Peneliti yang Sebut Covid-19 Berasal dari Italia Bantah Klaim China

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 20 November 2020 | 13:07 WIB
Peneliti yang Sebut Covid-19 Berasal dari Italia Bantah Klaim China
Ilustrasi virus corona. [Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Juru bicara luar negeri China, Zhao Lijian kembali mengumumkan negaranya bukan sebagai sumber penyebaran virus corona, seperti yang selama ini diketahui publik.

Menyadur Daily Mail Jumat (20/11), Zhao Lijian berpatokan pada penelitian Institut Kanker Italia yang menyebut virus corona sudah ada di Italia sejak September 2019.

Namun kesimpulan Lijian ditolak oleh peneliti utama yang terlibat dalam penelitian tersebut, Giovanni Apolone.

Ia mengatakan penelitiannya tidak mengesampingkan keterlibatan China dalam penyebaran virus."Kami tahu bahwa China menunda mengumumkan wabahnya sehingga tidak ada yang tahu kapan itu dimulai di sana," katanya.

Ia memperkirakan bahwa virus itu mungkin telah beredar secara diam-diam di China lebih lama dari yang dilaporkan sebelum dibawa ke Italia utara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian (ANTARA/HO-MOFA/mii)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian (ANTARA/HO-MOFA/mii)

"China memiliki hubungan komersial yang sangat kuat dengan Italia utara," katanya kepada The Times.

Studi Apolone menyebutkan 14% sampel darah yang diambil dari pasien kanker di Institut Kanker Nasional Milan menunjukkan adanya antibodi sejak September 2019.

Itu artinya, virus corona kemungkinan sudah beredar di Italia dalam jangka waktu tersebut. Namun peneliti lain memperingatkan bahwa temuan tersebut harus diteliti lebih lanjut sebelum diterima sebagai fakta.

Profesor Mark Pagel dari School of Biological Sciences di University of Reading, mengatakan hasil ini layak dilaporkan, tetapi harus ditindaklanjuti dengan pengujian lebih lanjut.

baca juga

Bukti ilmiah masih menunjukkan China sebagai sumber virus, dan menunjukkan China pertama kali melakukan lompatan dari hewan ke manusia sekitar Oktober atau November tahun lalu.

Jika temuan Dr Apolone dikonfirmasi, itu akan membawa perubahan tetapi tidak akan mengabaikan China sebagai sumber virus.

Ilmuwan dari Organisasi Kesehatan Dunia dan China sedang melakukan penelitian di China yang mencari 'pasien nol' - orang pertama yang tertular virus.

Sementara penulis penelitian mengatakan ada kemungkinan infeksi dimulai di luar negeri, semua penyelidikan mereka saat ini difokuskan di dalam perbatasan Beijing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Penelitian: Anak-Anak Ternyata Jadi Sumber Utama Penularan Malaria

Hasil Penelitian: Anak-Anak Ternyata Jadi Sumber Utama Penularan Malaria

Kaltim | Jum'at, 20 November 2020 | 06:09 WIB

Jamin Keamanan, Pakar Kesehatan Anak Turut Awasi Penelitian Vaksin Covid-19

Jamin Keamanan, Pakar Kesehatan Anak Turut Awasi Penelitian Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 19 November 2020 | 10:46 WIB

Penelitian Vaksin Covid-19 Dilakukan Secara Cepat, Apa Rahasianya?

Penelitian Vaksin Covid-19 Dilakukan Secara Cepat, Apa Rahasianya?

Banten | Selasa, 17 November 2020 | 21:38 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×