Kodo Nishimura, Biksu sekaligus Penata Rias yang Perjuangkan Hak LGBT+

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2020 | 14:30 WIB
Kodo Nishimura, Biksu sekaligus Penata Rias yang Perjuangkan Hak LGBT+
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang biksu Budha di Jepang yang juga seorang penata rias memperjuangkan haknya sebagai salah satu LGBT dengan cara unik.

Menyadur Asia One, Senin (12/10/2020) Kodo Nishimura merahasiakan seksualitasnya selama dibesarkan di sebuah kuil Buddha di Tokyo, dan juga menyembunyikan kecintaannya pada make-up.

Nishimura memadukan kewajibannya sebagai pemuka agama dengan pekerjaan sebagai penata rias, menjadikannya sosok yang tidak biasa di Jepang yang konservatif secara sosial, di mana pernikahan sesama jenis masih ilegal dan menjadi gay secara terbuka sebagian besar merupakan hal yang tabu.

Pria berusia 31 tahun itu mengatakan keputusannya untuk keluar adalah senjata terbaik untuk menantang homofobia, dan dia sekarang berharap otobiografinya akan menginspirasi lebih banyak LGBT di negaranya untuk secara terbuka merangkul identitas seksual mereka.

"Jika Anda malu untuk menunjukkan perbedaan Anda, Anda bisa menjadi rentan, tetapi jika Anda mengubah sikap Anda, perbedaan Anda adalah senjata terbaik Anda," katanya kepada Thomson Reuters Foundation.

Kodo Nishimura saat menjadi biksu.[Instagram]
Kodo Nishimura saat menjadi biksu.[Instagram]

"Saat saya menyembunyikan seksualitas saya, orang-orang mengejek saya. Setelah saya keluar, saya menyadari bahwa ada begitu banyak budaya yang merayakan komunitas LGBT+. Tidak ada yang salah dengan itu," katanya dengan jubah Buddha.

Nishimura ditahbiskan lima tahun lalu, tetapi ia juga bekerja sebagai penata rias lepas untuk selebriti dan di acara-acara termasuk kontes Miss Universe.

Saat tidak dalam balutan jubah Buddha, ia kerap tampil dengan riasan full make-up, sepatu hak tinggi, dan bulu mata palsu di akun Instagram-nya yang memiliki hampir 60.000 followers.

Biksu Jepang diizinkan untuk mengejar karir di luar tugas agama mereka, tetapi pilihan profesi Nishimura dan pekerjaan advokasi LGBT-nya menjadi berita utama di Jepang dan mengangkat profilnya sebagai juru bicara tentang masalah hak-hak gay.

Ribuan salinan otobiografinya dalam bahasa Jepang telah terjual sejak diterbitkan pada akhir Juli, dan diskusi sedang dilakukan untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa lain.

Nishimura juga sudah berpidato di universitas dan di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan tahun lalu muncul di sebuah episode serial TV realitas Netflix, Queer Eye.

Orang-orang lebih memperhatikan

Kodo Nishimura mengatakan tidak ada kontradiksi antara perannya yang berbeda, malah melihatnya sebagai pelengkap.

"Menjadi biksu orang lebih memperhatikan apa yang saya katakan," katanya.

"Biksu Jepang tidak dikenal karena memakai riasan atau sepatu hak, tapi saya ingin menggunakan platform ini untuk menyoroti fakta bahwa Anda bisa menjadi siapa pun yang Anda inginkan terlepas dari status atau pekerjaan Anda." sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri Banget, Pemain Liga Jepang Ini Kehilangan Gigi usai Disikut Lawan

Ngeri Banget, Pemain Liga Jepang Ini Kehilangan Gigi usai Disikut Lawan

Bola | Senin, 12 Oktober 2020 | 10:23 WIB

Rahasia Langsing Masyarakat Jepang: Jarang Minum Soda dan Sering Jalan Kaki

Rahasia Langsing Masyarakat Jepang: Jarang Minum Soda dan Sering Jalan Kaki

Video | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Pakai Kulit Mayat, Studi di Jepang Ungkap Lama Virus Corona Bisa Bertahan

Pakai Kulit Mayat, Studi di Jepang Ungkap Lama Virus Corona Bisa Bertahan

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 09:14 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB