Anies Dipuji, Satu Fotonya Saja Bisa Bikin Semua Lawan Teriak

Siswanto

Senin, 23 November 2020 | 13:05 WIB
Anies Dipuji, Satu Fotonya Saja Bisa Bikin Semua Lawan Teriak
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto tengan membaca buku berjudul "How Democracies Die", Minggu (22/11/2020). [Twitter@@aniesbaswedan]

Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengunggah sebuah foto yang menunjukkan dia tengah membaca buku berjudul How Democracies Die.  "Selamat pagi semua. Selamat menikmati Minggu pagi," kata Anies melengkapi foto itu, pada Minggu pagi kemarin.

Foto kegiatan tokoh yang sering masuk survei calon presiden 2024 itu pun sudah dapat diduga, menimbulkan spekulasi di media sosial dan sebagian mengait-ngaitkan dengan istana.

Menanggapi spekulasi yang berkembang, analis politik dari lembaga Indo Strategi Research and Consulting Arif Nurul Imam tidak heran. 

"Spekulasi demikian karena Anies Baswedan hari ini merupakan pejabat publik, tepatnya gubernur DKI Jakarta yang oleh publik dinilai lagi berseberangan dengan istana," kata Arif kepada Suara.com, Senin (23/11/2020).

Buku yang berkisah tentang tanda - tanda kematian demokrasi tersebut, kata Arif, memang best seller dunia, sehingga foto Anies tersebut dibaca oleh banyak kalangan secara politis.

Menurut Arief, bisa jadi Anies memposting foto tersebut tidak punya motif politis.

"Tetapi karena dilakukan oleh Anies yang notabenenya politisi akan dibaca secara politis sebagai kritik terhadap situasi perkembangan demokrasi hari ini."

Anies bikin semua bereaksi

Gara-gara foto Anies, sejumlah tokoh ikut-ikutan memposting foto tengah membaca buku. Misalnya, budayawan Sujiwo Tejo, dia mengunggah foto sedang membaca buku di hari yang sama, pukul 17.36 WIB, di akun Twitter pribadinya.  "Selamat senja semua. Selamat menikmati Minggu senja," kata Sujiwo Tejo.

baca juga

Mantan jurnalis tersebut membaca buku berjudul "Lutung Kasarung."

Sedangkan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon memposting foto tengah membaca buku karya Mohammad Hatta berjudul "Demokrasi Kita."

"Saya baca ulang buku 'Demokrasi Kita' karya Mohammad Hatta yang terbit 1 Mei 1960, 60 tahun lalu. Kok masih relevan dan keadaannya hampir sama dengan sekarang. Hatta kritik tajam pemerintahan Demokrasi Terpimpin yang otoritarian di bawah Presiden Soekarno. Buku kecil ini kemudian dilarang," kata Fadli Zon.

Sedangkan anggota Banser NU Permadi Arya memposting foto tengah membaca buku berjudul "Cara AIr Masuk ke Tanah."

Terhadap bermacam-macam reaksi terhadap kegiatan Anies, penulis buku "A Man Called Ahok," Rudi Valinka, memuji cara Anies berkomunikasi. Menurut Rudi Valinka, keadaan politik sekarang mulai berubah. Anies disebutnya mulai menjadi "news maker."

Di media sosial, Anies mendapatkan pujian, joke, tetapi tak sedikit pula yang menyerangnya habis-habisan karena foto itu. Bahkan ada politikus yang menyerang Anies dengan mengait-ngaitkan buku yang dibacanya adalah buku "Yahudi."

"Gue harus puji tehnik Anies Baswedan dalam postingan dia baca buku, 1 negeri lawannya mampu dibuat bereaksi hanya dengan 1 foto saja. Nampaknya sekarang mulai terbalik, dia mulai jadi news maker. Apa yang disentuhnya langsung dikomentari. Belum pada sadar tenyata kalian yang ikut besarkan?"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skill Debat Dipuji Kaesang, Anies Ogah Jemawa: Saya Masih Terus Belajar

Skill Debat Dipuji Kaesang, Anies Ogah Jemawa: Saya Masih Terus Belajar

Kotak Suara | Minggu, 17 Desember 2023 | 12:42 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×