Said Didu Klaim Pernah Dititipi Nama Calon Komisaris BUMN: Hampir Seribu!

Rifan Aditya , Hernawan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 07:13 WIB
Said Didu Klaim Pernah Dititipi Nama Calon Komisaris BUMN: Hampir Seribu!
Said Didu di Mata Najwa (Youtube)

Suara.com - Eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu membeberkan kejadian yang pernah dialaminya terkait pemilihan calon komisaris dan direksi di tempat lamanya bekerja.

Said Didu mengklaim bahwa ia pernah menerima titipan nama untuk dijadikan petinggi BUMN yang jumlahnya hampir mencapai ribuan orang.

Pernyataan tersebut diutarakan oleh Said Didu lewat jejaring Twitter miliknya, Senin (26/10/2020).

Kendati dititipi nama, Said Didu mengaku tetap menangani proses pemilihannya dengan baik dan profesional.

"Saya dulu terima 'titipan' nama mendekati 1.000 untuk 'dijadikan' direksi atau komisaris BUMN," kata Said Didu seperti dikutip Suara.com.

"Tapi dengan hati yang jernih Alhamdulillah bisa menangani dengan baik secara profesional," imbuhnya.

Cuitan Said Didu Klaim Pernah Dapat Titipan Nama Calon Komisaris dan Direksi BUMN (Twitter/@msaid_didu).
Cuitan Said Didu Klaim Pernah Dapat Titipan Nama Calon Komisaris dan Direksi BUMN (Twitter/@msaid_didu).

Cuitan Said Didu tersebut berangkat dari pernyataan sebelumnya. Dalam cuitan lainnya, Said Didu mengatakan pernah berdiskusi dengan Erick Thohir di acara Mata Najwa membahas soal ujian profesionalisme Menteri BUMN.

Menurut Said Didu, ujian profesionalisme Menteri BUMN terjadi saat melawan tekanan penguasa untuk memasukkan titipannya sebagai direksi atau komisaris.

Namun, Said Didu nampak terkejut dengan keputusan Erick Thohir yang baru saja menunjuk Timses Jokowi untuk menjadi Komisaris PLN.

"Seperti saya katakan saat diskusi dengan Pak Erick Thohir di acara Mata Najwa bahwa ujian profesionalisme Menteri BUMN adalah disaat 'melawan' tekanan penguasa untuk memasukkan calon sebagai Direksi dan Komisaris BUMN. Ternyata.....," kata Said Didu.

Untuk diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Eko Sulistyo sebagai komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Penunjukkan ini sesuai dengan surat nomor SK-330/MBU|10|2O20 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara.

Eko merupakan mantan tim sukses Presiden Joko Widodo saat maju di Pemilihan Presiden tahun 2019.

Sebelumnya, Eko Sulistyo juga pernah menjadi tim sukses Joko Widodo saat maju di pemilihan Wali Kota Solo.

Di level pemerintah, Eko sempat menduduki Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) periode 2014-2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sederet Relawan Jokowi Jadi Komisaris di BUMN, dari PLN hingga Waskita

Sederet Relawan Jokowi Jadi Komisaris di BUMN, dari PLN hingga Waskita

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 13:02 WIB

Resmi! Erick Thohir Tunjuk Timses Jokowi Jadi Komisaris PLN

Resmi! Erick Thohir Tunjuk Timses Jokowi Jadi Komisaris PLN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Profil Ulin Yusron, Relawan Jokowi Jadi Komisaris ITDC

Profil Ulin Yusron, Relawan Jokowi Jadi Komisaris ITDC

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 06:24 WIB

Terkini

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB