CEK FAKTA: Warga Zimbabwe Sakit Kulit Berair Usai Suntik Vaksin dari China?

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 21 November 2020 | 21:06 WIB
CEK FAKTA: Warga Zimbabwe Sakit Kulit Berair Usai Suntik Vaksin dari China?
Idap sakit kulit berair usai suntik vaksin (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar foto yang menampilkan seorang warga asal Zimbabwe terkena penyakit kulit berair. Penyakit tersebut diklaim diderita orang itu usai disuntik vaksin Covid-19 dari China.

Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Alding Nisty As'roma. Dalam unggahannya, akun tersebut menambah narasi sebagai berikut:

"Akibat Suntik Vaksin dari Cina , Masyarakat Zimbabwe Terkena Penyakit Kulit Ber Air. NEGARA ZIMBABWE , adalah Negara yang di Kuasai sama Negara Tiongkok ( Cina Komunis) , Mata Uang Negara Zimbabwe , Memakai Mata Uang yang Syah adalah Mata Uang Cina = Yuan..!!! Kemungkinan Besar Negara Indonesia Bisa Terjadi Seperti Zimbabwe…!!!"

Benarkah klaim tersebut?

Idap sakit kulit berair usai suntik vaksin (Turnbackhoax.id)
Idap sakit kulit berair usai suntik vaksin (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (21/11/2020), klaim yang menyebut warga Zimbabwe idap sakit kulit berair usai disuntik vaksin dari China adalah klaim yang keliru.

Faktanya, bekas luka di punggung seseorang itu bukanlah penyakit akibat suntik vaksin dari China.

Namun, luka tersebut adalah bekas luka cambukan wanita Suku Hamar. Cambukan tersebut merupakan bentuk cinta terkait upacara tradisional di Ethiopia.

Idap sakit kulit berair usai suntik vaksin (Turnbackhoax.id)
Idap sakit kulit berair usai suntik vaksin (Turnbackhoax.id)

Foto yang sama diunggah dalam artikel berjudul 'The women who beg to be whipped… to show their LOVE: Brutal Ethiopian tribal ceremony sees females lashed to demonstrate dedication to their men'.

Jika diterjemahkan maka artinya "Para wanita yang memohon untuk dicambuk … untuk menunjukkan CINTA mereka: Upacara suku Ethiopia yang brutal melihat wanita dicambuk untuk menunjukkan dedikasi kepada pria mereka".

Suku Hamar di Ethiopia memiliki tradisi wanita untuk membuktikan cinta mereka. Mereka akan menunjukkan cinta kepada pria melalui cambukan.

Upacara cambukan berlangsung saat seorang anak laki-laki menjalani ritual yang menandakan dirinya akan menjadi pria dewasa.

Idap sakit kulit berair usai suntik vaksin (Turnbackhoax.id)
Idap sakit kulit berair usai suntik vaksin (Turnbackhoax.id)

Pria itu akan diminta untuk melompati tiga ekor sapi atau banteng besar sebanyak empat kali.

Sebelum pria itu melompat, wanita dari pihak keluarga akan dicambuk menggunakan ranting pohon yang dibuat menyerupai cambuk.

Cambuk ini memiliki tanda cinta wanita itu kepada pria (baik keluarga maupun bukan). Jika ritual tersebut telah dilakukan, maka pria itu baru diperbolehkan menikah,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini di Kota Wuhan Pasca Covid-19

Kondisi Terkini di Kota Wuhan Pasca Covid-19

Foto | Sabtu, 21 November 2020 | 09:24 WIB

Kelompok Hacker asal Tiongkok Incar Negara-negara Asia Tenggara

Kelompok Hacker asal Tiongkok Incar Negara-negara Asia Tenggara

Tekno | Sabtu, 21 November 2020 | 07:05 WIB

Kabarnya Menteri Luhut Binsar Panjaitan Sakit Dirawat di Belgia, Benarkah?

Kabarnya Menteri Luhut Binsar Panjaitan Sakit Dirawat di Belgia, Benarkah?

Batam | Sabtu, 21 November 2020 | 07:10 WIB

Terkini

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:47 WIB

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:42 WIB

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:08 WIB

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:04 WIB

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:45 WIB

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:44 WIB