Musni Setuju Analisis Pigai: AS Tak Happy RI Seperti Masa Orla Dekat China

Siswanto

Sabtu, 07 November 2020 | 17:31 WIB
Musni Setuju Analisis Pigai: AS Tak Happy RI Seperti Masa Orla Dekat China
Sosiolog Musni Umar [Twitter Musni Umar]

Suara.com - Sosiolog Musni Umar sependapat dengan analisis mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Natalius Pigai bahwa rencana kepulangan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab ke Indonesia ada sangkut paut dengan geopolitik Amerika dan China.

"Analisis Pigai saya sependapat. AS tidak happy Indonesia seperti di masa Orla dekat ke China. Ini harus dilawan. Yang bisa lawan hanya umat Islam. Persoalannya, tidak punya pemimpin yang bisa mempersatukan. Kecuali HRS. Sudah lama berusaha pulang, sekarang kok bisa lancar," kata Musni melalui media sosial yang dikutip Suara.com, baru-baru ini.

Dalam analisisnya, Pigai menyebut Indonesia tengah dihantam badai politik besar. Badai politik besar yang dimaksud adalah persoalan antara Amerika dengan China. Pemerintah sudah menjauh dari relasi dengan Amerika.

“Kita sudah lama bergaul dengan Amerika. Sementara Indonesia kini punya rekan baru China. Ya, jadi dalam suasana sekarang, harus dibaca mengapa Mike Pompeo (Menlu AS) datang ke sini, Prabowo diundang ke AS, kemudian Habib Rizieq pulang ke RI,” kata Pigai, Jumat (6/11/2020).

Menurut Pigai, Amerika sedang mesra dengan pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, Amerika bisa saja membantu proses administrasi kepulangan Rizieq Shihab.

Sebab, rentetan kepulangan tersebut terjadi setelah kunjungan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.

“Arab Saudi teman dekat Amerika, ketika admnistrasi Habib Rizieq diselesaikan Arab, kemudian dikaitkan Prabowo ke AS, lalu Pompeo ke Indonesia. Dalam konteks ini Habib Rizieq diinginkan oleh Amerika. Dalam konteks ini, menurut saya, Habib Rizieq harus dikaitkan dengan Amerika. Artinya Amerika bisa saja bolehkan Habib Rizieq pulang,” kata Pigai dalam laporan Hops.

Menurut Pigai sudah sejak lama Amerika memainkan perannya atau memetakan konflik pada suatu negara lewat pihak-pihak yang dipercaya.

Dalam klasifikasinya, kata Pigai, tentu saja konteksnya harus datang dari sosok mayoritas, keagamaan, dan suku.

baca juga

“Karena apa, gaya politik AS ini tidak mungkin main ke Natalius Pigai. Saya orang Kristen, minoritas. Nah kalau kita dianiaya pasti cari Amerika, Eropa jelas, tidak mungkin cari ke Arab Saudi kan. Tetapi intinya, tidak mungkin AS main melalui saya. Dia akan main melalui mayoritas, orang yang dari mayoritas,” katanya.

Menurut Pigai pola saat ini hampir mirip dengan apa yang Amerika lakukan pada strateginya di Timur Tengah. Di mana AS, saat ini, dinilai sudah mengambil tokoh-tokoh kunci dari suku sebagai pegangannya.

“Jadi Amerika itu selalu main dengan suku Jawa. Karena dia mayoritas, kemudian belakangan pergeseran main dengan Islam, karena lebih mudah,” tuturnya.

Prabowo dikaitkan Habib Rizieq

Menurut Pigai, kedatangan Prabowo ke AS dan kehadiran Mike Pompeo ke Indonesia memiliki relasi yang berbeda. Untuk Prabowo, bisa saja sebagai pertanda dari Amerika jika mereka telah membuka diri kepadanya.

“Bisa saja, pertama diberikan warna kuning, belum hijau, bahwa dia diterima di Amerika, tapi dia diberi catatan terkait persoalan HAM, termasuk isu HAM di Papua,” kata dia.

Kemudian, mungkin banyak yang menduga ada kaitan antara Prabowo dengan Habib Rizieq, yang masuk dalam civil society. Tetapi menurut dia, itu terlalu jauh. Sebab, Pigai meyakini Prabowo setia kepada Presiden Jokowi.

Sementara kehadiran Pompeo ke Indonesia, dibaca berkaitan dengan isu Laut China Selatan. Meski demikian, besar kemungkinan kedatangan Pompeo dikaitkan dengan rencana kepulangan Rizieq Shihab.

“Namun bisa saja dikaitkan dengan rencana Habib Rizieq ke Indonesia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:05 WIB

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×