

Gedung DPRD Jambi Dirusak Ratusan Pelajar, Polisi: Kami Kecolongan

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:40 WIB

Ratusan Pelajar Serang Gedung DPRD Jambi, 7 Orang Diciduk Polisi

Ratusan Pelajar Serang Gedung DPRD Jambi, 7 Orang Diciduk Polisi

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 13:06 WIB

Ratusan Pemotor Lempari Gedung DPRD Jambi Pakai Batu, Pagar Dijebol

Ratusan Pemotor Lempari Gedung DPRD Jambi Pakai Batu, Pagar Dijebol

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:56 WIB

Robohkan Pagar hingga Hancurkan Kaca, Kantor DPRD Jambi Diserang Pelajar

Robohkan Pagar hingga Hancurkan Kaca, Kantor DPRD Jambi Diserang Pelajar

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:16 WIB

Terkini

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:15 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:05 WIB

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:47 WIB

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:39 WIB

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:31 WIB

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:24 WIB

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:13 WIB