Deklarasi KAMI di Jambi Didatangi Polisi, Minta Dihentikan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 15:53 WIB
Deklarasi KAMI di Jambi Didatangi Polisi, Minta Dihentikan
Acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Jambi pada Jumat (30/10/2020) diminta dihentikan pihak kepolisian setempat. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Jambi pada Jumat (30/10/2020) diminta dihentikan pihak kepolisian setempat. Alasan polisi meminta acara tersebut dihentikan ialah lantaran masih di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Suara.com menyaksikan acara deklarasi tersebut yang disiarkan melalui Zoom. Terlihat dari siarannya, acara deklarasi tersebut digelar di sebuah ruangan yang dihadiri oleh jajaran presidium KAMI Jambi.

Beberapa anggota KAMI pun terlihat mengikuti acara yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut.

Dimulai dengan pembacaan doa, acara pun berlangsung lancar. Salah satu petinggi KAMI Din Syamsuddin juga sempat memberikan sambutan melalui Zoom.

Setelah Din, Rochmat Wahab pun melanjutkan sambutan. Di tengah sambutan Wahab, suasana mulai tidak kondusif ketika ada sejumlah anggota kepolisian masuk ke ruangan acara. Salah satu petugas kepolisian tampak mengamati dan mengambil foto melalui gawainya.

Acara pun tetap berjalan seiring para anggota polisi ke luar. Namun pada penghujung sambutan Wahab, kondisi acara pun malah semakin ramai.

Perwakilan anggota polisi yang tidak mengenakan seragam itu terlihat tengah berdiskusi dengan perwakilan KAMI Jambi di luar ruangan.

Salah satu pemilik akun Zoom yang juga menjadi moderator acara bernama Muhammad Usman memperlihatkan situasinya tersebut.

"Mohon maaf situasinya tidak kondusif polisinya memaksa agar acaranya dibubarkan maka mohon maaf sekali acaranya kita hentikan tetapi untuk Zoom meeting tetap akan kami aktifkan," kata Usman, Jumat.

baca juga

Terdengar dari siarannya, anggota polisi tersebut meminta acara deklarasi itu dihentikan. Permintaan itu lantas dijawab oleh perwakilan anggota KAMI Jambi kalau acaranya pun tinggal prosesi pemotongan nasi tumpeng.

Usman yang masih merekam situasi tersebut menyatakan kalau pihak polisi meminta acara tersebut dibubarkan lantaran masih di tengah pandemi Covid-19.

Siaran itu langsung dihentikan usai para jajaran presidium serta anggota KAMI melakukan prosesi pemotongan nasi tumpeng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Penyerangan Ustaz saat Ceramah, Kali Ini Pelaku Mantan Polisi

Lagi, Penyerangan Ustaz saat Ceramah, Kali Ini Pelaku Mantan Polisi

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:53 WIB

Penusuk Ustaz Muhammad Zaid Maulana di Masjid Ternyata Mantan Polisi

Penusuk Ustaz Muhammad Zaid Maulana di Masjid Ternyata Mantan Polisi

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Detik-detik Ustadz Zaid Maulana Ditusuk Saat Maulid Nabi Muhammad di Aceh

Detik-detik Ustadz Zaid Maulana Ditusuk Saat Maulid Nabi Muhammad di Aceh

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 12:08 WIB

Penusuk Ustadz Saat Ceramah Maulid Nabi di Aceh Pecatan Polisi

Penusuk Ustadz Saat Ceramah Maulid Nabi di Aceh Pecatan Polisi

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 11:54 WIB

Polisi Korban Penembakan di Medan Mulai Membaik Usai Dioperasi

Polisi Korban Penembakan di Medan Mulai Membaik Usai Dioperasi

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×