alexametrics

Dituding FPI Sabotase Tiket Agar Rizieq Tak Pulang, Dubes RI: Tak Berdasar!

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Dituding FPI Sabotase Tiket Agar Rizieq Tak Pulang, Dubes RI: Tak Berdasar!
Rizieq Shihab dalam video dalam acara Reuni 212 tahun 2019 (YouTube FRONT TV)

"Tuduhan tak berdasar."

Suara.com - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh dituding oleh Front Pembela Islam (FPI) berupaya menyabotase tiket pulang Habib Rizieq Shihab. Agus pun membalas atas tuduhan terhadapnya.

Agus menilai kalau tuduhan yang dilontarkan oleh Sekretaris Umum FPI Munarman itu tidak memiliki dasar sama sekali.

"Tuduhan tak berdasar," kata Agus melalui pesan singkat kepada Suara.com, Senin (9/11/2020).

Meski demikian, Agus belum menjelaskan kembali terkait jawabannya tersebut.

Baca Juga: Rocky Gerung Minta Jokowi Pidato Kepulangan Habib Rizieq: Momen Bagus

Munarman sempat menyebut kalau Agus berupaya menggagalkan Rizieq pulang ke tanah air.

Munarman mengatakan ada pihak-pihak yang berusaha menjegal kepulangan Habib Rizieq. Habib Rizieq dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Selasa (10/11/2020) pagi.

Akan tetapi, Munarman mengklaim sampai saat ini masih ada upaya yang menghalanginya kembali ke Tanah Air.

Jubir FPI Munarman. [Suara.com/Stephanus Aranditio]
Jubir FPI Munarman. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Munarman dalam program televisi Kabar Petang juga menyebut nama sosok yang dicurigainya ikut andil dalam penggagalan kepulangan Imam Besar FPI ini.

Munarman mengungkit adanya akun palsu mengatasnamakan Habib Rizieq yang mengirim pesan kepada maskapai penerbangan terkait pembatalan tiket pesawat.

Baca Juga: FPI Akan Lakukan Penyambutan Biasa di Petamburan untuk Habib Rizieq Besok

"Sampai 2 hari yang lalu masih ada upaya dari pihak gelap untuk membatalkan tiket dengan mengatasnamakan Habib Rizieq, akun palsu Habib Rizieq. Kita bisa lihat sampai hari terakhir ini ketika sudah clear persoalan di Arab tetap ada usaha dari pihak gelap dengan permainan canggih," ungkapnya dalam program Kabar Petang, Minggu (8/11/2020).

Komentar