Crazy Rich Surabayan Pakai Jam Tangan Seharga 4 Ruko, Warganet Auto Melipir

Dany Garjito, Farah Nabilla

Senin, 02 November 2020 | 13:55 WIB
Crazy Rich Surabayan Pakai Jam Tangan Seharga 4 Ruko, Warganet Auto Melipir
Crazy Rich Surabayan, Andreas Stanley ditanya harga jam tangan. (YouTube/ Crazy Rich Surabayans)

Suara.com - Andreas Stanley, seorang 'crazy rich Surabayan', membuat gempar publik kala ditanya soal harga jam tangan yang ia kenakan di sebuah acara santai. Tanpa menyebut nominal, ia mengatakan jika nilai jam itu bisa buat beli ruko empat unit sekaligus.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube Crazy Rich Surabayans, Andreas ditanya soal harga outfit yang dikenakannya.

Mulanya, ia ditanya tentang merk jam tangannya oleh host Dono Pradana dan komika Firza Valaza.

"Patek Philippe," sebut dia.

"Jam dari Madura, Patek Philippe. Oh, mungkin ini dikasih Pak Tomliwafa waktu ambil sapi," seloroh Firza.

Begitu mereka menanyakan harga dari jam tangan tersebut, Andreas langsung menjawabnya dengan mengibaratkan bahwa jam itu bisa digunakan buat membeli ruko di Gresik.

"Dapat ruko di Gresik," jawab dia.

Jawaban itu hanya mendapat respons datar dari para host. Namun ternyata, Andreas Stanley belum selesai menjawab pertanyaan itu.

"Papat (empat ruko--red)," sambung dia.

baca juga

Seketika para host menghela napas dan tertawa terpingkal-pingkal mendengar sambungan jawaban itu.

Jam tangan Andreas Stanley bisa untuk membeli ruko di Gresik sebanyak empat unit sekaligus.

Sebagai perbandingan, mereka menanyakan harga jam tangan milik crazy rich Surabayan lain yaitu Tomliwafa.

Ia menyebut bahwa jam tangannya seharga Rp 300 jutaan yang mereka anggap bisa untuk membeli ruko.

Jika dihitung-hitung, harga jam tangan Andreas Stanley bisa bernilai sekitar 1,2 miliar rupiah.

Kontan, jawaban itu memancing decak kagum para warganet. Potongan video itu kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @Dagelan dan menghasilkan beragam reaksi dari para warga sosial media.

"Buset, jam tangan harga segitu mending buat ngerakit PC," komentar @rayhan_tentpoles.

"Kasihan, dia enggak pernah ngerasain pakai jam tangan mati cuma buat gaya-gayaan doang :(" sindir @mayang.1933.

"Beli Patek Philippe satu, duitnya udah bisa buat buka toko jam tangan + bayar karyawan setahun," imbuh @annsakusuma3105.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warung Soto Jadi Favorit Crazy Rich Surabayan, Bukan Nongkrong di Mal Mewah

Warung Soto Jadi Favorit Crazy Rich Surabayan, Bukan Nongkrong di Mal Mewah

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 09:14 WIB

Huawei Bawa 5 Perangkat IoT ke Indonesia, Earphone hingga Kacamata Cerdas

Huawei Bawa 5 Perangkat IoT ke Indonesia, Earphone hingga Kacamata Cerdas

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2020 | 22:28 WIB

Wartawan BantenHits Alami Sepeda Motor Raib Dicuri saat Ngobrol di Ruko

Wartawan BantenHits Alami Sepeda Motor Raib Dicuri saat Ngobrol di Ruko

Banten | Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:49 WIB

Meghan Markle Pamer Jam Tangan Warisan Putri Diana, Harganya Rp300 Juta

Meghan Markle Pamer Jam Tangan Warisan Putri Diana, Harganya Rp300 Juta

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:50 WIB

Lesehan, Crazy Rich Surabaya Bikin Duet Video Orang Kaya Nongkrong di Mal

Lesehan, Crazy Rich Surabaya Bikin Duet Video Orang Kaya Nongkrong di Mal

Jogja | Senin, 19 Oktober 2020 | 08:37 WIB

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko di Siantar

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko di Siantar

Sumut | Minggu, 18 Oktober 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Biaya Pengobatan Dijamin! Kasus Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan Berakhir Damai

Biaya Pengobatan Dijamin! Kasus Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan Berakhir Damai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Mediasi Gagal, Penagihan Utang Berdarah di Kudus Berakhir Penetapan 24 Tersangka

Mediasi Gagal, Penagihan Utang Berdarah di Kudus Berakhir Penetapan 24 Tersangka

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Diduga Terlibat Konglikong Kecurangan Gibran, Koalisi Sipil Adukan KPU ke DKPP

Diduga Terlibat Konglikong Kecurangan Gibran, Koalisi Sipil Adukan KPU ke DKPP

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Masuk Daftar Menteri Berkinerja Buruk Versi CELIOS, Gus Ipul Pertanyakan Indikator Penilaian

Masuk Daftar Menteri Berkinerja Buruk Versi CELIOS, Gus Ipul Pertanyakan Indikator Penilaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:55 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×