Array

AS Perkirakan Mulai Vaksinasi COVID-19 Awal Desember

Senin, 23 November 2020 | 14:10 WIB
AS Perkirakan Mulai Vaksinasi COVID-19 Awal Desember
DW

Suara.com - Kepala program vaksinasi AS Dr. Moncef Slaoui mengatakan AS berharap dapat memulai vaksinasi pada awal Desember. Agar pelaksanaannya sukses, Slaoui berharap persepsi negatif masyarakat terhadap vaksin bisa menurun.

Kepala program vaksinasi Amerika Serikat (AS) Dr. Moncef Slaoui mengatakan vaksinasi di AS diharapkan dapat dimulai pada 12 Desember mendatang.

Jika berhasil dilakukan, maka vaksinasi awal dapat menjadi titik balik yang menentukan dalam pertempuran melawan virus yang telah menyebabkan lebih dari 255 ribu orang meninggal di AS.

Jumlah korban meninggal AS adalah yang tertinggi di dunia, sejak wabah pertama kali muncul di Cina akhir tahun lalu.

Dr. Moncef Slaoui, kepala program vaksin virus corona Operation Warp Speed, mengatakan pada Minggu (22/11) bahwa dia berencana mengirimkan vaksin COVID-19 ke seluruh negeri dalam waktu 24 jam, setelah mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/ FDA).

Slaoui memperkirakan bahwa 20 juta penduduk AS dapat divaksinasi pada Desember mendatang. Sementara, 30 juta orang lagi di bulan berikutnya.

Penasihat vaksin FDA yang mengawasi produksi vaksin di AS dijadwalkan mengadakan pertemuan pada 10 Desember, untuk membahas permintaan Pfizer terkait otorisasi darurat vaksin COVID-19.

Sebelumnya, Pfizer yang bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech telah mengumumkan bahwa vaksin mereka efektif 95%.

Tercapai “kekebalan kelompok” pada Mei? Slaoui mengatakan bahwa pada Mei, dengan potensi 70 persen dari populasi telah divaksinasi, maka AS dapat mencapai "kekebalan kelompok" yang berarti virus tidak dapat lagi menyebar secara luas.

Baca Juga: AS Siap Jalani Vaksinasi Covid-19, Berharap Herd Immunity di Mei 2021

Tetapi Slaoui menambahkan catatan penting, "Saya sangat berharap bahwa tingkat persepsi negatif terhadap vaksin menurun dan penerimaan masyarakat meningkat.”

"Itu akan sangat penting untuk membantu kami,” tambahnya.

Jajak pendapat oleh perusahaan riset opini publik Gallup baru-baru ini menunjukkan bahwa empat dari 10 orang Amerika masih menyatakan tidak akan mau divaksin COVID-19.

Angka itu sudah mengalami sedikit penurunan, dibandingkan dengan data survei sebelumnya pada bulan September yang menunjukkan lima dari 10 tidak mau divaksin COVID-19.

‘Perlu akses global terhadap vaksin’

Selama KTT virtual yang diselenggarakan oleh Arab Saudi pada Sabtu (21/11), negara-negara G20 menekankan perlunya akses global terhadap vaksin COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI