Arab Saudi Kasih Selamat ke Joe Biden dan Kamala Harris

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 09 November 2020 | 10:42 WIB
Arab Saudi Kasih Selamat ke Joe Biden dan Kamala Harris
Raja Salman didampinngi putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. [AFP]

Suara.com - Arab Saudi akhirnya mengucapkan selamat kepada Joe Biden atas kemenangannya dalam pilpres Amerika Serikat, lebih dari 24 jam setelah ia mengalahkan Donald Trump.

Menyadur Al Jazeera, pada pada hari Minggu pukul 19:32 waktu setempat, Raja Arab Saudi Salman dan putranya, Mohammed bin Salman (MBS), memberi selamat kepada Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris .

"Raja Salman memuji hubungan yang berbeda, bersejarah dan dekat antara kedua negara sahabat dan rakyat mereka yang semua orang ingin perkuat dan kembangkan di semua tingkatan," ujar pihak kerajaan menurut kantor berita Saudi Press Agency.

MBS dan Donald Trump dikenal memiliki hubungan pribadi yang dekat sehingga dapat menjadi 'pelindung' terhadap kritik internasional atas catatan hak asasi Riyadh yang dipicu oleh pembunuhan Khashoggi, peran Riyadh dalam perang Yaman, dan penahanan aktivis wanita.

Isu-isu tersebut kemungkinan akan menjadi titik perselisihan antara Biden dan Arab Saudi, eksportir minyak utama dan pembeli senjata AS.

"Satu-satunya hal yang lebih buruk dari Covid-19 adalah Biden-20," tulis Dr Muna, seorang warganet Arab Saudi, sementara yang lain memilih untuk diam.

Sumber politik Saudi mengesampingkan risiko perselisihan antara kerajaan dan AS, merujuk pada hubungan bersejarah Riyadh dengan Washington. Tapi surat kabar Okaz Arab Saudi mengungkapkan rasa ketidakpastian tentang bagaimana masa depan bermain bagi kerajaan.

"Wilayah ini sedang menunggu… dan bersiap… untuk apa yang terjadi setelah kemenangan Biden," tulis surat kabar Okaz di artikel halaman depan.

Kekhawatiran Saudi

baca juga

Kerajaan mungkin tidak perlu menunggu lama. Neil Quilliam, rekan rekan di lembaga pemikir Chatham House Inggris, mengatakan pemerintahan Biden kemungkinan akan berusaha untuk memberi sinyal sejak awal ketidakpuasannya terhadap kebijakan dalam dan luar negeri Saudi.

"Pimpinan Saudi prihatin bahwa pemerintahan Biden dan Kongres yang bermusuhan akan melakukan tinjauan penuh atas hubungan, termasuk mengevaluasi kembali hubungan pertahanan dan karena itu kemungkinan akan membuat suara positif dan bergerak untuk mengakhiri konflik Yaman," katanya.

Arab Saudi adalah pendukung antusias dari sanksi keras Trump terhadap saingan regionalnya yakni Iran. Tetapi Biden mengatakan dia akan kembali ke pakta nuklir 2015 antara kekuatan dunia dan Teheran, sebuah kesepakatan yang dinegosiasikan ketika Biden menjadi wakil presiden dalam pemerintahan mantan Presiden AS Barack Obama.

Abu Zaid, seorang kasir di sebuah supermarket di Riyadh, mengatakan dia berharap Biden akan mengambil pendekatan yang berbeda. "Saya tidak senang dengan kemenangan Biden, tapi saya berharap dia belajar dari kesalahan Obama dan menyadari bahwa Iran adalah musuh bersama," katanya.

Sebuah sumber politik Saudi mengatakan kerajaan memiliki "kemampuan untuk berurusan dengan presiden mana pun karena AS adalah negara institusi dan ada banyak pekerjaan kelembagaan antara Arab Saudi dan Amerika Serikat."

"Hubungan Saudi-AS dalam, berkelanjutan, dan strategis dan tidak rentan terhadap perubahan karena seorang presiden berubah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apartemen Ditinggal Dua Bulan, Tas Hermes Milik Putri Arab Hilang

Apartemen Ditinggal Dua Bulan, Tas Hermes Milik Putri Arab Hilang

News | Sabtu, 07 November 2020 | 20:03 WIB

Kemenkes Minta Habib Rizieq Isolasi Mandiri, Revolusi Akhlak Diundur?

Kemenkes Minta Habib Rizieq Isolasi Mandiri, Revolusi Akhlak Diundur?

Jabar | Jum'at, 06 November 2020 | 19:15 WIB

Habib Rizieq 2 Tahun Lalu Bisa Pulang dengan Mudah, Tapi Kenapa Tak Mau?

Habib Rizieq 2 Tahun Lalu Bisa Pulang dengan Mudah, Tapi Kenapa Tak Mau?

Jakarta | Jum'at, 06 November 2020 | 15:38 WIB

Terkini

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:19 WIB

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:13 WIB

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:11 WIB

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:09 WIB

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB