Selalu Waspada! Klik Link Pantau Gunung Merapi Berikut Ini

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 09 November 2020 | 16:50 WIB
Selalu Waspada! Klik Link Pantau Gunung Merapi Berikut Ini
Warga melintas dengan latar belakang gambar puncak Gunung Merapi terlihat dari Sungai Gendol, Bronggang, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (3/5). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah]

Suara.com - Aktivitas Gunung Merapi belakangan ini terus meningkat. Untuk memantau aktifitas Gunung Merapi secara langsung, Anda dapat klik link pantau Gunung Merapi berikut ini.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) secara rutin telah mengamati aktivitas Gunung Merapi ini.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida dalam pembukaan peringatan Dasawarsa Merapi secara daring, pada Senin (26/10/2020) mengatakan bahwa sampai saat ini aktivitas Gunung Merapi masih terus berlanjut. Menurutnya, data seismisitas, deformasi, serta gas masih di atas normal.

Kemudian Hanik juga melanjutkan, bahwa saat ini aktivitas vulkanik Gunung Merapi semakin intensif dengan kejadian gempa rata-rata, yaitu gempa vulkanik dangkal (VTB) 6 kali per hari dan gempa multi-fase (MP) sebanyak 83 kali per hari, serta deformasi dari EDM sebesar 2 cm per hari.

Bagaimana Cara Mengetahui Merapi Sedang Ada Aktivitas?

Berikut penjelasan yang dikutip dari VolcanoYT

  1. Perhatikan Grafik Seismograf pada 3 Stasiun (PUS,KLS,PAS), jika ada tanda merah/naik/ada suara beep yang muncul secara bersamaan di 3 stasiun itu, maka artinya Merapi sedang melakukan "sesuatu". Sesuatu tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari gempa dalam, gempa hybird, atau guguran.
  2. Jika Grafik (IMO,MBMBB) yang hanya bertanda merah/grafik naik tapi tidak untuk Stasiun (PUS,KLS,PAS), maka artinya sedang terjadi Gempa Tektonik di sekitar Laut Jawa atau bisa juga gempa yang sangat jauh seperti fiji, alaska karena itu muncul di 0Hz - 3Hz.
  3. Aktivitas Merapi biasanya akan lebih sering aktif di 4Hz sampai 8Hz. Jadi, selain itu bisa saja noise.
  4. Jika hanya muncul di Satu Stasiun, maka artinya sedang ada noise atau bisa juga petir, banjir, atau getaran yang hanya terjadi di sekitar Stasiun tersebut.
  5. Jika Anda melihat cahaya glow di kawah merapi, hal itu normal bagi gunung yang aktif tapi jika glow-nya termasuk besar, itu artinya sedang terjadi "sesuatu".

BPPTKG telah menaikkan status Gunung Merapi dari tingkat waspada ke siaga (level III), yang berlaku mulai 5 November 2020 sejak pukul 12.00 WIB.

Dengan demikian, apakah Gunung Merapi ini akan berpotensi meletus dalam waktu dekat?

Jika Anda berada di wilayah yang berjarak dekat dengan gunung Merapi, maka Anda perlu mengantisipasi bencana dan meningkatkan upaya penyelamatan.

Salah satunya adalah dengan turut memantau status dan perkembangan Gunung Merapi tersebut.

Berikut ini link pantau Gunung Merapi yang bisa Anda akses secara berkala

[Link pantau Gunung Merapi via YouTube VolcanoYT]

Akses link pantau Gunung Merapi untuk mengetahui secara langsung kondisi gunung yang diprediksi akan erupsi dalam waktu dekat ini.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengungsi Merapi Datang, Suparmono: Butuh Lebih Banyak Masker Medis

Pengungsi Merapi Datang, Suparmono: Butuh Lebih Banyak Masker Medis

Jogja | Senin, 09 November 2020 | 15:06 WIB

Update Erupsi Merapi: 961 Warga Jawa Tengah Mengungsi

Update Erupsi Merapi: 961 Warga Jawa Tengah Mengungsi

Jawa Tengah | Senin, 09 November 2020 | 14:51 WIB

Tiga Hari Gunung Merapi Menggembung 10 Cm, Ganjar Minta Masyarakat Tenang

Tiga Hari Gunung Merapi Menggembung 10 Cm, Ganjar Minta Masyarakat Tenang

Jogja | Senin, 09 November 2020 | 14:36 WIB

Terkini

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB