Tak Ada yang Melerai, Suami Pukuli Istri di Pinggir Jalan hingga Tewas

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 02 November 2020 | 15:36 WIB
Tak Ada yang Melerai, Suami Pukuli Istri di Pinggir Jalan hingga Tewas
Tak Ada yang Melerai, Suami Pukuli Istri di Pinggir Jalan Hingga Tewas. (Tangkapan Layar/Whatsonweibo)

Suara.com - Seorang pria di China memukuli istrinya hingga tewas di jalanan provinsi Shanxi. Video insiden ini viral di media sosial, membuat publik geram.

Sejumlah warganet menyayangkan warga yang kebetulan berada di tempat kejadian, di mana mereka malah sibuk merekam, alih-alih menghentikan aksi kekerasan pria itu.

Diberitakan What's On Weibo, aksi kekerasan berujung pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (31/10), diawali ketika pasangan lansia itu terlibat kecelakaan dengan pengendara lain.

Setelah menabrak sebuah mobil, lansia pria berupaya melarikan diri, namun ditahan oleh istrinya. Dari sini, pertengkaran antara keduanya dimulai.

Berdasarkan video yang beredar, pria itu nampak memukuli istrinya dengan sebuah bangku kayu. 

Tak Ada yang Melerai, Suami Pukuli Istri di Pinggir Jalan Hingga Tewas (Twitter/manyapan)
Tak Ada yang Melerai, Suami Pukuli Istri di Pinggir Jalan Hingga Tewas (Twitter/manyapan)

Sementara menurut keterangan saksi, pria tua itu juga menyerang istrinya dengan batu bata dan garpu rumput.

Lansia perempuan itu akhirnya tewas di tempat kejadian, sementara suaminya kini telah ditahan oleh pihak kepolisian.

Seiring dengan tersebarnya video kejadian ini di media sosial China, kritikan terhadap warga yang kebetulan menyaksikan insiden ini ramai dilontarkan.

Media lokal menyebutkan meski ada banyak orang saat pria itu memukuli istrinya, namun tak ada berupaya melaukan penyelamatan saat polisi belum mencapai lokasi.

baca juga

"Cueknya para warga mengejutkan dan membuat saya marah. Bagaimana mereke bisa berdiri di sana dengan tangan terlipat?" tulis seorang pengguna Weibo, media sosial China.

"Mengapa lebih penting merekam kejadian ini dari pada mengambil tindakan?" timpal yang lain.

What's On Weibo menyebut fenomena warga "cuek" itu terkait dengan konsep "shaoguanxianshi" atau "urus urusanmu sendiri", di mana orang-orang di China kerap memilih diam dan tak terlibat jika itu bukan permasalahan mereka.

Warganet menyebut ada persepsi yang dipegang secara luas di China, di mana ketika seseorang turun tangan untuk membantu orang bermasalah dapat ikut terjerumus ke permasalahan mereka hingga dikenai tanggung jawab untuk membayar biaya rumah sakit, mengutip laporan The Strait Times.

Insiden tersebut juga menyorot kasus kekerasan dalam rumah tangga yang sering diabaikan di China.

China pada 2015 memperkenalkan undang-undang khusus yang mengkriminalkan kekerasan dalam rumah tangga.

Saat undang-undang itu disahkan, Federasi Perempuan Seluruh China memperkirakan sekitar satu dari empat perempuan di China mengalami kekerasan dalam pernikahan mereka.

Pihak berwenang menyebut ada sekitar 40.000 hingga 50.000 aduan KDRT di China setiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesepian karena Suami Sibuk, Ibu Ini Main Serong dengan 300 Lelaki

Kesepian karena Suami Sibuk, Ibu Ini Main Serong dengan 300 Lelaki

News | Senin, 02 November 2020 | 14:41 WIB

3 Pelaku Hipnotis Ditangkap Polresta Pekanbaru, Dua dari China

3 Pelaku Hipnotis Ditangkap Polresta Pekanbaru, Dua dari China

Riau | Senin, 02 November 2020 | 13:58 WIB

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 yang Dikembangkan China diklaim Aman

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 yang Dikembangkan China diklaim Aman

Health | Senin, 02 November 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:34 WIB

6 Rekomendasi Drakor dengan Tokoh Utama yang Menyimpan Rahasia

6 Rekomendasi Drakor dengan Tokoh Utama yang Menyimpan Rahasia

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Soroti Ijazah Gibran, Ray Rangkuti hingga Ubedilah Datangi DPR Temui Doli Golkar Desak Hak Angket

Soroti Ijazah Gibran, Ray Rangkuti hingga Ubedilah Datangi DPR Temui Doli Golkar Desak Hak Angket

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA

Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA

Surakarta | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:25 WIB

CFX10 Menguat 0,99%, Bitcoin Cs Kompak Menghijau

CFX10 Menguat 0,99%, Bitcoin Cs Kompak Menghijau

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Sinopsis Below, Serial Thriller tentang Teror Makhluk Laut Misterius

Sinopsis Below, Serial Thriller tentang Teror Makhluk Laut Misterius

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Daftar Weton yang Rezekinya Tidak Pernah Putus Menurut Primbon Jawa

Daftar Weton yang Rezekinya Tidak Pernah Putus Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:17 WIB

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Alasan Harga BBM di RI Tak Langsung Turun, Meski Minyak Dunia Merosot

Alasan Harga BBM di RI Tak Langsung Turun, Meski Minyak Dunia Merosot

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:13 WIB

×