Pemerintah Ingin Buka Program Difabel Netra Agar Bisa Belajar di Tiongkok

Siswanto

Rabu, 18 November 2020 | 10:04 WIB
Pemerintah Ingin Buka Program Difabel Netra Agar Bisa Belajar di Tiongkok
Suasana di perpustakaan tunanetra [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah Indonesia berencana membuka program bagi difabel netra supaya bisa mengenyam pendidikan di Tiongkok.

"Akan diupayakan semaksimal mungkin untuk bisa membuat program tersebut," kata Atase Pendidikan KBRI Beijing Yaya Sutarya dalam webinar bertema Melangkah Kedepan Bersama Sahabat Difabel Netra yang diselenggarakan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok Ranting Kunming.

Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah membutuhkan dukungan para pegiat komunitas yang memiliki kesadaran terhadap isu-isu penyandang disabilitas.

Yaya juga mengatakan pemerintah Indonesia berupaya agar semua penyandang disabilitas di Indonesia bisa mengakses wajib belajar 12 tahun sesuai amanah undang-undang tentang pendidikan.

Dia juga menginformasikan bahwa angka buta aksara di Indonesia mengalami penurunan berkat upaya pemerintah dan semua pihak yang mendukung pelayanan pendidikan untuk sahabat penyandang disabilitas.

Dalam webinar, Muhammad Akbar Satriawan dari Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia menceritakan bahwa dia sudah merasakan saripati proses belajar sebagai orang yang berkebutuhan khusus.

Proses belajar yang dilakukan orang yang berkebutuhan khusus mempunyai beberapa metode, seperti bacaan E-Book yang menggunakan sebuah software untuk bisa menerjemahkan, ada juga metode dengan scan buku lalu menggunakan software untuk menerjemahkan isi buku tersebut, kemudian ada juga dengan metode Audiobook yang berisikan suara materi buku dari para relawan.

Yaya mengapresiasi kegiatan seperti yang diselenggarakan PPIT Ranting Kunming agar publik mendapatkan informasi yang komplit tentang dunia difabel dan tentang dunia pendidikan yang bisa menunjang masa depan pendidikan mereka.

"Juga apa yang telah dilakukan negara selama ini untuk menjawab isu-isu disabilitas dalam pendidikan," kata dia.

baca juga

Dia berharap kepada para mahasiswa PPI yang sekarang sedang berkuliah di Universitas Tiongkok semakin terbuka dengan berbagai persoalan pendidikan. "Gunakan kesempatan ini untuk menjadi mahasiswa yang tak hanya berkompeten, tapi juga bisa bermanfaat untuk orang lain,” kata Veronica Christamia Juniarmi dari Braille’iant Indonesia.

Tahun 2019 lalu, PPIT Ranting Kunming berkolaborasi bersama Braille’iant Indonesia membuat program audiobook pertama dan sudah terdistribusi di kota-kota Indonesia.

Mereka berharap program audiook ini bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat dan bisa terjun serta memberikan kontribusi kepada sahabat difabel netra di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 125 Pelajar Asal Indonesia Tiba di China Untuk Lanjutkan Studi

Sebanyak 125 Pelajar Asal Indonesia Tiba di China Untuk Lanjutkan Studi

News | Kamis, 08 September 2022 | 12:09 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×