Misteri Serangga Keji Berbaju Besi Tahan Dilindas Mobil Terungkap

Siswanto, BBC

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 11:01 WIB
Misteri Serangga Keji Berbaju Besi Tahan Dilindas Mobil Terungkap
BBC

Suara.com - Kumbang yang dijuluki serangga keji berbaju besi (diabolical ironclad beetle) adalah salah satu makhluk yang tangguh.

Dilengkapi dengan pelindung tubuh yang sangat kuat, serangga tersebut dapat bertahan meski terinjak atau bahkan terlindas mobil.

Sekarang para ilmuwan tengah menyelidiki rahasia kumbang itu dapat menahan kekuatan hingga 39.000 kali berat tubuhnya.

Temuan ini bisa memberi petunjuk untuk mencari material bangunan yang lebih kuat untuk digunakan dalam konstruksi dan aeronautika.

Penelitian tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Nature, dapat mengarah pada produksi "bahan yang kuat dan tahan benturan," kata tim yang dipimpin oleh David Kisailus dari University of California, Irvine.

Kumbang keji berpakaian besi (Phloeodes diabolicus) ditemukan terutama di Amerika Serikat dan Meksiko, dan biasanya ditemukan di bawah kulit pohon atau di bawah bebatuan.

Kumbang itu memiliki salah satu kerangka luar terkuat dari semua serangga yang ada.

Kolektor serangga awalnya menyadari hal ini ketika mencoba memasang spesimen hewan itu ke papan dengan pin baja standar.

Namun, pin mereka malah bengkok dan patah, dan mereka harus menggunakan bor untuk menembus selubung luar kumbang yang keras.

baca juga

Setelah kehilangan kemampuan untuk terbang menjauh dari bahaya, kumbang itu mengembangkan sayap depan yang tahan terhadap benturan (dikenal sebagai elytra), untuk menyelamatkan diri dari patukan burung yang lapar.

Para peneliti menggunakan mikroskop, spektroskopi dan pengujian mekanis, untuk mengidentifikasi serangkaian sambungan berbentuk seperti puzzle yang saling bertautan di dalam cangkang, yang memungkinkan kumbang menahan kekuatan hingga 149 Newton (sekitar 39.000 kali berat badan serangga itu).

Untuk menguji potensi struktur ini dan menggabungkan material yang berbeda, seperti plastik dan logam, para ilmuwan membuat serangkaian sambungan dari logam dan komposit berdasarkan struktur yang terlihat pada kumbang.

Mereka mengatakan desain itu meningkatkan kekuatan dan ketangguhan material.

Bahan alami lainnya, seperti tulang, gigi, dan cangkang, telah lama menjadi inspirasi bagi para ilmuwan yang ingin mengembangkan materi baru.

Banyak yang memiliki kinerja mekanis yang luar biasa, serta kekuatan, ketangguhan, dan kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri.

Ikuti Helen di Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terekam Dashcam, Sopir Truk Diserang Macan Kumbang saat Berhenti di Pinggir Jalan

Terekam Dashcam, Sopir Truk Diserang Macan Kumbang saat Berhenti di Pinggir Jalan

Otomotif | Selasa, 08 April 2025 | 17:42 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×