Opini: Trump Sangat Mengabaikan Demokrasi Dalam Pemilu AS 2020

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 04 November 2020 | 22:53 WIB
Opini: Trump Sangat Mengabaikan Demokrasi Dalam Pemilu AS 2020
DW

Suara.com - Penghitungan suara masih berlangsung di AS, meski sudah ada klaim kemenangan di pihak Trump. Dalam demokrasi itu bisa diterima. Namun ada kenyataan lain yang jauh lebih mengganggu. Simak opini Carla Bleiker dari DW.

Suasana malam pemilihan ternyata persis seperti yang diprediksi oleh banyak pakar dan analis - setidaknya dalam satu hal: Tidak ada pemenang yang jelas pada Rabu (04/11) pagi waktu AS.

Negara bagian utama yang menjadi rebutan termasuk Michigan, Wisconsin, dan Pennsylvania masih dalam proses menghitung suara dan mungkin akan butuh waktu untuk melaporkan hasil keseluruhan.

Tidak mengherankan, kedua kandidat melakukan upaya terbaik dalam mengabaikan situasi yang ada dan memproyeksikan optimisme kepada pendukung mereka.

Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden pada Rabu pagi waktu setempat berada di negara bagian asalnya, Delaware.

"Kita tahu ini akan berlangsung lama," kata Biden, menambahkan bahwa dia merasa senang dengan posisi mereka dalam persaingan mencapai 270 suara electoral college guna mengamankan kursi kepresidenan.

"Semua ini belum selesai sampai setiap suara dihitung, sampai setiap surat suara dihitung," tegasnya.

Dengan tiga cara pengambilan suara yang berbeda, yakni pemungutan suara secara langsung pada hari H pemilu, pemungutan suara awal secara langsung, dan surat suara melalui pos, proses penghitungan dapat berlangsung hingga berhari-hari berikutnya.

Semua ini adalah bagian yang benar-benar sah dalam sebuah proses demokrasi. Melihat Presiden Donald Trump menggambarkan situasi ini sebagai upaya Demokrat untuk mencoba "mencuri" pemilu, seperti yang dia lakukan di Twitter Rabu pagi tanpa memberikan bukti, seharusnya tidak mengejutkan, tetapi tetap saja mengesalkan.

baca juga

Dalam pidatonya pada Rabu dini hari, Trump mengklaim telah dengan jelas memenangkan beberapa negara bagian yang, pada saat itu, masih belum menghitung cukup banyak suara untuk menyatakan siapa yang menang.

Dia secara khusus menunjukkan keunggulannya di Pennsylvania, tanpa berbicara tentang detail yang sangat penting terkait jenis surat suara yang belum dihitung di sana.

Banyak dari surat suara yang belum dihitung adalah surat suara yang masuk lewat pos, yang menurut para pakar pemilih Demokrat memberikan suara lebih banyak lewat cara ini daripada pemilih Republik. Jadi tentu saja Trump tidak ingin surat suara ini dihitung. Tetapi

ini bukan berarti bahwa bahwa Demokrat dapat menyerah begitu saja - Trump bisa jadi memimpin di banyak negara bagian yang masih melakukan proses penghitungan, tetapi sejumlah besar suara yang masih harus dihitung kemungkinan besar akan memilih Biden.

Dengan kata lain, meski saat ini mungkin terasa seperti déjà-vu tahun 2016 yang menyedihkan, semuanya belum berakhir.

Tapi Trump menyatakan kemenangan, menyebut proses penghitungan sebagai "penipuan besar," dan mengumumkan bahwa dia akan membawa masalah ini ke Mahkamah Agung, menunjukkan pengabaian yang keterlaluan atas cara tabulasi pemungutan suara dalam demokrasi pada tahun pandemi 2020 ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?

Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:46 WIB

Ramadan di Wisconsin

Ramadan di Wisconsin

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat

Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:25 WIB

Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus

Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 22:42 WIB

FBI Ungkap Rencana Pembunuhan Trump oleh Remaja 17 Tahun Asal Wisconsin

FBI Ungkap Rencana Pembunuhan Trump oleh Remaja 17 Tahun Asal Wisconsin

News | Senin, 14 April 2025 | 20:16 WIB

Trump Gugat Media Atas Survei yang Unggulkan Kamala Harris di Iowa

Trump Gugat Media Atas Survei yang Unggulkan Kamala Harris di Iowa

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 03:10 WIB

Kisah Derek Pfaff, Pria AS yang Berhasil Lakukan Transplantasi Wajah Setelah Mencoba Bunuh Diri

Kisah Derek Pfaff, Pria AS yang Berhasil Lakukan Transplantasi Wajah Setelah Mencoba Bunuh Diri

News | Jum'at, 22 November 2024 | 14:25 WIB

Usai Kemenangan Telak di Pilpres AS, Apa yang Diharapkan Pendukung Donald Trump?

Usai Kemenangan Telak di Pilpres AS, Apa yang Diharapkan Pendukung Donald Trump?

Your Say | Kamis, 21 November 2024 | 15:12 WIB

Alasan Warga Latin Pilih Donald Trump Ternyata Cukup Sederhana

Alasan Warga Latin Pilih Donald Trump Ternyata Cukup Sederhana

News | Jum'at, 08 November 2024 | 02:40 WIB

Dari Florida ke Gedung Putih: Perjalanan Trump Menuju Kemenangan Pilpres 2024

Dari Florida ke Gedung Putih: Perjalanan Trump Menuju Kemenangan Pilpres 2024

Video | Jum'at, 08 November 2024 | 12:00 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB