Kabar Baik! Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Terus Menurun

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 05:55 WIB
Kabar Baik! Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Terus Menurun
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut kasus aktif secara nasional mengalami penurunanan persentase. Pada Maret kasus aktif rata-rata di Indonesia 91,26 persen. Kemudian terus mengalami penurunan, per 22 Oktober 2020 jadi 16,8 persen.

"Per 22 Oktober, kasus aktif telah turun menjadi 16,8 persen, ini adalah proses penurunan yang cukup drastis dari waktu ke waktu. Ini adalah perkembangan yang sangat baik," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Penurunan grafik kata Wiku terlihat pada bulan April 2020 menjadi 81,57 persen. Kemudian pada bulan Mei menurun lagi menjadi 71,35 persen, lalu Juni menjadi 57,25 persen.

Selanjutnya di bulan Juli turun menjadi 44,02 persen, Agustus turun lagi menjadi 28,26 persem, September turun lagi menjadi 23,74 persen, dan per 22 Oktober 2020 persentase kasus aktif sudah turun lagi menjadi 16,8 persen.

Dengan penurunan persentase dari bulan ke bulan yang cukup drastis, Wiku berharap kasus aktif kedepan terus menurun hingga nihil kasus aktif.

Karena itu kata Wiku, kasus aktif dapat ditekan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kasus aktif, harapannya dapat terus menurun dan ditekan hingga tidak ada kasus aktif sama sekali hingga semuanya sembuh. Kasus aktif dapat ditekan dengan meminimalisir penularan dan seluruh lapisan masyarakat dapat berkontribusi melaksanakan 3M yaiu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan," tutur dia.

Wiku menyebut, meski secara nasional persentase kasus aktif menunjukkan hasil yang baik, masih ada Kabupaten/kota yang memiliki jumlah kasus aktif diatas 1.000.

Ada 12 kabupaten/kota yang menjadi sorotan karena belum menunjukkan peningkatan hasil yang signifikan.

12 daerah adalah Bekasi 1.039 kasus, Jakarta Pusat 1.211 kasus, Jakarta Utara sebanyak 1.343 kasus, Kota Bekasi 1.410 kasus, Bogor 1.484 kasus, Kota Depok yakni 1.897, Jakarta Selatan sebanyak 1.952, Kota Jayapura sebanyak 1.959 kasus, Jakarta Barat 2.023 kasus, Jakarta Timur yakni 2.781, Kota Padang 2.816 dan Kota Pekanbaru 2.909 kasus aktif.

Wiku menyebut ke-12 kabupaten/kota tersebut kondisinya sudah bertahan selama berminggu-minggu dengan jumlah kasus aktif yang di atas 1.000 kasus.

Ia mengakui, memang 12 kabupaten/kota ini masuk dalam kategori kota besar yang aktivitas ekonominya sudah berjalan. Sehingga menjadi tantangan terbesarnya adalah protokol kesehatan dapat benar-benar dijalankan dalam setiap aktivitas masyarakatnya.

"Dimohon Pemda dari 12 kabupaten/kota tersebut untuk dapat bekerja kerasa menekan angka kasus aktif ini dengan secara tegas mengawasi kedisiplinan masyarakatnya dalam melaksanakan protokol kesehatan, utamanya dalam sektor-sektor ekonomi dan sosial yang sudah berjalan," imbau Wiku.

Selain itu, perkembangan penanganan Covid-19 per 22 Oktober 2020 menunjukkan jumlah kasus aktif sebanyak 63.576 kasus atau atau 16,8 persen dibandingkan rata-rata dunia di angka 21,9 persen.

Penambahan kasus positif sebanyak 4.432 kasus, jumlah kasus sembuh sudah menembus angka 301.006 kasus atau 79,9 persen dibandingkan rata-rata dunia sebesar 75,1 persen dan kasus meninggal sebanyak 12.959 kasus atau 3,4 persen dibandingkan rata-rata dunia 2,85 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Klaim Vaksin Covid-19 yang Akan Digunakan Aman

Satgas Klaim Vaksin Covid-19 yang Akan Digunakan Aman

Health | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 05:10 WIB

Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi Soal Vaksin, Kenapa?

Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi Soal Vaksin, Kenapa?

Health | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 05:15 WIB

10 Hari Jalani Karantina, Cristiano Ronaldo Belum Bebas dari COVID-19

10 Hari Jalani Karantina, Cristiano Ronaldo Belum Bebas dari COVID-19

Bola | Kamis, 22 Oktober 2020 | 22:29 WIB

Alat Ini Klaim Bisa Deteksi Virus Covid-19 Hanya dalam Waktu 4 Jam

Alat Ini Klaim Bisa Deteksi Virus Covid-19 Hanya dalam Waktu 4 Jam

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 21:52 WIB

Pusing yang Jadi Gejala Tumor Otak dan Berita Terpopuler Lainnya

Pusing yang Jadi Gejala Tumor Otak dan Berita Terpopuler Lainnya

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 21:06 WIB

Polemik Sinovac, Epidemiolog UI: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Teruskan Saja

Polemik Sinovac, Epidemiolog UI: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Teruskan Saja

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 20:53 WIB

Sembuh Dari Corona, 18 Warga Indramayu Dibebaskan Beraktivitas Kembali

Sembuh Dari Corona, 18 Warga Indramayu Dibebaskan Beraktivitas Kembali

Banten | Kamis, 22 Oktober 2020 | 20:38 WIB

Terkini

Skandal Peras Izin TKA Rp135 Miliar: 8 Eks Pejabat Kemenaker Hadapi Sidang Vonis Hari Ini!

Skandal Peras Izin TKA Rp135 Miliar: 8 Eks Pejabat Kemenaker Hadapi Sidang Vonis Hari Ini!

News | Rabu, 22 April 2026 | 08:48 WIB

Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!

Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!

News | Rabu, 22 April 2026 | 08:19 WIB

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:53 WIB

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB