Dugaan Korupsi Pemkot Banjar, KPK Dalami Aliran Uang untuk Biaya Kampanye

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Rabu, 11 November 2020 | 12:30 WIB
Dugaan Korupsi Pemkot Banjar, KPK Dalami Aliran Uang untuk Biaya Kampanye
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Kamis (2/1/2020). [Antara/Benardy Ferdiansyah]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat tahun anggaran 2012 - 2017.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut salah satu yang ditelisik lembaga antirasuah yakni adanya dugaan aliran uang untuk biaya kampanye. Hal itu didalami dari pemeriksaan saksi dari mantan anggota DPRD Kota Banjar Rosidin.

"Saksi Rosidin dikonfirmasi terkait dugaan aliran dana untuk biaya kampanye," ujar Ali Fikri, Rabu (11/11/2020).

Selain Rosidin, penyidik turut memanggil tiga saksi lainnya yakni Asda II Setda Kota Banjar, Agus Eka Sumpena. Ia diperiksa penyidik mengenai soal proses pengelolaan anggaran di Pemerintah Kota Banjar.

Selanjutnya, pihak swasta bernama Acep Iwan Nugraha. Ia didalami mengenai adanya transaksi keuangan pada pihak tertentu.

Kata Ali, diduga aliran uang itu terkait dalam kasus yang kini tengah diusut KPK.

Terakhir, saksi dari pengurus CV Mutiara Prima, Entus. Ia didalami mengenai proyek yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Pemkot Banjar.

Hingga kini, KPK pun belum menyampaikan detail pihak-pihak yang nantinya akan ditetapkan sebagai tersangka.

Di mana, sesuai kebijakan pimpinan KPK era Firli Bahuri, pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan.

baca juga

Seperti diketahui, KPK sebelumnya telah menggeledah sekitar tujuh lokasi di Kota Banjar. Penggeledahan di lakukan di rumah Kepala Dinas PUPR Kota Banjar yang berada di Ciamis.

Kemudian, dua rumah milik para pihak yang mengetahui perkara kasus turut digeledah. Dua lokasi lainnya yang digeledah KPK adalah rumah Pendopo Wali Kota Banjar dan Kantor Dinas PUPR Kota Banjar pada Jumat (10/7/2020) lalu.

Dalam penggeledahan itu, tim penyidik KPK menyita sejumlah dokumen hingga barang bukti yang berkaitan dengan dugaan korupsi proyek Dinas PUPR di Kota Banjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Panggil 4 Saksi Terkait Kasus Korupsi DAK Bupati Labuhanbatu Utara

KPK Panggil 4 Saksi Terkait Kasus Korupsi DAK Bupati Labuhanbatu Utara

Sumut | Rabu, 11 November 2020 | 11:29 WIB

KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan Proyek Gereja di Papua

KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan Proyek Gereja di Papua

News | Rabu, 11 November 2020 | 09:49 WIB

Peringatan KPK ke Pemprov Sulsel: Kembalikan Kerugian Negara Rp 8,5 Miliar

Peringatan KPK ke Pemprov Sulsel: Kembalikan Kerugian Negara Rp 8,5 Miliar

Sulsel | Rabu, 11 November 2020 | 08:15 WIB

KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara Kharudin Syah Kasus Suap DAK

KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara Kharudin Syah Kasus Suap DAK

Sumut | Selasa, 10 November 2020 | 20:24 WIB

Kasus Korupsi DAK, KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara Kharudin Syah

Kasus Korupsi DAK, KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara Kharudin Syah

News | Selasa, 10 November 2020 | 20:20 WIB

Tepat di Hari Pahlawan, KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara

Tepat di Hari Pahlawan, KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara

Sumut | Selasa, 10 November 2020 | 18:37 WIB

Bupati KBB Diperiksa KPK, Firli Sebut akan Tahan 2 Kepala Daerah

Bupati KBB Diperiksa KPK, Firli Sebut akan Tahan 2 Kepala Daerah

Jabar | Selasa, 10 November 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×